Save The Last Money For Airport Tax

Pagi ini saya melanjutkan perjalanan pulang ke Jambi. Setelah bermalam di rumah teman “ngesot” bareng Karimunjawa. Masih ada waktu sekitar 3 jam sebelum penerbangan ke jakarta, saya pun memutuskan untuk jalan-jalan iseng ke Malioboro. Niat awal hanya hunting beberapa gambar tapi tiba tiba saya mendapatkan telpon dari rekan kuliah . Dia memesan batik tulis sutra dan belinya harus di pasar Bringharjo. Setelah berputar putar dengan TransJogja sampailah di jalan Malioboro dan perburuan pun dimulai.

Lanjutkan membaca “Save The Last Money For Airport Tax”

Tukang Becak dan Racun Belanja…

Selepas istirahat sambil menikmati makan siang di Taman Pintar, sayapun bergegas menuju Keraton dan Taman Sari. Setelah “digoda’ tukang becak akhirnya memutuskan untuk berkeliling Jogja dengan becak. Harga yang ditawarkan untuk berkeliling jogja sangat tidak masuk akal murahnya. Dari Rp 2000,- sampai Rp 5000,-, sempat berpikir sejenak dengan harga semurah itu tukang becak dapat apa? Lanjutkan membaca “Tukang Becak dan Racun Belanja…”

Walk “Alone-Alone” in Jogja

Setelah kamaren jalan bareng keluarga alias “Kumpulan Karo Sederek” . Hari mencoba buat walk “alone-alone” alias jalan-jalan santai sendiri ┬ádi kota Jogja. Mencoba buat menikmati setiap sudut kota jogja dan mencari objek menarik untuk diabadikan. Berangkat dari rumah bulek di Pedusan , Sedayu ┬ámenuju pasar Gamping. Dari sini perjalanan dilanjutkan menuju kota Jogjakarta.

Lanjutkan membaca “Walk “Alone-Alone” in Jogja”