Rainbow and Waterfall

Air Terjun Teluh Berasap di Kecamatan Gunung Tujuh , Kerinci Jambi
Air Terjun Teluh Berasap di Kecamatan Gunung Tujuh , Kerinci Jambi

Air terjun Telun Berasap, pesona bumi Kerinci wajib dikunjungi jika anda melewati jalan Sungai Penuh – Padang. Berada di Kecamatan Gunung Tujuh langsung berbatsan  dengan propinsi Sumatra Barat. Keajaiban alam percikan embun air terjun menghasilkan spektrum warna pelangi .

Masih dalam pelarian hari terakhir di Kerinci saya dengan Lilie menuju air terjun Teluh Berasap. Normalnya perjalanan dari Sungai Penuh sampai di desa Telun berasap sekitar 1,5 jam . Ketika berada di Pelompek sempet galau lihat papan penunjuk jalan, arah kanan Danau Gunung Tujuh. Kalau nanti sore tidak pulang ke Jambi pasti sudah belok ke kanan melongok keajaiban alam bumi sakti.

disambut pemandangan Gunung Tujuh dan kebun sayur
disambut pemandangan Gunung Tujuh dan kebun sayur

Setelah melewati jalan berkelok membentuk huruf  “W” sampailah kita di Telun Berasap. Menuju pintu gerbang dengan jalan beton menanjak, di sebelah kanan menghampar kebun sayur dan Gunung Tujuh menjulang . Petugas mengutip sepuluh ribu untuk parkir dan dua orang pengunjung.

jalan beton berundah menuju air terjun
jalan beton berundah menuju air terjun

Berjalan menyusuri undakan beton  diantara pohon besar berlumut , merebakan aroma basah hutan tropis. Samar-samar terdengar deru air bah memuncahkan rasa ingin tahu. Dengan napas terengah sambil menjaga keseimbangan di atas jalan licin kami bergegas turun. Terpaan air mulai terasa membasahi wajah, untung kami sudah siap dengan jaket parasut.

pesona hutan tropis di Telun Berasap
pesona hutan tropis di Telun Berasap

Di turunan terakhir sebuah shelter menjorok di depan air terjun dengan tinggi 50 meter. Arusnya cukup kuat , pelimpahan Danau Gunung Tujuh di sebelah selatan. Rasa kagum tak dapat kamui sembunyikan ketika sang surya berpendar dan lengkungan pelangi melintas di atas rumput hijau. Sejenak menghilang mengundang rasa ingin tahu. Lalu hadir kembali dengan lingkaran kecil.

pelangi - pesona keindahan Teluh Berasap
pelangi – pesona keindahan Teluh Berasap

Waktu ideal menyaksikan pendaran pelangi di Teluh berasap adalah pagi hari. Sudut sinar mentari pagi menghasilkan pendaran pelangi dengan lingkaran besar. Semakin sore lingkaran akan mengecil seiring bergeraknya sang surya menuju ufuk barat.

shelter di bibir tebing
shelter di bibir tebing

Meskipun wajah dan tubuh kami basah terkena terpaan air , rasanya tak bosan berada di shelter bercanopy fiber biru. Seolah waktu terasa berhenti berputar di sini. Tapi tidak benar-benar berputar, tidak terasa sudah pukul tiga sore. Saatnya kembali ke kota Sungai Penuh , berkemas lalu kembali ke Jambi setelah magrib.

semakin sore lingkaran pelangi mengecil
semakin sore lingkaran pelangi mengecil

Menuntaskan petualangan seminggu di Kerinci, menutupnya dengan berlarian di kebun teh Kayu Aru dan menyaksikan pelangi di  Teluh Berasap.

RELATED STORIES
Ikan Bakar Danau Kerinci
Si Manis Kayu Kerinci
Keramba Danau Kerinci
Makan Gulai Ikan Danau Kerinci?
Mampir di Sate Amir
Melayang di Bukit Khayangan
Hang Out Ala Sungai Penuh

Ranah Kayu Embun
Sawah, Danau dan Awan
Dendang Dendeng Batokok
Sensasi Soto Semurup
Masjid Kuno Kota Tua
Masjid Agung Pondok Tinggi
Batu Rajo
Masjid Keramat Tuo Lempur Mudik
Persawahan Lolo, Kerinci
Janji Leluhur, Danau Lingkat
Kayu Aru Runaway
Lunch Time Kayu Aru
Rainbow and Waterfall

28 Comments on “Rainbow and Waterfall

  1. coba loe buka google earth kelokan di daerah itu bentuknya kaya huruf W. krn sudut jatohnya sinar pas banget dengan sudut jatohnya air… kaya percobaan pelangi

    Suka

  2. Ping-balik: 14 Alasan ke Kerinci | Danan Wahyu Sumirat

  3. Ping-balik: Persawahan Lolo, Kerinci | Danan Wahyu Sumirat

  4. Ping-balik: Makan Gulai Ikan Danau Kerinci? | Danan Wahyu Sumirat

  5. Ping-balik: Keramba Danau Kerinci | Danan Wahyu Sumirat

  6. Ping-balik: Si Manis Kayu Kerinci | Danan Wahyu Sumirat

  7. Ping-balik: Tempat Perayaan Danau Kerinci | Danan Wahyu Sumirat

  8. Ping-balik: Ikan Bakar Danau Kerinci | Danan Wahyu Sumirat

  9. Ping-balik: Mampir di Sate Amir | Danan Wahyu Sumirat

  10. Ping-balik: Melayang di Bukit Khayangan | Danan Wahyu Sumirat

  11. Ping-balik: Hang Out Ala Sungai Penuh | Danan Wahyu Sumirat

  12. Ping-balik: Paralayang Khayangan Sayang Dilewatkan | Danan Wahyu Sumirat

  13. Ping-balik: Ranah Kayu Embun | Danan Wahyu Sumirat

  14. Ping-balik: Sawah, Danau dan Awan | Danan Wahyu Sumirat

  15. Ping-balik: Dendang Dendeng Batokok | Danan Wahyu Sumirat

  16. Ping-balik: Sensasi Soto Semurup | Danan Wahyu Sumirat

  17. Ping-balik: Masjid Kuno Kota Tua | Danan Wahyu Sumirat

  18. Ping-balik: Masjid Agung Pondok Tinggi | Danan Wahyu Sumirat

  19. Ping-balik: Batu Rajo | Danan Wahyu Sumirat

  20. Ping-balik: Kayu Aru Runaway | Danan Wahyu Sumirat

  21. Ping-balik: Lunch Time Kayu Aru | Danan Wahyu Sumirat

  22. Ping-balik: Masjid Keramat Tuo Lempur Mudik | Danan Wahyu Sumirat

  23. Ping-balik: Janji Leluhur, Danau Lingkat | Danan Wahyu Sumirat

  24. Ping-balik: Farewell Trip – Perjalanan Sederhana Alam Sakti | Danan Wahyu Sumirat

  25. Permisi, Kak. Apa aku boleh pakai foto air terjun teluh berasapnya di ceritaku yang ada di wattpad? (Situs gratis utk menulis dan membaca) aku akan tulis sumbernya.

    Suka

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: