Curahan

Ketika Adek Keluar Rumah…

“Kamu yakin mau boarding school juga kaya Embak?”, tanyaku. Faiz cuma mengangguk sambil matanya menatap ponsel.

“Tapi di pesantren itu makanan dibagi lho, nggak kaya di rumah bebas ambil. Nanti lapar.” Ekor mataku melirik Faiz yang mulai bereaksi.

“Kan bisa minta kirimin Bunda.” 

Aku baru ingat pesantren moderen jaman now kan anak anaknya hidup mevvah,  dapat paketan dari rumah.

“Kamu nggak kasihan Mbah Kung dan Mbah Ti?”

“Kan bisa telpon seminggu sekali.”

Lanjutkan membaca “Ketika Adek Keluar Rumah…”
Curahan

Hadiah Ulang Tahun Untuk Ponakanku Fina

Ketakutan terbesar dalam hidup ini adalah melihat dirimu semakin besar, bukannya apa-apa itu artinya Oom semakin tua :D. Selain akan banyak berdikusi pasti kita sering akan berdebat karena terlalu banyak yang ingin kamu tahu. Termasuk kapan Oom akan menikah dan mengapa sampai sekarang Oom tampan tetap menjomblo.

Tepat 3 Januari 2019 usiamu 13 tahun, dan kini kamu menjadi remaja putri yang semakin dewasa bukan anak-anak lagi.

“Selamat Ulang tahun Mbak Fina.” Sebaris pesan pendek saya tuliskan di WA

“Terimakasih Oom.”

“Dapat hadiah apa dari Bunda?”

“Nggak ada…” Lalu si Om juga nggak menawarkan apalagi menjajikan hadiah. Ya bagi keluarga kami, hari ulang tahun hanya deretan angka pengingat tanggal lahir. Tidak pernah ada perayaan apapun apalagi kado. Kalau ingin hadiah atau sekedar makan enak bersama, di hari biasa bisa juga kan?

“Oh iya, ini ulang tahun kamu yang ke berapa ya?” Ya ampun Oom macam apa aku ini? Masa ulang tahun dan umur ponakan yang hanya dua orang lupa.

“Tiga Belas Om.”

Lanjutkan membaca “Hadiah Ulang Tahun Untuk Ponakanku Fina”