Hujan datang silih berganti 15 menit setelah biduk kayu kami meninggalkan Jembatan II Barelang hingga. Langit biru berubah muram menjadi menjadi gumpalan awan hitam. Sejatinya ini Fun Day, semua orang harus bahagia meski derai air berjatuhan dan gelombang air menyodok-yodok lambung kapal.
Tag: featured
[Video] The Pier Cafe n’ Grill
Ngafe di tepi pelabuhan berpayung jingga senja , tak lama ronanya meredup berganti malam penuh kerlap-kerlip cahaya kapal. The Pier tempat yang tepat untuk bersantai 😀 . Intip yuk videonya. Lanjutkan membaca “[Video] The Pier Cafe n’ Grill”
#PenyengatFest – Festival Pulau Penyengat 2016
Bahagia rasanya mendengar kabar sebuah Festival akan berlangsung di Pulau Penyengat, Kepuluan Riau. Senandung Gurindam Dua Belas sastra karya Raja Ali Haji akan dilantunkan dalam perayaan akbar. Lanjutkan membaca “#PenyengatFest – Festival Pulau Penyengat 2016”
Rebranding Grand I Hotel Batam
” Your Home Away.” Slogan Grand I Hotel mengingatkan saya pengalaman dua tahun lalu ketika baru mutasi ke kota Batam. Menempati hotel yang hanya sepelemparan batu dari pusat perbelanjaan Nagoya Hill dan masjid Jabal Arafah.
Cara Mendapatkan Apartment Terbaik untuk Gaya Hidup Anda di Jakarta
Jakarta adalah salah satu tempat terbaik di dunia untuk mendapatkan sebuah apartment baru. Sebagian besar dari apartment itu terpelihara dengan baik, mempunyai kesan mewah, dan memamerkan sejumlah desain terbaik yang terlihat di suatu kompleks bangunan seperti itu. Apapun jenis tempat yang ingin Anda tinggali, pasti ada suatu apartment di luar sana yang sesuai dengan gaya Anda. Mungkin Anda suka berendam untuk mengusir kepenatan di hot tub, atau Anda hanya ingin hidup sebagai pemilik rumah yang sederhana. Apapun itu, Anda akan menemukan apa yang Anda cari. Lanjutkan membaca “Cara Mendapatkan Apartment Terbaik untuk Gaya Hidup Anda di Jakarta”
7 Tips Memilih Arloji Backpacking
Bagi saya arloji mungkin sudah seperti istri *eeh* Bayangkan , mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi , benda itu tak pernah lepas dari pergelangan tangan. Kadang tidur dan mandi arloji tetap dikenakan , maklum arlojinya waterproof dan kelon–able.
Saat travelling?
Wah itu sih wajib banget, meski fungsi penunjuk waktu dapat digantikan oleh ponsel atau tablet. Arloji bukan saja wajib bawa tapi harus dikenakan.
Travelling memang tidak harus patuh dengan itinerary yang dibuat, tapi wajib patuh dengan jadwal keberangkatan pesawat terbang . Maklum tiket pesawat tidak semurah ongkos ojek. Andai pun murah tak mudah untuk didapatkan bukan? *terbayang begadangan nunggu promo tiket*
Meski sekarang smartphone aplikasinya segambreng , dari pesan tiket sampai membuat perencanaan perjalanan. Tapi ia tidak dapat diandalkan seratus persen karena masih ada kemunginan kehabisan daya.
Selain itu dengan mengenakan arloji , rasanya ada seseorang yang senantiasa melingkarkan hati dan jarinya di pergelangan tangan ini . Jadi walau travelling sendirian, terasa lebih nyaman. *mata berkaca-kaca*
Apakah semua arloji bisa dikenakan saat travelling. Bisa saja sih , tapi kayanya nggak pas kalau jalan-jalan ke gunung kamu pakai arloji keluaran LV bertali kulit buaya dan bertahtakan berlian.
Biar nggak salah pilih arloji saat backpacking simak tips berikut:
1. Kebutuhan
Prioritas saya memilih jam adalah kebutuhan. Kalau kamu suka naik gunung atau membutuhkan arloji yang tidak hanya sekedar penunjuk waktu tapi penunjuk arah dan mampu membaca suhu serta arah angin. Sekarang varian arloji outdoor lebih beragam disesuaikan peruntukannya , untuk mendaki gunung hingga menyelam ke dasar lautan.
Karena aktivitas travelling saya tidak terlalu ekstrim dan cantik , hanya sebatas snorkeling , hikking , dan menyelami hati seorang wanita, rasanya arloji outdoor standar cukup . Waterproof hingga 30 meter serta tanpa kompas dan altimeter. Fitur shockproof jelas perlu , selain berfungsi meredam guncangan fisik, ia akan dibutuhkan saat hati ini terguncang. *uhuk!*

2. Material
Pilih material yang mudah dibersihkan seperti plastik atau titanium. Jika kamu bertanya apa beda kedua material ini. Jelas harganya.
Titanium merupakan logam yang paling ringan dan kuat, bahkan lebih kuat dari baja. Selain kuat jam dengan material ini nyaman dikenakan.
Jangan pernah berpikir untuk mengenakan jam kulit saat beraktivitas ekstrim. Selain tak nyaman , jelas akan sulit dibersihkan dan dikeringkan jika terkena air dan kotoran.

3. Model dan Warna
Bagi sebagian backpacker – terutama cewek – gaya itu penting. Jadi jangan heran meski jalan-jalannya minimalis gayanya harus maksimal.
Pilih warna netral yang bisa di-mix match dengan semua outfit seperti silver, hitam atau putih. Tapi kalau kamu PeDe tak ada salahnya memilih warna primer seperti : merah, kuning atau biru. Gaya warna tabrak lari (tidak senada) membuat tampilan foto piknik lebih meriah.
4. Dimensi
Kebanyakan jam outdoor memiliki dimensi besar di tangan. Selain terasa berat , jelas terlihat mencolok. Rasanya tak aman jika kamu berpegian dengan cara ekstrim (backpacking) atau tidur sembarangan, terminal bis misalnya.
Oleh karena itu saya memilih arloji yang tidak terlalu besar dengan model sederhana. Meski harganya mahal, sekilas terlihat murah itu jauh lebih aman pastinya.
5. Sumber Energi
Sebagian besar energi arloji menggunakan baterai, daya tahannnya bervariasi dari 3 , 5 hingga 10 tahun.
Tak mau pusing dengan urusan mengganti baterai atau kamu hobi travelling di dalam rimba . Rasanya fitur tough solar bisa menjadi pilihan. Dengan mengandalkan sinar matahari , arloji kamu tetap akan berdaya meski kehabisan daya baterai.
6. Harga
Harga sebetulnya kembali ke selera dan kesesuaian isi kantong. Beberapa merk yang memposisikan diri sebagai produsen jam outdoor memiliki kastanya masing-masing. Harga memang berkaitan erat dengan kualitas , termasuk material dan fitur yang diusung.
7. Asli
Sebagian besar arloji bermerk memang berasal dari luar negeri dan tiruannya banyak beredar di pasaran. Saran saya, belilah arloji asli meski tidak terlalu bermerk, dibandingkan arloji bermerk tapi KW. Apalah arti perempuan cantik tapi dulunya ia lelaki.
Apalagi sekarang beberapa produsen peralatan outdoor lokal juga memproduksi arloji dengan kualitas bagus dan harga terjangkau.
Nah kalau kamu arloji andalan piknik kamu apa?
Sejak kecil saya sudah dikenalkan dengan arloji asal Jepang. Dan makin jatuh cinta ketika remaja Casio menghadirkan varian sporty bertajuk G-SHOCK dan konsisten hingga sekarang.
Sebetulnya tangan saya yang kecil tidak terlalu cocok dengan model jam ini . Tapi beruntung belakangan Casio G-SHOCK mengeluarkan punya varian yang tidak terlalu bongsor. Secara dimensi DW-5600BB mungil hampir mirip BABY-G dengan desain unisex namun elegan.
Meski memiliki beberapa koleksi jam tangan , kini Casio G-SHOCK DW-5600BB menjadi favorit . Ia terkesan sederhana dengan layar hitam dan angka digital berwarna. Sekilas terlihat seperti arloji seharga seratus ribu rupiah tapi aslinya….
Penasaran dengan arloji kesayangan saya. Cari jawabannya di sini.
[Video] Nongsa Point Marina & Resort
Kalau hanya membaca kisah dan melihat foto, rasanya tak lengkap ya? Baiklah , berikut video Nongsa Point Marina Resort. Jangan salahkan saya jika kamu semakin tergoda bertandang ke Batam. #KepriBukanRiau Lanjutkan membaca “[Video] Nongsa Point Marina & Resort”
Fish Talk – Ikan Berkisah Lewat Rasa Plus Wejangan Foodies Batam
Fish Talk. Ikan bicara? Duh jadi kebayang adegan bawang putih yang lagi nyuci di kali lalu bertemu ikan mas ajaib. Lanjutkan membaca “Fish Talk – Ikan Berkisah Lewat Rasa Plus Wejangan Foodies Batam”
