Hotel, Travelling, Video, vlog series

[Travel Vlog Series] Behind The Scene Video Tik Tok The Anmon Resort

Ok cuma mau bilang, gua bukan anak tik tok dan gua belum bisa menerima logika kalau keindahan alan dan kemewahan ruangan hotel bisa digambarkan dengan video potrait. Iya video berdiri di hape. Tapi tiba-tiba Solihin menghubungi, “Bang Bantuin proyekan bikin video tik tok untuk resort …”

Gua cuma berpikir ini pasti video potrait diposting di tik tok tapi nyatanya mereka sudah mempersiapkan 8 konsep dan kita harus membuat scriptnya. Jreng!!!

Gua dan Solihin yang bukan anak tik tok jelas panik. Apakah kita harus menari nari di depan kamera dengan latarebelakang resort. Untungnya tidak tapi klien yang di luar negeri minta list peralatan, proposal dan konsep yang akan kita buat. Sayangnya aku nggak sempat ikutan meeting online dengan klien untuk brain storming ide. Tapi sejujurnya kita mencoba yang terbaik baik secara manajemen dan teknikal.

Setelah mempertimbangkan beberapa shoot yang akan diambil kita menjadwalkan shooting tiga hari dua malam. Kita sudah menyusun jadwal pengambilan gambar karena memang waktunya tak banyak.

Hari pertama gua yang baru pertama kali ke The Anmon Resort mencoba mengambil beberapa footage agar tahu lokasi mana yang cocok untuk beberapa adegan, walau sebelumnya hanya web riset.

Hari Pertama

Beruntung kita punya talent yang asik dan enak untuk didirect. Doi pegawai The Anmon Resort bagian keuangan. Yang aku suka sih anaknya nggak jaim dan enak buat diarahkan, secara bahasa tubuh sudah seperti traveler atau digital nomad yang bisa kerja dimana saja.

Jujurly kita agak keteteran didetail pengambilan gambar. Mustinya script dibuat sangat detail dan ini nanti di-breakdown untuk berbagai kebutuhan seperti jadwal talent. Karena talent menggunakan pekerja di The Anmon, kita harus menyesuaikan jadwal mereka. Belum lagi dengan cuaca dan sinar matahari, yang memang harus diperhitungkan sebaik mungkin.

Beruntung target hari pertama bisa diselesaikan dengan baik. Tapi tidak semudah itu Bestie. Malam hari kita meeting untuk membahasa shoot yang diambil siang hari. Jujurlya agak suprising, ketika beberapa adegan di reject karena tidak sesuai kemauan klien dan besok pagi harus diulang. PR banget kan? Tapi its ok, ini menjadi pengalaman berharga bagi kami.

Hari Ke Dua

Hari ini pekerjaan rumah paling berat adalah mengambil adegan di air dengan drone ataupun dengan kamera underwater. Adegan berenang di kolam renang terbesar Asia Tenggara dengan drone tanpa kendala, cuaca juga bagus dan kita mendapat beberapa shoot bagus.

Nah pas underwater, ternyata tidak mudah mendirect talent untuk beradegan di bawah air, seperti berenang dengan gaya natural. Lagi-lagi kita banyak belajar di sini karena talent juga bukan model profesional, jadi kita juga maklum. Beruntung dua talent adegan bulan madu secara chemistry di depan kamera bagus. Ya iyalah ternyata mereka ini pacaran dan beberapa bulan kemudian menikah.

Duh Mbak Mas kenapa nggak bilang, Kalau bilang kan bisa jadi video preweding.

Malam harinya pengambilan gambar paling menantang, adegan barbeque outoor . Pekerjaan rumah banget ini lightingnya dan tetap malamnya sebelum tidur kita meeting untuk mereview video yang udah diambil seharian.

Apakah ada koreksi? Tetap Bestie 😀

Hari Ke Tiga

Hari ini sesungguhnya hari terakhir kami di The Anmon Resort, maunya sih menikmati fasilitas resor. Sejak pagi gua sama Solihin sudah bangun bikin konten ala-ala breakfast. Kehidupan banci konten. Sesibuk apapun tetap bikin konten. Hidup konten!

Jujurly beberapa kali datang ke kawasan Crystal Lagoi gua belum pernah menikmati kolam renang air asin terbesar di Asia Tenggara dengan maksimal. Kebanyakan sih ke sini acara famtrip atau membawa tamu.

Eh jam 10 pagi hujan deras, mimpi ngonten di kolam renang pupus. Ya sudah kita meeting penutup dulu mereview pekerjaan kemarin dan finalisasi konsep editing video.

Jelang makan siang langit masih mendung, baiklah kita check out mengejar penyebrangan ke Batam. Kita harus pulang hari ini dengan pekerjaan rumah edit video Bestie. Besok juga sudah bekerja kan?

Beginilah kehidupan konten kreator yang nyambi kerja kantoran. Eh pekerja kantoran yang nyambi ngonten. Ada yang mau kehidupan seperti ini. Kerja di kantor bagai kuda. liburan di resor tetap kerja bagai kuda.

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s