Kepulauan Riau Photography

Kepo Chill & Relax Photo Contest

Saya bukan penghobi fotografi mode. Tapi sebagai orang yang pernah sangat mencintai dunia fashion dan bercita-cita jadi fashion designer,  ke-kepo-an tak kala melihat sesi pemotretan.

“Kalau kepo kenapa ngga ikutan moto kak?”

“Duh passion (bukan fashion) saya sudah berubah, lebih suka halan-halan alias travelling. Penghobi  fotografi fashion kalau hunting beramai-ramain dan objeknya satu. Apa serunya, nanti hasil fotonya sama.”

Bersantai di renang Nongsa Point Marina n Resort
Bersantai di renang Nongsa Point Marina n Resort

O iya , jangan bilang-bilang kalau aslinya saya bukan peserta kontes foto. Kebetulan lagi ngemper di Nongsa Point Marina & Resort lalu nimbung dan pake kepo.

Di jepretan pertama terlihat lokasi  lebih menjual dibandingkan fashion. Keberadaan model  merupkan pelengkap ,  agar kolam renang terlihat lebih dinamis dengan aktivitas.

pose di pinggir kolam
pose di pinggir kolam

Aslinya foto di atas bisa untuk jualan fashion atau destinasi wisata. Tapi… Modelnya gagal.

Lho, kok?

Andai modelnya lebih santai dengan kaki menyilang rapat,  jempol kaki kiri dan tangan kiri menopang lebih elegan, foto ini keren secara komposisi dan objek. Satu lagi, sayang wajah sang model kelihatan tegang karena silau. (Kejem bener komentarnya)

kolam renang dengan latar belakang Chalet Nongsa Point Marina Resort
kolam renang dengan latar belakang Chalet Nongsa Point Marina Resort

Saya suka banget foto di atas, bukan karena modelnya kelihatan kecil tapi bangunan, kolam dan model menjadi kesatuan yang pas banget. (Ye muji hasil foto sendiri)

sesi hunting bersama kontes foto
sesi hunting bersama kontes foto

Nuansa hunting  fotografi model kebanyakan seperti ini, digang bang rame-rame. Sampai modelnya lelah dan kadang nggak fokus. Ironisnya kadang bingung mau lihat kamera yang mana. Yakinlah tidak semua fotografer mendapatkan foto bagus.

Pose bersama butuh chemistry
Pose bersama butuh chemistry

Memfoto model lebih dari satu ternyata tidak mudah. Mungkin dari 15 frame hanya satu foto yang hasilnya memuaskan. Para model terlihat tidak  berinteraksi dan tanpa kontak mata satu dengan yang lain. Kita butuh  pengarah gaya.

Ini temanya Chill n Relax tapi   kenapa tidak kelihatan benar-benar santai.

Bermain dengan komposisi
Bermain dengan komposisi

Komposisi itu salah satu faktor penting fotografi. Andai lagi, modelnya ngga cuma berdiri di kolam tapi ada yang berenang gaya punggung, pasti lebih cakep.

Model harus sadar , ketika berdiri di dalam air dan di ambil dari atas akan terlihat pendek/cebol. Duh susahnya jadi model, harus sadar kamera dan sadar diri.

Ekpresi tidak berlebihan terlihat lebih alami
Ekpresi tidak berlebihan terlihat lebih alami

Setelah mengkoreksi pose saatnya menajamkan tatapan ke wajah model. Maenkan lensa panjang, zoom in. Bagi beberapa orang akan sangat mudah berhadapan dengan kamera berlensa panjang dibandingkan dengan yang pendek. Maksudnya?

Memainkan ekpresi wajah saja akan lebih mudah dibandingkan mengkombinasikan dengan gesture dan bahasa tubuh. Jadi kenapa pada akhirnya ada model catwalk dan model foto. Itu karena keterbatasan kemampuan.

Kenali wajah sang model , sisi terbaiknya
Kenali wajah sang model , sisi terbaiknya

Model profesional harus mengenal tubuh dan wajahnya dengan sangat baik. Dimana sisi fotogenik dan pose terbaiknya. Seperti model pria di atas , memiliki tulang rahang persegi. Salah sudut pengambilan gambar, wajah akan terlihat pendek.

12

Masukan kejam lagi. Dalam suasana apapun idealnya model  tidak terlihat biasa-biasa saja. Ekpresi wajah datar tanpa emosi atau duck face harus dihindari. Lelah tak  seharusnya membuat roman wajah berubah.

Duh lelah banget jadi model, apalagi fotografer banyak maunya dan galak.

Eh tapi beneran , jadi model nggak cuma model wajah apik dan body aduhai. Banyak hal yang harus dipelajari agar bisa bersinergi dengan banyak orang seperti:  fotografer, penata gaya, desainer, tukang dempul (make up) dan satu lagi klien.

Hmmm, tambah lagi satu koreksi. Untuk sesi foto kolam renang yang temanya chill n rilex , bikini hitam rasanya tidak pas. Warna-waran berani, merah atau warna primer bisa menjadi pilihan. Ingat ini bukan malam pemilihan kontes kecantikan.

Tahu kan kepo dan cerewetnya saya, andai jadi fotografer model? So , saya memutuskan jadi blogger piknik yang hobi foto saja.

Meng-capture momen natural tanpa arahan berlebihan itu menyenangkan. Bener nggak sih?

a

b

Terimakasih buat penyelanggara foto kontes dan mohon maaf jika tulisan di atas cukup pedas. Tak ada tedensi apapun kecuali kepo dari seorang blogger piknik yang belum pernah memfoto model.

Adakah yang mau saya foto sebagai model, tapi kamu harus @#$!@#%!#%!#%#!@% (fotografernya nyinyir).

CWAkC07VAAAXoth.jpg large

 

Nongsa Point Marina
Jalan Hang Lekiu Nongsa
Batam, Riau Islands
Indonesia, 29466

Phone: +62-778 761333
Fax: +62-778 761330
Email: reservation@nongsapointmarina.com

Nongsa Resorts
21 Media Circle
#07 – 01 Infinite Studios
Singapore 138562

Phone: +65 6438 0321
Fax: +65 6224 0778
Email reservation.sg@nongsaresorts.com
Operating Hours: Mondays to Fridays 9am to 6 pm

33 komentar

      1. Hemm…. asin-asin pedas, hehe. Kritikan Mas Danan itu yg pedas, saat membidiknya yang asin-asin gimana, hwaa..hwaa. Nice post… jalan2 teyuz nih… moga bahagia selalu selepas motret Mas Danan… jepret lagi, klik3x…

        Suka

  1. Fotografi itu banyak banget yang bisa dieksplor ya Mas :hehe, benar-benar merangsang sisi artistik seseorang. Menghasilkan satu foto yang bagus ternyata bukan perkara mudah, banyak poin yang harus diperhatikan. Terima kasih sudah berbagi soal bagaimana (semestinya) memotret objek dengan baik! Mudah-mudahan bisa saya terapkan :amin.

    Suka

  2. hedeuuuh.. nahan nafas liat gambarnya bang 😀

    btw, yudi harus mengakui sangat sulit belajar photographi. belajar nulis dan main blog aja belum kelar, tambah belajar moto? alamaaak..
    tapi mau tidak mau, poto kan bagian dari tulisan kan bang? kayak postingan ini, bikin susah fokus dan nahan napas 😀

    Suka

    1. Jangan tahan napas apalagi lupa napas kak…. aku juga belajar semua tuh. Belajar nulis dari ngulik eyd krn memang dulu ngga suka pelajatan bahas indonesia lalu belajar foto dari kamera saku. Tapi intinya nikmati semua proses belajar

      Suka

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.