Kategori: cerpen

Alarm Hati

Ibu selalu berkata tak pantas wanita mengungkapkan rasa cinta lebih dahulu kepada pria. Meski hati wanita buncah melihat kaum adam, ia hanya patut memberi sinyal bukan meminta cinta apalagi mengemis. “Nanti harga dirimu turun  Nduk… Kalau kamu meminta lelaki mencintamu.” Petuah almarhum si Mbok…

Pondok Kopi Apak

pondok kopi kerinci

“Diminum Pak kopinya.” Secangkir kopi panas kuhaturkan di atas meja sebagai upeti negosiasi. “Iya… Terimakasih.” “Hmmm… Bagaimana Pak dengan tawaran kami untuk tinggal bersama di Jakarta? ” Mas Beno membuka percakapan dengan kikuk. Apak diam. Pria paruh baya itu asik membuat catatan  di buku…

Kasir Nomor Tiga

Saya tak pernah segemulai ini, melentikan jari di atas keyboard berangka , hingga pixel bermunculan membentuk angka   dilayar. Tersenyum ramah kepada setiap orang lalu melontarkan  kata terimakasih di akhir pertemuan. Dengan cekatan memilah barang lalu memasukan ke dalam kantong plastik.