Sendiri

Pantai Losari

“Ayah, Ibu… kini aku sendiri.”

Manis dan legit pisang Eppe menawarkan rasa lapar tak tertahankan. Pakde menggandengku untuk pergi ke dunia  yang tak pernah aku tahu. Ratusan atau ribuan kilometer, aku tak pernah tahu. Aku hanya butuh tempat berpijak dan bersandar. Meski harus menyebrangi lautan.

***
Surabaya
Manis dan legit kutawarkan rasa ini . Aku berdiri di tepi jalan.Ratusan atau ribuan laki-laki menggauliku, Pakde tak pernah mau tahu. Yang dia mau hanya uang.

“Ayah, Ibu… aku masih tetap sendiri.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s