jejakubikel, Kisah Kehidupan

Kalender Kesuburan

 (sumber ilustrasi : http://www.tifanianglila.com)
(sumber ilustrasi : http://www.tifanianglila.com)

“Ikhtiar, usaha apapun wajib dilakukan” . Suara Ibu Mertua terngiang di telingaku.

Sekian kali kusambangi dokter kandungan dan paranormal. Berharap ada satu benih tumbuh di rahimku. Pembuktian cinta kami kepada keluarga besar. Aku kehilangan akal sehat ketika semua kemalangan dilimpahkan kepadaku.

Lanjutkan membaca “Kalender Kesuburan”

jejakubikel, Kisah Kehidupan

Mengulur Waktu

sejengkal waktu di ujung senja akankah kembali?
sejengkal waktu di ujung senja

“Tut…” Suara panjang kematian. Jantungnya berhenti berdetak.

Tangisan memecah keheningan malam. Suara langkah kaki menghambur memenuhi ruangan. Doa dan penyesalan meluncur deras mengiringi jasad lelaki di atas ranjang. Paramedis sibuk memeriksa nadi dan raga. Lanjutkan membaca “Mengulur Waktu”

jejakubikel, Kisah Kehidupan

Dosa?

Bergelayut mendung di ujung barat, menutup mentari yang akan terlelap. Aku terjaga dalam satu pandangan lelaki di sudut gerbong kereta. Tiba-tiba rasa lelah ini menghilang, mengurai rasa berbunga. Matanya, hidungnya , tatapannya begitu tajam aku tak mampu memandanganya langsung. Kulirik dari sudut mata dengan keberanian sang pecundang. Sejenak pandangan kami beradu. Aku tergagap dalam rasa malu. Terdunduk dalam rasa yang tak pernah aku tahu. Inikah cinta atau sebatas buaian pesona. Lanjutkan membaca “Dosa?”

jejakubikel, Kisah Kehidupan

Jiwa dan Raga

Jiwa dan Raga berjanji di depan altar . Bumi dan langit ikut bahagia menyaksikan kelahiran cinta anak manusia. Guratan janji sehidup semati terpatri di antara jari dalam lingkaran emas . Raga menyerahkan kehidupan pada lelaki yang mencintainya. Sebuah ciuman mengawali perjalanan kehidupan Jiwa dan Raga. Tanpa pesta, hanya sebuah ikrar suci antara Jiwa, Raga dan Tuhan.

Lanjutkan membaca “Jiwa dan Raga”

jejakubikel, Kisah Kehidupan

Kearab-araban

Paijo tersenyum sumringah. Harinya tambah bergairah setelah Inahistrinya mengirimkan uang. Tepat tiga tahun yang lalu Inah berangkat ke Arab Saudi menjadi TKW. Dan semenjak itu kehidupan Paijo berubah total. Handphone model terbaru terselip gagah dipinggangnya. Pekerjaannya sebagai buruh tani ditinggalkan, kini berganti sebagai tukang ojek. Tentu dengan motor jepang paling mutakhir dan keluaran terakhir.

Lanjutkan membaca “Kearab-araban”

jejakubikel, Kisah Kehidupan

Warga Negara Indonesia

27 Januari 1990. Aku terkulai lemas di kamar Akong. Suhu badankumeninggi, aku meringkuk di dalam selimut kedinginan.

“Loe demam?” Tangan Cik Wati mendarat kasar di keningku. Aku terdiampasrah tanpa bisa mengeluh.

“Ah bo’ong loe. Pasti semalem kebanyakan minum arak . Cici kan udah bilang. Ga usah coba-coba minum arak. Lagian loe masih di bawah umur. Belon tujuh belas.” Cerocosnya tanpa henti. Suaranya menggema kuat membangunkan seisi rumah.

Lanjutkan membaca “Warga Negara Indonesia”