bukit pasir busung bintan
Kepulauan Riau, Travelling

[Video] Bukit Pasir Busung, Wisata Tak Sengaja Bintan

Jalan2Cuap2 – Awal tahun piknik lagi yuk! Destinasinya nggak usah jauh-jauh ke pulau Bintan tapi nggak mahal masuknya. Sudah pernah mendengar Bukit Pasir Busung di pulau Bintan. Kalau belum kamu harus menonton video berikut.

Bermain bebek-bebekan di danau biru
Bermain bebek-bebekan di danau biru

Pada awalnya Bukit Pasir Busung merupakan bekas  tambang pasir yang meninggalkan gundukan pasir layaknya gurun pasir di sahara. Dan masih di kawasan yang sama terdapat juga kolam dengan air kebiruan yang merupakan bekas tambang bauksit. Jumlahnya tidak hanya satu jika dihitung mungkin sampai sepuluh lebih.

Bagi teman-teman yang suka berfoto aksi, narsis dan eksis di sini tempatnya. Tak perlu membayar tiket masuk hanya parkir kendaraan bermotor. Agar nyaman jalan-jalan di sini jangan lupa membawa payung atau topi untuk menghindari sinar matahari yang cukup terik. Dan yang paling menggembirakan, sekarang sudah tersedia beberapa warung yang menjual panganan untuk beristirahat. Bagi yang memiliki uang lebih dapat mencoba beberapa wahana dan lokasi foto dengan tarif 5 ribu rupiah.

Danau biru dengan gugusan bukit pasir
Danau biru dengan gugusan bukit pasir

Tanggap akan potensi wisata tak mengherankan pemerintah daerah menggelar beberapa aktivitas yang mengundang lebih banyak wisatawan salah satunya Festival Layang-Layang Bintang yang juga melibatkan peserta dari mancanegara.

Jika dulu Bintan terkenal dengan wisata mahal kini di Bintan kamu bisa jalan-jalan walau dengan bujet tipis.

Video ini dibuat dengan iphone 5s dan diedit dengan aplikasi splice.

Terimakasih sudah menonton video Jalan2Cuap2 jangan lupa untuk memberikan komentar dan like video ini di channel dananwahyu.

Bagaimana Cara ke Sana?

  • Ada dua rute untuk mencapai bukit Pasir Busung yaitu rute dari pelabuhan Tanjung Uban atau pelabuhan Tanjung Pinang atau Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah.
  • Rute Tanjung Ubang biasanya digunakan oleh tamu yang menyebrang dari kota Batam melalui pelabuhan Punggur.
  • Rute Tanjung Pinang biasanya digunakan oleh tamu yang menyebrang dari kota Batam melalui pelabuhan Sri Bintan Pura atau Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah.
Rute dari Tanjung Pinang atau Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah dengan menggunakan kendaraan pribad atau sewa.
Rute dari Tanjung Pinang atau Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah dengan menggunakan kendaraan pribad atau sewa.
Rute dari Batam dengan menyebrang dari pelabuhan Tanjung Uban dengan kendaraan pribadi atau sewa.
Rute dari Batam dengan menyebrang dari pelabuhan Tanjung Uban dengan kendaraan pribadi atau sewa.
Setelah Backpacking Terbitlah Budget Travelling
Curahan, Produk

Setelah Backpacking Terbitlah Budget Travelling

Jika membandingkan gaya jalan-jalan dulu dan sekarang  banyak perubahan. Mulai dari destinasi wisata, barang yang dibawa, jenis tas hingga sampai durasi waktunya. Yang nggak berubah cuma satu, teman tidurnya,  dari dulu sampai sekarang  tetap sendiri, nggak ada temennya. *ehem curcol*.

Meski dulu saya bukan penganut backpacking garis keras tapi tetap membawa ransel itu menjadi  kewajiban. Untuk transpotasi  lebih senang menggunakan bis antar propinsi.  Maklumlah saya dulu berada di pulau Sumatra, dengan pola kerja 2-1 dan libur panjang jadi  berhari-hari di dalam bus tidak masalah.

Kesibukan pekerjaan dan terbatasnya waktu membuat saya menjadi traveller penjinjing koper
Kesibukan pekerjaan dan terbatasnya waktu membuat saya menjadi traveller penjinjing koper

Dulu lebih senang menginap di dalam tenda atau menumpang di rumah penduduk lokal. Selain hemat buget, gaya jalan seperti ini lebih mendekatkan dengan  alam dan penduduk lokal. Namun sekarang gaya travelling seperti ini hampir mustahil dilakukan. Ini bukan  karena faktor umur atau kantong tapi aktivitas dan kesibukan pekerjaan. Jadi satu-satunya pilihan gaya travelling dengan flashpacking yang hemat di kantong  tapi  memaksimalkan waktu dan tenaga.

Airyrooms menyediakan kamar nyaman dengan harga terjangkau
Airyrooms menyediakan kamar nyaman dengan harga terjangkau

Agar tetap bugar selama travelling maka harus cukup makan dan istirahat. Jadi sekarang lebih memilih tidur di hotel ketimbang menggelar tenda atau ngemper di pom bensin. Hotelnya nggak harus mahal, asalkan bersih dan nyaman  sudah cukup. Untungnya  sekarang ada Airy Rooms jadi  saya bisa mendapatkan hotel di seluruh Indonesia dengan harga murah meriah. Murah harganya tapi tetap meriah fasilitas dan bonusnya, apalagi promonya.

Salah satu bonus yang saya sukai dari kamar-kamar Airyrooms
Salah satu bonus yang saya sukai dari kamar-kamar Airyrooms

Rencananya akhir pekan depan, lagi-lagi saya akan piknik ke luar kota memanfaatkan libur Hari Raya Idul Adha. Sesuai gaya jalan-jalan flashpacking maka tetap harus menggunakan transportasi udara murah untuk perjalanan ke luar pulau Batam. Pilihannya  memang pesawat Low Cost Carrier tapi harga tiket pesawat jelang long weekend seperti ini tetap lebih mahal dibandingkan hari biasa.

Lebih memilih pesawat LCC karena harganya
Lebih memilih pesawat LCC karena harganya

Untung ada Promo TEMAN jadi saya bisa dapat potongan harga tiket pesawat sebesar 125 ribu rupiah. Ini bukan teman kerja atau teman tapi tapi mesra melainkan  TEMAN  (Terbang Murah & Nyaman), promo dari Airy App.

Sebentar… *mikir sejenak*. Airy jualan tiket pesawat dan punya aplikasi?

Iya, sekarang Airy tidak hanya menjual kamar-kamar terbaik saja tapi juga tiket pesawat dengan harga terbaik. Sejak tanggal 28 – 31 Agustus sedang berlangsung promo TEMAN, memesan tiket pesawat rute domestk untuk penerbangan tanggal 28 Agustus – 31 Desember 2017 akan  mendapat potongan.

Manfaatkan promo TEMAN untuk liburan akhir tahun yuk!
Manfaatkan promo TEMAN untuk liburan akhir tahun yuk!

Caranya dengan melakukan pemesanan di Airy App dan memasukan kode FLY125 pada saat pembayaran. Sebelum melakukan pemesanan dan transaksi pastinya kamu harus menginstal Airy App di ponsel android atau iOS.

Untuk lebih jelasnya kamu dapat melihat syarat dan ketentuan yang berlaku di bawah ini :

  1. Periode booking: 28 – 31 Agustus 2017.
  2. Periode terbang: 28 Agustus – 31 Desember 2017.
  3. Potongan harga tiket pesawat sebesar Rp125.000 berlaku untuk nilai transaksi minimal Rp 600.000.
  4. Masukkan kode kupon pada saat proses pembayaran.
  5. Berlaku untuk pemesanan melalui Airy App (minimal Android versi 1.13.0 dan iOS versi 1.11.0).
  6. Kode kupon dapat digunakan maksimal 2 kali oleh setiap pelanggan selama periode promo.
  7. Promo berlaku untuk semua rute domestik Airy di seluruh Indonesia dengan maskapai Garuda Indonesia, Lion Air, Citilink, AirAsia, Batik Air, Sriwijaya Air, Wings Air, NAM Air, Xpress Air, Aviastar, dan Kalstar Aviation.
  8. Program ini tidak dapat digabung dengan promo Airy lainnya.
  9. Airy berhak untuk membatalkan pemesanan, dan/atau penggunaan kode promo apabila terjadi kecurangan, atau tindak pelanggaran atas syarat dan ketentuan lainnya yang berlaku.
  10. Promo bersifat non-refundable, tidak dapat dibatalkan, dan tidak dapat diubah.
Sudahkah kamu menginstal aplikasi Airy di gadget kamu?
Sudahkah kamu menginstal aplikasi Airy di gadget kamu?

Tenang rasanya sudah memesan kamar dan tiket pesawat untuk liburan akhir pekan ini. Jadi pulang kantor hari Kamis ini langsung bisa meluncur ke bandara Hang Nadim dan liburan :D.

Meski sekarang saya tidak menggendong  ransel dan melabelkan diri sebagai seorang backpacker tapi saya tetap bisa jalan-jalan murah. Ya jalan-jalan murah itu bukan hanya milik backpacker, kita yang menjinjing travel bag tetap bisa berhemat.

 

 

Lomba, Singapura, Travelling

Jalur Narsis Singapura

Solo Traveling -  Eksis itu butuh triport dan tongsis
Solo Traveler – eksis itu butuh triport dan tongsis

Singapura identik dengan wisata ceria bersama. Konon hampir semua tempat di Singapura “instagram able”, artinya layak diunggah di instagram karena indah. Jadi tidak mengherankan destinasi ini menjadj tujuan  netizen tua dan muda . Tapi bagaimana kalau jalan sendiri alias solo traveling. Apakah Singapura tetap menarik?
Lanjutkan membaca “Jalur Narsis Singapura”