Pulau Babi Kecil, Belitung

Pulau babi kecil… Mana babinya? Sayapun bertanya-tanya setelah mengunjungi dua pulau bernama babi. Pemilik kapal bercerita dulu kedua pulau ini banyak di huni oleh babi tapi sekarang babinya sudah tidak ada. Mungkin karena banyak di buru oleh manusia atau bermigrasi ke atas meja makan :p. Pemandangan di pulau babi kecil tidak terlalu berbeda dengan pulau-pulau lain. Terdiri dari hamparan pasir putih dengan oranemen batu granit di sana sini.

Setelah menyelesaikan makan siang sayapun mulai mengeksplore pulau kecil ini dengan naik ke atas batu granit tertinggi. Ternyata pemandangan di atas sini memberikan view lain dari pulau-pulau kecil di Tanjung Kelayang. Saya merasa seperti di raja ampat setelah melihat gugusan batu kecil yang menyembul dari dalam lautan.

Puas di pulau babi kecil kamipun bergerak kembali mencari spot snorkling. Selain memiliki wisata pantai yang indah , Belitung merupakan surga bagi diver dan snorklerl. Ikan besar dan kecil mudah dijumpai di laut yang tidak terlalu dalam. Tapi sayang ikan di sini cenderung pemalu. Jika diberikan makanan tidak seagresif ikan-ikan di Karimunjawa yang cenderung narsis jika diajak berfoto dengan manusia.

Selesai bersnokling kamipun menuju pulau gosong . Pulau gosong merupakan pulau yang terdiri hanya dari gundukan pasir saja di tengah lautan. Jika air laut pasang maka pulau akan menghilang. Setiap gugusan kepuluan kecil biasanya memiliki pulau gosong,seperti di karimunjawa atau di kawasan kepulauan seribu. Karena cuaca mulai mendung dan arus bawah laut terasa deras saya tidak turun ke pulau gosong yang mulai pasang. Tapi beberapa rekan saya turun dan ternyata di sini sangat banyak bintang laut besar. Sebagai dokumentasi dan ajang eksistansi buat narsis-narsisan di facebook rasanya tidak ada salahnya berfoto dengan biota laut yang satu ini.

Cuaca semakin tidak bersahabat awan  tampak menghitam, nampaknya sore ini akan kembali hujan lebat seperti kemarin. Setelah mampir sejenak melihat pulau Kelayang kami merapat kembali ke pantai Tanjung Kelayang. Di tengah rintiknya hujan kapal kami menuju pantai, berharap hujan sore ini tidak lebat sebab kami akan melanjutkan perjalanan menuju Tanjung Tinggi untuk berburu sunset.

 

RELATED STORIES

20 Comments on “Pulau Babi Kecil, Belitung

  1. Ping-balik: Pulang Melewati Dua Lautan: Tanjung Pandan – Boom Baru | Danan Wahyu Sumirat

  2. Ping-balik: Hunting-Wrong Time and Wrong Place | Danan Wahyu Sumirat

  3. Ping-balik: Jejak Sang Laskar Gantong | Danan Wahyu Sumirat

  4. Ping-balik: Sesi Pemotretan Tak Terduga (Belitung) | Danan Wahyu Sumirat

  5. Ping-balik: Kelenteng Sang Dewi Laut | Danan Wahyu Sumirat

  6. Ping-balik: Satam Si Hitam Nan Misterius | Danan Wahyu Sumirat

  7. Ping-balik: Fotografi Jalanan & Belitung | Danan Wahyu Sumirat

  8. Ping-balik: Sesi Pemotretan di Pulau Gede, Belitung | Danan Wahyu Sumirat

  9. Ping-balik: Menjangkau Batu Tertinggi di Tanjung Tinggi | Danan Wahyu Sumirat

  10. Ping-balik: Sunset di Tanjung Tinggi | Danan Wahyu Sumirat

  11. Ping-balik: Pulau Gede (Babi Besar) Belitung | Danan Wahyu Sumirat

  12. Ping-balik: Menyibak Layar Pulau Batu Berlayar | Danan Wahyu Sumirat

  13. Ping-balik: Danau Kaolin: Anugerah, Musibah, Berkah | Danan Wahyu Sumirat

  14. Ping-balik: Basah+Hujan+Lapar = Mie Belitung | Danan Wahyu Sumirat

  15. Ping-balik: Beauty and Pose in Lengkuas Island | Danan Wahyu Sumirat

  16. Ping-balik: Tanjung Kelayang 10.10.11-12.10.11 | Danan Wahyu Sumirat

  17. Ping-balik: Merasakan Sari Laut di Tanjung Pandan | Danan Wahyu Sumirat

  18. Ping-balik: Langkah Pertama Pantai Belitung | Danan Wahyu Sumirat

  19. Ping-balik: Melayang-layang Menuju Belitung | Danan Wahyu Sumirat

  20. Ping-balik: Sang Surya Tenggelam di Tanjung Pendam | Danan Wahyu Sumirat

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: