Melayang-layang Menuju Belitung

Manusia hanya bisa berencana tapi Tuhan yang menentukan….

Itulah kata-kata bijak yang harus saya selalu ingat ketika merencanakan perjalanan panjang menuju Negeri Laskar Pelangi, Belitung. Itinerary yang sudah dirancang dua bulan sebelum keberangkatan nyaris batal karena tugas dinas mendadak dari kantor. Menjelang hari pertama  liburan tiba-tiba harus menghadiri seminar di Jakarta. Otomatis rencana “ngesotpacker” via laut dan darat Jambi ke Belitung gagal total.

Berikhtiar dan mensikapi semua kondisi terburuk dengan berpikir positif  mungkin yang terbaik. Sayapun mencoba untuk bernegosiasi dengan pihak kantor untuk mendapatkan tiket pulang Jakarta-Belitung. Tapi nampaknya ini tidak mungkin, dengan alasan tidak ada penerbangan Garuda Jakarta -Belitung dan akan menimbulkan masalah di waktu lain (auditor). Keinginan saya yang satu ini pun akhirnya gagal. Jadi pilihan terkahir saya harus kembali ke Palembang terus melanjutkan perjalanan ke Belitung.

Hari “H” pun tiba saya memulai perjalan dari Jakarta menuju Palembang lalu terbang kembali ke Belitung. Mungkin terlihat agak sedikit bodoh mengapa harus berputar-putar naik pesawat? Tapi lagi-lagi ini adalah perjalanan, nikmati saja proses dan lihat pengalaman apa yang bisa kita dapat.

Tepat Pukul 09:00 WIB saya sampai di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II yang  menjadi Bandara Internasional pada tahun 2004 ketika Palembang menjadi tuan rumah PON XVI tahun 2004. Inilah pertama kalinya saya menjejakan kaki di bandara kota bumi Sriwijaya. Di beberapa sudut terlihat persiapan event besar yang akan diselenggarakan di Palembang yaitu pesta olahraga Negara Asia Tenggara, SEA GAMES.

Tiga jam kemudian sayapun melanjutkan penerbangan ke Tanjung Pandan dengan pesawat Fokker 50 milik maskapai Sky Aviation. Maskapai yang memiliki slogan “To Fly in Every Sky” menjadwalkan  penerbangan  Palembang ke Tanjung Pandan setiap harinya. Dengan tiket seharga Rp 600.000,- memberikan pilihan kepada penumpang yang tidak ingin berlama-lama ke Belitung dengan melewati dua kali penyebrangan laut.

Meskipun di awal penerbangan agak sedikit turbulensi , tapi saya cukup menikmati pernebangan kali ini. Dari jendela saya dapat menyaksikan indahnya propinsi Sumatra Selatan. Tampak aliran sungai Musi serta rajutan awan di angkasa yang menggoda saya untuk mengeluarkan kamera pocket.

Sekitar 15 menit kemudian nampak laut kebiruan lalu disusul garis pantai pulau Bangka berwarna putih membingkai pepohonan yang hijau. Berlahan pesawat melintas bagian wilayah darat terluas propinsi Bangka Belitung. Melihat guratan bentuknya sangat mirip dengan yang ada di peta, bentuk kepala burung.

Tak terasa akhirnya pulau Bangka terlewati juga dan perjalanan berlanjut ke Belitung. Melintasi kembali lautan biru yang warnanya jauh lebih indah, berangsur-angsur menjadi muda. Aroma keindahan pulau Belitung nampaknya sudah tercium oleh intuisi saya. Tanpa ragu sayapun mengabadikan momen ini dengan komposisi yang tidak biasa, memiringkan kamera .

Keramaian kota Tanjung Pandan pun terlihat dari udara, sang pilot mengumumkan akan mendaratkan pesawat. Rasanya tak sabar untuk menjejakan kaki di negeri yang konon memiliki banyak pantai indah dengan batu besar granit. Setelah penerbangan 45 menit yang mengeasankan akhirnya sampai juga di Bandar Udara  Udara H. A. S. Hanandjoeddin, Tanjung Pandan.

Lega rasanya setelah lebih dari setengah hari melayang-layang melewati empat pulau (Jawa-Sumatra-Bangka-Belitung) dengan dua penerbangan. Menyaksikan keindahan awal perjalanan panjang ke Negeri Laskar Pelangi. Berharap akan bertemu keindahan lain di sini… “Selamat Datang….” sayup terdengar suara angin sang laskar menyapa. Aku berjalan mantap menuju keindahan.

RELATED STORIES

 

23 pemikiran pada “Melayang-layang Menuju Belitung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s