Ranah Kayu Embun

Ranah Kayu Embun
Ranah Kayu Embun

Langit biru membentang megah di angkasa berhiaskan awan putih bergelombang besar beriring di antara bukit. Jujur saya tak mampu berpaling melihat keindahan alam ini. Rasanya ingin segera berhenti dan mengabadikannya.

Gunung Raya-Pemandangan menuju Ranah Kayu Embun
Gunung Raya-Pemandangan menuju Ranah Kayu Embun

Jalan berbatu padat mulai berganti dengan jalanan merah kelat. Laju motor matik saya terseok ketika menanjak di tebing curam batu bertanah merah. Sekali lagi sebuah turunan curam berkelok tajam menghadang di depan. Sedikit saja lengah sayapun kehilangan kendali. Dan sekali lagi karena sebuah keindahan, Gunung Raya berpayung awan putih begitu menggoda.

Gunung Raya-Pemandangan menuju Ranah Kayu Embun
Gunung Raya-Pemandangan menuju Ranah Kayu Embun
ladang cabai
ladang cabai

Sampailah saya di ladang kentang dan cabai (biasa disebut kantang dan lado). Sebuah pondok sederhana dari kayu tinggi menjulang di antara tanaman. Dari atas pondok saya bisa melihat seluruh bagian kebun ini.

pondok di tengah kebun , latarbelakang Gunung Raya
pondok di tengah kebun , latarbelakang Gunung Raya

Pondok-pondok kecil di lembah bukit yang berbatasan langsung Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di antara hijaunya ladang. Samar-samar semburat kemerahan di ujung daun pohon kayu manis mensempurnakan keindahan Ranah Kayu Embun.

 

 

RELATED STORIES
Ikan Bakar Danau Kerinci
Si Manis Kayu Kerinci
Keramba Danau Kerinci
Makan Gulai Ikan Danau Kerinci?
Mampir di Sate Amir
Melayang di Bukit Khayangan
Hang Out Ala Sungai Penuh

Ranah Kayu Embun
Sawah, Danau dan Awan
Dendang Dendeng Batokok
Sensasi Soto Semurup
Masjid Kuno Kota Tua
Masjid Agung Pondok Tinggi
Batu Rajo
Masjid Keramat Tuo Lempur Mudik
Persawahan Lolo, Kerinci
Janji Leluhur, Danau Lingkat
Kayu Aru Runaway
Lunch Time Kayu Aru
Rainbow and Waterfall

23 Comments on “Ranah Kayu Embun

  1. Ping-balik: 14 Alasan ke Kerinci | Danan Wahyu Sumirat

  2. Ping-balik: Persawahan Lolo, Kerinci | Danan Wahyu Sumirat

  3. Ping-balik: Makan Gulai Ikan Danau Kerinci? | Danan Wahyu Sumirat

  4. Ping-balik: Keramba Danau Kerinci | Danan Wahyu Sumirat

  5. Ping-balik: Si Manis Kayu Kerinci | Danan Wahyu Sumirat

  6. Ping-balik: Tempat Perayaan Danau Kerinci | Danan Wahyu Sumirat

  7. Ping-balik: Ikan Bakar Danau Kerinci | Danan Wahyu Sumirat

  8. Ping-balik: Mampir di Sate Amir | Danan Wahyu Sumirat

  9. Ping-balik: Melayang di Bukit Khayangan | Danan Wahyu Sumirat

  10. Ping-balik: Hang Out Ala Sungai Penuh | Danan Wahyu Sumirat

  11. Ping-balik: Paralayang Khayangan Sayang Dilewatkan | Danan Wahyu Sumirat

  12. Ping-balik: Sawah, Danau dan Awan | Danan Wahyu Sumirat

  13. Ping-balik: Dendang Dendeng Batokok | Danan Wahyu Sumirat

  14. Ping-balik: Sensasi Soto Semurup | Danan Wahyu Sumirat

  15. Ping-balik: Masjid Kuno Kota Tua | Danan Wahyu Sumirat

  16. Ping-balik: Masjid Agung Pondok Tinggi | Danan Wahyu Sumirat

  17. Ping-balik: Batu Rajo | Danan Wahyu Sumirat

  18. Ping-balik: Kayu Aru Runaway | Danan Wahyu Sumirat

  19. Ping-balik: Lunch Time Kayu Aru | Danan Wahyu Sumirat

  20. Ping-balik: Masjid Keramat Tuo Lempur Mudik | Danan Wahyu Sumirat

  21. Ping-balik: Janji Leluhur, Danau Lingkat | Danan Wahyu Sumirat

  22. Ping-balik: Rainbow and Waterfall | Danan Wahyu Sumirat

  23. Ping-balik: Withlocals – Liburan Cita Rasa Lokal | Danan Wahyu Sumirat

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: