jejakubikel, Kisah Kehidupan

Mahluk Setan

Malam semakin dingin. Tak ingin kulepas kehangatan dari sisiku. Kukecup  lembut bibir ranum merah jambu terlelap dalam mimpi panjang.

Itai Lamu, kau adakah.” Suara dari balik dinding lamin membuyarkan rasa.

Tanpa sepatah kata, kuraih mandau. berjinjit ringan membuka pintu. Sekali lagi kupandang tubuh molek kuning langsat bersarung.

***

Lanjutkan membaca “Mahluk Setan”

jejakubikel, Kisah Kehidupan

Terbaik

“Ninik Mamak yang telah menentukan ini semua. Aku tak kuasa menolakperjodohan atau kehilangan segalanya.” Tangan Bang Hans meremas lembut.

Lisa diam tak bergeming larut dalam duka dan kegalauan.

“Kamu tetap yang terbaik.” Bisik Hans lembut seraya memeluk.

“Aku memang terbaik dibandingkan gadis kampung itu.” Batin Lisa berteriak sombong. Melayang di dalam pelukan untuk terakhir kalinya.

Sebuah pesan singkat masuk ke ponsel Hans.

“SIAPA HARI INI YANG KAU KORBANKAN?” Pengirim Ardy.

“LISA, TAPI MASIH ADA DUA LAGI”. Hans membalas.

“JADI PILIHANMU?” Sebuah pesan muncul kembali.

“RETNO, GADIS SOLO TERCANTIK DAN TERBAIK.” Jarinya lincah membalas. Lengannya makin erat memeluk Lisa.

jejakubikel, Kisah Kehidupan

Sendiri

Pantai Losari

“Ayah, Ibu… kini aku sendiri.”

Manis dan legit pisang Eppe menawarkan rasa lapar tak tertahankan. Pakde menggandengku untuk pergi ke dunia  yang tak pernah aku tahu. Ratusan atau ribuan kilometer, aku tak pernah tahu. Aku hanya butuh tempat berpijak dan bersandar. Meski harus menyebrangi lautan.

***
Surabaya
Manis dan legit kutawarkan rasa ini . Aku berdiri di tepi jalan.Ratusan atau ribuan laki-laki menggauliku, Pakde tak pernah mau tahu. Yang dia mau hanya uang.

“Ayah, Ibu… aku masih tetap sendiri.”