Bangka Belitung Travelling

Pulau Gede (Babi Besar) Belitung

Pulau babi besar atau pulau gede , masyarakat di Tanjung Kelayang menyebutnya. Karena ada pulau babi kecil, untuk memudahkan  dan tidak tertukar menyebutkan,  pulau cantik yang dikelilingi spot snorkling ini menjadi persinggahan berikutnya. Setelah bersnokling sejenak melihat keindahan dasar laut kamipun menyempatkan untuk melihat pesona lain pulau pulau kecil di Tanjung Kelayang.

Sepertinya banyak spot diving di daerah ini, sebab banyak kapal yang mengangkut peralatan selam dan tabung oksigen yang bersandar di area ini. Seandainya saya punya lisensi diving, jalan-jalan kali ini akan lebih berkesan. Bisa menjelajah dunia bawah laut Belitung yang terkenal indah.

Pulau babi besar cukup luas, setelah berjalan melewati batu granit besar berwarna putih terlihat beberapa penginapan sederhana yang disewakan untuk pengunjung. Penginapan berbentuk rumah panggung dengan atap daun rumbia sudah dilengkapi penerangan listrik. Di area yang sama juga terdapat pondokan terbuka yang dikelilingi tumbuhan perdu membuat suasana di tengah pulau menjadi sejuk.

Berjalan masuk lebih ke dalam pulau ternyata ada gugusan pantai di sisi lain pulau ini. Garis pantai yang lebih panjang dibandingkan tempat kapal merapat membuat pantai terlihat begitu luas. Apalagi batu-batu besar dan pulau kecil yang bertebaran dihadapannya lebih banyak. Pulau babi besar menawarkan pilihan pemandangan lebih banyak bagi , terutama bagi mereka yang ingin bersantai sejenak setelah mengelilingi pulau-pulau kecil.

Matahari semakin tinggi, tak terasa lebih dari satu jam kami berada di sini. Beberapa rekan sudah bersiap-siap di atas kapal untuk melanjutkan perjalanan ke pulau selanjutnya. Kapalpun bergerak berlahan menjauhi pulau babi besar menuju keindahan lain di Tanjung Kelayang

 

RELATED STORIES

23 komentar

  1. Och masuknya yg dr depan cafe yach … gw kmrn masuknya dr ujung banget … jd jalan kaki menyusuri pantai yg banyak karang2 nya bertabur sepanjang jalan, kalo rajin ngutipnya bisa dijual cem di toko souvenir … pulangnya ke kapal muter lewat jalan hutan banget cahaya pelit bgt cuma ngintip di sela2 daun … untung ada B’Iwan tukang kapalnya, kalo gak syerem aacchhhh

    Suka

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.