Kisah Kehidupan

Pelacur Itu

ilustrasi: berjemur di pulau Kanawa
ilustrasi: berjemur di pulau Kanawa

Turpi, wanita 19 tahun tergagap dalam pergaulan wanita baik-baik. Sejak usia 13 belas tahun dirinya diprogram oleh para germo bagaimana menarik dan melayani lelaki. Setiap gerak tubuh harus ada nilai jual minim moralitas. Jangan tanya iman, agama atau hal religius lainnya, itu kenangan masa lalu ketika masih di kampung. Terlahir yatim piatu seolah hidup tak memberikan  pilihan. Janji bekerja di pulau  seberang ternyata tipu muslihat. Lanjutkan membaca “Pelacur Itu”

Jambi, Kuliner

Mamad , Mpek-Mpek Super Pedas

Ceritanya ada yang kangen berat Jambi. Usai ngubek-ngubek hardisk nemu foto lenggang,  varian mpek-mpek potong dadu  digoreng bersama kocokan telur. Disajikan bersama mie kuning dan acar mentimun dalam linangan cuka manis pedas membara. Lanjutkan membaca “Mamad , Mpek-Mpek Super Pedas”

Kepulauan Riau

Dayang Kukintan di Teluk Tering

Dayang Kukintan Selfie di tepian Teluk Kering
Dayang Kukintan  di tepian Teluk Kering

Delapan remaja putri berkebaya kurung berlarian di tepian Teluk Tering, Batam. Tak ada gundah, hanya kecerian yang terpancar. Meski dunia  ramai berandai-andai siapa yang akan menjadi presiden, usai pesta demokrasi paling liar di negeri ini.

Lanjutkan membaca “Dayang Kukintan di Teluk Tering”

Kuliner, Sumatra Barat

Ajo Paris – Menu Bukber Anak Kos

menu warung ampera Ajo Paris Padang
menu warung ampera Ajo Paris Padang

Dua hal yang bikin merana anak kos di bulan Ramdadhan, minus makanan enak dan makan sendiri ~ anak kos jomblo tepatnya~. Tapi beruntung anak kampus di kawasan Ulak Karang, Padang , Sumatra Barat. Ada rumah makan murah meriah menawarkan kelezatan di lidah , hati dan perut, bernama Ajo Paris. Lanjutkan membaca “Ajo Paris – Menu Bukber Anak Kos”

Jambi, Travelling

Kincir Air Pemecah Biji Kopi

bilik penggilingan kopi Nur - Sungai Penuh
balok kayu mengangguk-angguk memecah biji kopi

Delapan balok kayu mengangguk bergantian menandaskan biji kopi sangrai, dari butiran hitam menjadi remah-remah. Dua lelaki cekatan menggoyang ayakan logam berkilat-kilat. Bubuk kopi berjatuhan membentuk gundukan kecil  di lantai. Suara gemericik air dan ritmis kayu bertumbukan menghipnotis bersama aroma kopi di pagi hari.  

Lanjutkan membaca “Kincir Air Pemecah Biji Kopi”

Lomba, Travelling

[7 Wonders] Napak Tilas 7 Wonders – Kopi Ujung-ujung Sumatra

Terios 7-Wonders Coffee Paradise
Terios 7-Wonders Sumatra Coffee Paradise

Perjalanan 15 hari Terios 7-Wonders Sumatra Coffee Paradise menjelajah bumi Andalas membumbungkan angan untuk menyambangi dua tempat penghasil kopi di ujung Sumatra. Liwa dan Takengon , kota-kota di sisi selatan dan utara pulau Sumatra serupa tak sama. Berada di gugusan bukit barisan berhawa sejuk namun memiliki cita rasa kopi berbeda, robusta dan arabika. Lanjutkan membaca “[7 Wonders] Napak Tilas 7 Wonders – Kopi Ujung-ujung Sumatra”