Hotel, Kepulauan Riau, Kuliner, Video

Akhir Pekan, Ngebrunch Dim Sum Swiss-belhotel Harbour Bay

“Minggu tlah tiba, cheating time!”, teriak teman gua Cahaya yang jadwal olahraga dan dietnya ketat demi body goal ala Sophia Latjuba tahun ini.

Secara hari ini kita janjian buat ngedimsum bareng Swiss-belhotel Harbour Bay. Walau kantor kita tetanggaan tapi selama pandemi, kita jarang ketemu. Jadi ngebrunch di Swiss-belhotel Harbour Bay, jadi tempat buat ketemuan.

Dimsum Sunday brunch ala Swiss-belhotel Harbour Bay
Dimsum Sunday brunch ala Swiss-belhotel Harbour Bay

Kalau biasanya dim sum hadir di antara ritual makan ringan di antara jam-jam makan besar. Swiss-belhotel Harbour Bay menghandirkan dim sum dalam suasana brunch. Secara ini kan hari ini kak, pastinya karena bangun siang jadwal sarapan sudah lewat. Tapi kita tetap mau ngemil manja sebelum makan siang. Ya sudahlah camilan yang konon sudah ada sejak ribuan tahun lalu ini kita ke bawa ritual brunch santai.

Dimsum Sunday brunch ala Swiss-belhotel Harbour Bay
bingung mau makan yang mana 😀

Menikmati dim sum memang harus sesantai itu, dalam porsi dan ukuran kecil dengan varian. Bayangkan kalau porsinya besar, ada 35 jenis varian dim sum yang harus dikudap.

DIM SUM (dalam dialek Cantonese) atau 點心 (dalam bahasa Mandarin) secara harafiah berarti sedikit dari hati atau menyentuh hatimu. Kata ini disunting dan frasa yi dian xin yi (一点心意) yang artinya sedikit tanda mata. Kemudian secara umum kemudian digunakan sebagai istilah untuk menyebut camilan ringan.

Jenis dim sum yang tersaji di sana yakni dimsum goreng seperti pangsit udang, carrot cake, money bag isi ayam wangi, udang kulit tahu, roti udang, udang tepung roti, ayam keju, cakwe, yam cake, ayam pandang, chicken roll, onde-onde, dan menu lainnya. Sedangkan Untuk menu steam atau dikukus, tersedia seafood nori, kaki ayam, siomay nori, steam ayam bungkus, seaweed roll, siomay, feycei dumpling, otak-otak, bakso ikan, ayam kulit tahu asam manis, udang, cabe yong tahu, crabstick dumpling, chiongfan, hakau, chasio pao, dan lou mai gai.

Khusus untuk dimsum steam akan dihantar langsung oleh sang koki, agar tekstur dan rasa tetap terjaga sampai di meja konsumen.

Dimsum Sunday brunch ala Swiss-belhotel Harbour Bay
Suasana resto yany cozy menambah semangat makan
Dimsum Sunday brunch ala Swiss-belhotel Harbour Bay
Dim Sum disajikan panas-panas pas rasa dan tekstur.

Menilik dari kualitas rasa dan tekstur dari setiap dinsum yang saya nikmati. Ini jelas bukan dimsum frozen yang biasa dibeli di swalayan. Kekenyalan tekstur di setiap gigitan menggambarkan betapa olahan makanan ini menggunakan bahan terbaik dan dibuat dengan skill mumpuni. Ya kuliner itu bukan hanya seni mengisi perut tapi bagaimana sebuah pengalaman rasa yang tak akan terlupakan.

Dimsum Sunday brunch ala Swiss-belhotel Harbour Bay
live cooking carrot cake

Saat langit-langit lidah agak sedikit berlemak dan pedas dihantam saus nikmat dimsum maka chinese tea jenis qu-an atau pu-er pun menjadi penawarnya.

“Ah nikmatnya brunch kali ini.”, sekali lagi Cahaya tampak merapikan posisi duduknya, perutnya terasa agak begah tapi masih ada ruangan lain untuk hidangan penutup. Seorang rekan menawarkan gu ling gao yang disajikan dengan campuran madu, yang rasanya agak mirip es cincau tapi di ujung lidah menyisakan rasa pahit tipis bagai jamu.

Gui ling gao merupakan Chinese herbal jelly yang dari jaman dulu dipercaya untuk panas dalam, membuat kulit lebih kenyal, bagus juga untuk diabetes.

“Kak coba Gui ling gao dulu, agar tak terlalu merasa berdosa.”

“Oh iya paling tidak hari ini ada makanan sehat ya?”, celoteh Cahaya.

Tak lama berselang Cahaya membawa semangku mie ayam besar lalu melapahnya dengan pandangan nanar. Ya kuliner memang selalu membuat bahagia apalagi di akhir pekan saat cheating time.

“Hmmm nikmatnya”, gumam Cahaya sembari menyuapkan mie ayam berbumbu dengan toping penuh.

“Oh iya nanti kita bagi dua ya apple pie ini”, tangannya menunjuk piring di tengah meja.

Sesi Manis

Untuk menyeimbangkan rasa, di akhir sesi hura-hura brunch kali ini mencicipi beragam panganan manis. Pilihannya beragam mulai dari eperti bread and butter pudding, muffin, soft roll,croissant, fruit danish, cinnamon danish,banquette, es krim, minuman sari buah dan aneka buah potong.

Tapi tetap incaran Cahaya, apple pie manis segar dengan aroma kayu manis kuat. Tekstur kulit crunchy gurih menggoda dipadu isian apple kaya rasa. Cress lalu lumer di dalam mulut setelah kulitnya hancur berkeping-kuping. Ada juga cheese cake lembut. Ya Tuhan , semua kerinduan akan makanan terpuaskan tanpa sisa.

Aku yang tetap langsing walau makan banyak (tapi bohong)

Kini menyisakan bengong kekenyangan. “Makan apalagi?”

“Tenang kita tarik napas sekali lagi… Turunin pelan-pelan sambil ngeteh. Nanti kita tutup ronde terakhir dengan croissant dan kek coklat.”

“Deal!!!” Ya kami memang selalu sekata dalam urusan makanan.

Waktu menunjukan pukul 14:00 WIB, saatnya menyudahi kuliner brunch ala Swiss-belhotel Harbour Bay .

Swiss-belhotel Harbour Bay
Alamat: Jl. Duyung Sei Jodoh, Sungai Jodoh, Kec. Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau 29432
Telepon: (0778) 7415888

untuk pengalaman lebih lengkap simak vlognya juga 😀

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s