Kategori: Lomba

Gado Gado Menggoda Dunia

Kuliner itu,  kini naik kasta  bersanding dengan menu Internasional di hotel berbintang  sebagai dessert. Namanya juga berganti dalam   bahasa Inggris, Salad With Peanut Sauce. Tampilannya lebih menggoda dengan pinggan menawan dan garnis tomat cherry di atasnya.

Kencan Bareng OPPO di Batam Center

Kemeja flanel kotak-kotak menggantikan seragam putih-biru kantoran. Sepatu kets tersandang trendy di kaki ala masa kini.  Sejenak melirik kalender di ponsel, meyakinkan sekarang tanggal 16 September 2015. “Maaf Beb, sepertinya kamu ada saingan.” Hari spesial , saatnya memenuhi undangan kencan bertajuk FYI Experience Tour…

Wanita dan Impian Atap Dunia

Imaji saya tergoda tak kala menyaksikan film Everest karya Baltasar Kormakur. Impian masa lalu yang sempat terkubur, kini bagai tersulut api, menggelora kembali . Bukan, ini bukan impian besar saya , tapi impian besar seorang wanita.

Menolak Gravitasi Ranah Minang

Bagaimana rasanya jika kaki tidak menyentuh  bumi. Menakutkan atau luar biasa, batin saya berujar. Dalam terawang jauh  mengagumi gunung Merapi dan Singgalang dari balik jendela kabin. Tiba-tiba jantung berdegup kencang memicu denyut nadi semakin cepat. Ada rasa takut sekaligus penasaran setelah melihat ke bawah.

Garuda Indonesia Membawaku Kembali

Sayap garuda membentang lebar , melayang bebas di angkasa membumbungkan angan yang tersisa tentang pulang. “Maaf Bu off duty kali ini saya tidak pulang ke rumah.” Sejujurnya tak sanggup mengatakan kalimat ini . Namun  akhirnya terujar tanpa jeda. Karena kemanapun kaki ini melangkah harus…

Jalur Narsis Singapura

Singapura identik dengan wisata ceria bersama. Konon hampir semua tempat di Singapura “instagram able”, artinya layak diunggah di instagram karena indah. Jadi tidak mengherankan destinasi ini menjadj tujuan  netizen tua dan muda . Tapi bagaimana kalau jalan sendiri alias solo traveling. Apakah Singapura tetap…

Perjalanan Pengobat Rindu Traveloka

Ketika kaki menjejakan bumiMu aku tak pernah merasa asing karena selalu ada tangan terbuka dan segaris senyum keramahan di sana. Orang-orang yang pada akhirnya menjadi sahabat sekaligus kerabat meski kini kami terpisahkan oleh jarak.

Filosofi Jamu Madura

Aroma rempah menyeruak, menggoda indra penciuman ketika  menyambangi  kedai jamu  milik Fachruzah (41 tahun) di  sudut kota Pamekasan, Madura.  Wanita berdarah campuran Madura, Arab dan Tionghoa menyambut penuh suka cita sambil melayani pembeli.