Hobi traveling dan ngeblog membawa perubahan besar dalam hidup saya, terutama soal manajemen waktu. Sekarang saya lebih menghargai waktu dibandingkan jaman sekolah. Setiap pagi sebelum memulai aktivitas biasanya saya sudah membuat daftar aktivitasĀ yang akan dilakukan. Mulai dari bangun tidur, bekerja, menulis, mengedit video sampai waktu nongkrong dengan teman-teman blogger. Lanjutkan membaca “Berharganya Waktu Ketika Traveling”
Kategori: Travelling
Tips Naik Taksi Online di Batam
PermasalahanĀ taksi online di Batam memasuki babak baru, setelah terjadi konflik yang berujung pada tindakan anarkis, taksi online dan taksi konvesionalĀ bersepakat untuk sama-sama menahan diri agar tercipta suasana aman dan damai. Lha mustinya gitu biar wisatawan nggak pada takut datang ke Batam. Lanjutkan membaca “Tips Naik Taksi Online di Batam”
Tips Padu Padan Pakaian Pria Saat Traveling
Sebagai karyawan Ā yang tidak punya banyak waktu jalan-jalan, terkadang perjalanan dinas menjadi cara lain untuk curi-curi Ā piknik Ā dengan memperpanjang masa tinggal di luar kota dan menjadwal Ā ulang tiket pulang. Tapi tetap hotel bayar sendiri Ā dan Ā extend-nya di akhir pekan lalu kembali ke Batam hari Senin dengan pesawat pertama. Lanjutkan membaca “Tips Padu Padan Pakaian Pria Saat Traveling”
Mendadak Makassar!
Judul tulisan ini memang sangat sederhana, sesederhana kisah pergantian tahun 2018. Sejak tinggal diĀ Batam nyaris setiapĀ malam pergantian tahunĀ saya habiskan di hotel.Ā Plis jangan anggap saya tapir, anoa atau babi rusa karena saya di hotel untuk membuat liputan. Sebagai blogger yang hobi dengan dunia kuliner, event dan seni pertunjukan rasanya sayang melewatkan momen ini. Apalagi jika pestanya memiliki tema yang unik dengan senang hati saya akan datang tapi harus diundang danĀ nggak maksa minta diundang juga.
[Video] Bukit Pasir Busung, Wisata Tak Sengaja Bintan
Jalan2Cuap2 – Awal tahun piknik lagi yuk! Destinasinya nggak usah jauh-jauh ke pulau Bintan tapi nggak mahal masuknya. Sudah pernah mendengar Bukit Pasir Busung di pulau Bintan. Kalau belum kamu harus menonton video berikut.

Pada awalnya Bukit Pasir Busung merupakan bekasĀ tambang pasir yang meninggalkan gundukan pasir layaknya gurun pasir di sahara. Dan masih di kawasan yang sama terdapat juga kolam dengan air kebiruan yang merupakan bekas tambang bauksit. Jumlahnya tidak hanya satu jika dihitung mungkin sampai sepuluh lebih.
Bagi teman-teman yang suka berfoto aksi, narsis dan eksis di sini tempatnya. Tak perlu membayar tiket masuk hanya parkir kendaraan bermotor. Agar nyaman jalan-jalan di sini jangan lupa membawa payung atau topi untuk menghindari sinar matahari yang cukup terik. Dan yang paling menggembirakan, sekarang sudah tersedia beberapa warung yang menjual panganan untuk beristirahat. Bagi yang memiliki uang lebih dapat mencoba beberapa wahana dan lokasi foto dengan tarif 5 ribu rupiah.

Tanggap akan potensi wisata tak mengherankan pemerintah daerah menggelar beberapa aktivitas yang mengundang lebih banyak wisatawan salah satunya Festival Layang-Layang Bintang yang juga melibatkan peserta dari mancanegara.
Jika dulu Bintan terkenal dengan wisata mahal kini di Bintan kamu bisa jalan-jalan walau dengan bujet tipis.
Video ini dibuat dengan iphone 5s dan diedit dengan aplikasi splice.
Terimakasih sudah menonton video Jalan2Cuap2 jangan lupa untuk memberikan komentar dan like video ini di channel dananwahyu.

Bagaimana Cara ke Sana?
- Ada dua rute untuk mencapai bukit Pasir Busung yaitu rute dari pelabuhan Tanjung Uban atau pelabuhan Tanjung Pinang atau Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah.
- Rute Tanjung Ubang biasanya digunakan oleh tamu yang menyebrang dari kota Batam melalui pelabuhan Punggur.
- Rute Tanjung Pinang biasanya digunakan oleh tamu yang menyebrang dari kota Batam melalui pelabuhan Sri Bintan Pura atau Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah.


Sepenggal Kisah Perjalanan Dua Negara – Jalan Bersama & Bertemu Anggun
Bagi saya travelling itu tidak hanya mengunjungi tempat-tempat indah Ā tapi merasakan pengalaman hidup yang belum pernah saya temukan sebelumnya. Namun sejak menganut gayaĀ jalan flashpacking, pengalaman traveling saya nyaris Ā tidak memberikan pengayaan batin.
Tergopoh-gopohĀ menyambangi kotaĀ A lalu saya menjelajah tempat wisatanyaĀ dan meninggalkan jejak digital dengan meng-update status media sosial Ā lalu pulang membawa foto dan video. Berharap semua kenangan itu dapat tetap ada diingatan namun nyatanya hanya memenuhi hardisk PC. Lanjutkan membaca “Sepenggal Kisah Perjalanan Dua Negara – Jalan Bersama & Bertemu Anggun”
[Video] Mudik Bersama Ibu
Lebaran tahun begitu spesial karena untukĀ pertama kalinya mudik ke kampung halaman Ibu berdua saja. Maunya sih bareng dengan Bapak tapi beliau memilih di rumah menjaga hewan peliharaan dan cucu. setelah 20 tahun kita tidak pernah traveling bersama akhirnya ibu iklas diajak jalan-jalan anaknya. Biasanya selalu menolak dengan alasan capek atau cucu. Lanjutkan membaca “[Video] Mudik Bersama Ibu”
Pesona Kuda Merah Aston Hotel Pelita Batam
“Emang Aston Pelita dimana?”, tanya saya kepada teman kerja.
“Ya ampun itu lho yang ke arah Nagoya, lepas terowongan, samping pom bensin.”
“O itu, bangunan tinggi yang lama nggak jadi-jadi?”
“Yoi!”
Tahap pembangunan Aston Batam Hotel & Residence tergolong lama. Setiap kali lewat saya selalu bergumam, kira-kira jadinya seprti apa sih bangunan ini. Dan akhirya pada suatu akhir pekan saya berkesempatan mengintip ke dalam lalu bertemu dengan kuda merah. Hah?
Lanjutkan membaca “Pesona Kuda Merah Aston Hotel Pelita Batam”
