“Srek… srek… srek…” Suara es diserut terdengar begitu nyeri di telinga tapi menyejukan jiwa. Bayangkan di udara sepanas Melaka, es parut dingin manis akan memenuhi rongga mulut. Nikmatnya mencair berputar-putar di lidah bersama kacang tanah merah , santan kelapa dan tepung kenyal kehijuan bernama cendol. Lanjutkan membaca “Min Chong Jajanan Ala Baba Nyonya”
Penulis: Danan Wahyu Sumirat
Kepo Chill & Relax Photo Contest
Saya bukan penghobi fotografi mode. Tapi sebagai orang yang pernah sangat mencintai dunia fashion dan bercita-cita jadi fashion designer, ke-kepo-an tak kala melihat sesi pemotretan.
“Kalau kepo kenapa ngga ikutan moto kak?”
“Duh passion (bukan fashion) saya sudah berubah, lebih suka halan-halan alias travelling. Penghobi fotografi fashion kalau hunting beramai-ramain dan objeknya satu. Apa serunya, nanti hasil fotonya sama.”

O iya , jangan bilang-bilang kalau aslinya saya bukan peserta kontes foto. Kebetulan lagi ngemper di Nongsa Point Marina & Resort lalu nimbung dan pake kepo.
Di jepretan pertama terlihat lokasi lebih menjual dibandingkan fashion. Keberadaan model merupkan pelengkap , agar kolam renang terlihat lebih dinamis dengan aktivitas.

Aslinya foto di atas bisa untuk jualan fashion atau destinasi wisata. Tapi… Modelnya gagal.
Lho, kok?
Andai modelnya lebih santai dengan kaki menyilang rapat, jempol kaki kiri dan tangan kiri menopang lebih elegan, foto ini keren secara komposisi dan objek. Satu lagi, sayang wajah sang model kelihatan tegang karena silau. (Kejem bener komentarnya)

Saya suka banget foto di atas, bukan karena modelnya kelihatan kecil tapi bangunan, kolam dan model menjadi kesatuan yang pas banget. (Ye muji hasil foto sendiri)

Nuansa hunting fotografi model kebanyakan seperti ini, digang bang rame-rame. Sampai modelnya lelah dan kadang nggak fokus. Ironisnya kadang bingung mau lihat kamera yang mana. Yakinlah tidak semua fotografer mendapatkan foto bagus.

Memfoto model lebih dari satu ternyata tidak mudah. Mungkin dari 15 frame hanya satu foto yang hasilnya memuaskan. Para model terlihat tidak berinteraksi dan tanpa kontak mata satu dengan yang lain. Kita butuh pengarah gaya.
Ini temanya Chill n Relax tapi kenapa tidak kelihatan benar-benar santai.

Komposisi itu salah satu faktor penting fotografi. Andai lagi, modelnya ngga cuma berdiri di kolam tapi ada yang berenang gaya punggung, pasti lebih cakep.
Model harus sadar , ketika berdiri di dalam air dan di ambil dari atas akan terlihat pendek/cebol. Duh susahnya jadi model, harus sadar kamera dan sadar diri.

Setelah mengkoreksi pose saatnya menajamkan tatapan ke wajah model. Maenkan lensa panjang, zoom in. Bagi beberapa orang akan sangat mudah berhadapan dengan kamera berlensa panjang dibandingkan dengan yang pendek. Maksudnya?
Memainkan ekpresi wajah saja akan lebih mudah dibandingkan mengkombinasikan dengan gesture dan bahasa tubuh. Jadi kenapa pada akhirnya ada model catwalk dan model foto. Itu karena keterbatasan kemampuan.

Model profesional harus mengenal tubuh dan wajahnya dengan sangat baik. Dimana sisi fotogenik dan pose terbaiknya. Seperti model pria di atas , memiliki tulang rahang persegi. Salah sudut pengambilan gambar, wajah akan terlihat pendek.

Masukan kejam lagi. Dalam suasana apapun idealnya model tidak terlihat biasa-biasa saja. Ekpresi wajah datar tanpa emosi atau duck face harus dihindari. Lelah tak seharusnya membuat roman wajah berubah.
Duh lelah banget jadi model, apalagi fotografer banyak maunya dan galak.
Eh tapi beneran , jadi model nggak cuma model wajah apik dan body aduhai. Banyak hal yang harus dipelajari agar bisa bersinergi dengan banyak orang seperti: fotografer, penata gaya, desainer, tukang dempul (make up) dan satu lagi klien.
Hmmm, tambah lagi satu koreksi. Untuk sesi foto kolam renang yang temanya chill n rilex , bikini hitam rasanya tidak pas. Warna-waran berani, merah atau warna primer bisa menjadi pilihan. Ingat ini bukan malam pemilihan kontes kecantikan.
Tahu kan kepo dan cerewetnya saya, andai jadi fotografer model? So , saya memutuskan jadi blogger piknik yang hobi foto saja.
Meng-capture momen natural tanpa arahan berlebihan itu menyenangkan. Bener nggak sih?


Terimakasih buat penyelanggara foto kontes dan mohon maaf jika tulisan di atas cukup pedas. Tak ada tedensi apapun kecuali kepo dari seorang blogger piknik yang belum pernah memfoto model.
Adakah yang mau saya foto sebagai model, tapi kamu harus @#$!@#%!#%!#%#!@% (fotografernya nyinyir).

Nongsa Point Marina
Jalan Hang Lekiu Nongsa
Batam, Riau Islands
Indonesia, 29466
Phone: +62-778 761333
Fax: +62-778 761330
Email: reservation@nongsapointmarina.com
Nongsa Resorts
21 Media Circle
#07 – 01 Infinite Studios
Singapore 138562
Phone: +65 6438 0321
Fax: +65 6224 0778
Email reservation.sg@nongsaresorts.com
Operating Hours: Mondays to Fridays 9am to 6 pm
[Video] Blast From Past, Back To 1960
Tahun memang berganti tapi sejenak kami terlontar ke masa lalu, menikmati kejayaan era tahun 60-an. Dimana Rock n Roll menjadi sebuah keyakinan baru dan celana cutbray pakaian kebesaran yang sulit untuk ditanggalkan.
Blast From Past Back to 1960. Pesta itu nyaris gagal karena hujan tapi manusia punya cara untuk tetap bergembira 😀 .
Keroyokan Seafood – Eat The Crab Kopi Raya
I am on a seafood diet. I see food and I eat it. Tagline promosi Eat The Crab Kopi Raya bikin penasaran, apalagi embak waitress-nya bilang ini menu promo. Jadi bisa makan seafood nggak pake mahal.
Lanjutkan membaca “Keroyokan Seafood – Eat The Crab Kopi Raya”
Year End Island Party – Show Must Go On
31 Desember 2015 – Turi Beach Resort. Rinai hujan tak berhenti menghambur , pulau Batam diguyur hujan sejak pagi. Waktu sudah menunjukan pukul 16:00 WIB, gerimis akhirnya menjelma menjadi guyuran deras.

Rasa was-was tak hanya menghantui saya, tapi segenap warga Batam yang akan merayakan Tahun Baru di pinggir pantai atau lapangan terbuka. Persiapan berhari-hari akan menjadi sia-sia tak kala air tumpah ke muka bumi. Tapi bukankah sejatinya Desember adalah musim hujan, jadi rasanya tak bijak menampik takdir.
Bagaimana dengan pesta akhir tahun Turi Beach Resort yang akan digelar malam ini?

Plan B.
Panggung dan photo booth yang sudah dibangun sejak tiga hari lalu , akhirnya dibongkar lalu berpindah ke lobi resor. Meja yang sudah ditata cantik juga turut meninggalkan pantai. Pernak-perniknya juga ikut di tata ulang. Iya semua detail dekorasi, penerangan, sound system sampai pondok kuliner.

17:00 WIB. Kesibukan persiapan pesta makin membuat saya deg-deg-an sekaligus takjub. Namun salah satu pekerjaan rumah besarnya adalah memindahkan booth photo berukuran 6×5 meter.

Totalitas mengusung era tahun 60-an , Turi Beach membangun ruang tamu ala 60-an yang perlengkapannya konon diusung langsung dari Kinema Studio, studio terbesar di Asia Tenggara. Furnitur jadul, sepeda onthel, vespa dan becak turut bermigrasi. Tidak ketinggalan lampu raksasa membentuk angka 60 dengan detail hiasan koran tahun 60-an, juga diusung ke sisi booth.

18:30 WIB. Seharusnya pesta sudah dimulai dan persiapan acara belum usai. Tiga pemandu acara cantik sudah bersiap di salah satu round table dekat panggung: Siyalam Miss Singapore All Nations 2014, Tamy Ng Miss Singapore China Town 2014 dan Jasmine Miss Singapore Global Beauty Queen 2014

The Party Begin!
Akhirnya pesta dimulai. Panggung dan photo booth sudah berdiri megah. Tapi yang tak boleh ketinggalan kuliner spesial malam ini. Pecinta kuliner dimanjakan sajian internasional. Rasanya saya tak perlu berkisah tentang dasyatnya kuliner di Turi Beach. Bayangkan jika jamuan makan ini, ini, ini dan ini hadir dalam satu malam. Bukankan benar-benar spesial?

Alunan live music membuka acara sekaligus menemani gala dinner. Tembang lawas era Elvis hingga Benyamin membuat penonton terbawa suasana. Meski tahun 2016 akan menjerang, aslinya orang-orang pada susah move on kalau mendengar nuansa kejayaan Rock n’ Roll.
Tambah susah move on lagi setelah melihat photo booth keren kaya gini. Pada nyesel kan nggak all outfit ala 60-an. Sudah nuansanya mendukung banget, dan ternyata ada kontes busana terbaik yang hadiahnya kece badai. Voucher menginap di Turi yang plus-plusnya banyak banget, mulai dari spa sampai sea sport gratisan.


Sudah nggak usah pada susah move on. Cari inspirasi gaya 60-an tapi yang nggak jadul , saatnya menikmati fashion show sambil menanti games seru berhadiah lainnya.

Jangan bilang kalau lagu jadul tidak asik buat ajojing. Di eranya goyang kaya gini nge-hits banget. Ayo siapa lagi yang mau ikutan disko sambil goyang-goyangin rok balon dan celana panjang cutbrai.
Tapi yang bikin ngakak ngga abis-abis kabaret yang menampilkan Elvis Presley dan Marylin Monroe KW. Belum lagi ada Geisha Jepang yang mondar-mandir menggoda tamu dengan gaya super kocak.

Tidak terasa tahun 2016 tinggal beberapa menit , tapi kemeriahan ala 60-an masih berlanjut. Dan akhirnya tiga MC cantik ~ Miss Singapura ~ mengajak kita menghintung mundur.
“10… 9… 8… 7… 6… 5… 4… 3… 2… 1… HAPPY NEW YEAR!” Gegap gempita terompet dan teriakan bersamaan dengan taburan kembang api di atas jeti. Sontak semua orang berloncatan dan saling bersalaman. Tak ada momen yang lebih indah menjabat dan berpelukan dengan teman dan orang orang terkasih di malam tahun baru.

Spontan sang biduan menyanyikan lagu Firework milik Katy Perry menutup malam Tahun Baru di Turi Beach Resort.

Sekali lagi saya masih terkagum dengan persiapan pesta sore ini . Menyaksikan insan-insan profesional menggarap semua detail acara dalam kondisi yang serba tidak terduga. Kondisi cuaca boleh berubah tapi pesta musti berlanjut !
~Selesai~

Senja Sebalang – Serpihan Jejak Masa Lalu
Tarahan , Bandar Lampung – Sekali lagi gas sepeda motor saya tarik dalam-dalam, melesatkan dua buah roda, beradu pacu dengan bus-bus besar. Ini jalan Sukarno-Hatta Bung, mereka (bus dan truk) tak akan peduli dengan kendaraan roda dua. Konon jika malam dan jalanan sepi, mereka tak segan melibas sepeda motor yang menghalangi jalan. Lanjutkan membaca “Senja Sebalang – Serpihan Jejak Masa Lalu”
Nongsa Point Marina & Resort – Nuansa Mediteranian Batas Negara
Bangunan bergaya Mediteranian tersebar berundak di antara bukit hijau. Atapnya berwarna coklat terang kontras dengan dinding putih dan birunya langit di angkasa. Lanjutkan membaca “Nongsa Point Marina & Resort – Nuansa Mediteranian Batas Negara”
Dua Belas Kisah Bunda dan Buah Hati
Di bulan ke dua belas hari itu datang. Mengingatkan akan adanya kasih sayang tak terbatas , merupakan hak istimewa seorang perempuan. Ibu, bukanlah profesi yang bisa dicapai dengan kerja keras atau pendidikan tinggi. Tapi pengakuan dan panggilan terpuji seorang anak manusia. Anak yang terkadang tak harus terlahir dari rahimnya.
Tanpa sengaja hubungan luar biasa itu terekam melalui kamera ketika melalui perjalanan. Berikut kisah dua belas ibu dan anak dari balik lensa.
