Jogja tak selalu rindu, bagi bapak Jogja adalah buku yang ia ingin tutup rapat rapat sampulnya . Lembaran kertas bagai bilah mata pisau, jika membukanya bisa saja terluka kembali dan berkali kali. Setiap orang punya luka dan kami setia menanti duka sirna. Setelah dua puluh tahun lebih ia kembali.
Lanjutkan membaca “Membimbing Hati Bapak ke Jogja”Kategori: Travelling
Bukan Drama Random Check Singapura, Tapi Nyaris Dideportasi
“Kak boleh ikutan kalau trip ke luar neger. Sepertinya tripnya seru!”
Begitulah kebanyakan komentar video traveling ada dm media sosial yang sering saya terima. Saya lumayan rajin mendokumentasikan perjalanan untuk kepentingan pribadi dan katanya terlihat seru. Padahal aslinya :D, banyak kejadian bodohnya, khilafnya, randomnya, gamblingnya, deg-degannya. Seperti kejadian dua hari lalu.
Ini aslinya bodohnya parah, banget! Saya nyaris dideportasi ketika akan masuk Singapura karena kelalaian kecil. Eh besar ding!
Lanjutkan membaca “Bukan Drama Random Check Singapura, Tapi Nyaris Dideportasi”Vlog Series – Umroh Flashpacker, Umroh Bujet Dengan Kereta Cepat
Setiap orang punya cara masing-masing ke tanah suci. Tanpa mengecilkan mereka yang koceknya tebal, ada baiknya lebih open minded dengan pilihan perjalanan. Ransel, koper atau buntelan kain esensinya tetap sama ibadah memenuhi panggilannya. Karena kita tak akan pernah tahu, rahasia Allah memanggill umatnya ke tanah suci.
Travel vlog series kali ini merupakan 13 vlog yang merangkum perjalanan kami ke tanah suci dengan cara yang berbeda dengan orang-orang. Harus pergi memutar ke Jogja dan Solo hingga memantapkan hati dengan cara singkat atau flashpacker.
Lanjutkan membaca “Vlog Series – Umroh Flashpacker, Umroh Bujet Dengan Kereta Cepat”[Video] Blind Trip Singapura – Sampai Teluk Ayer, Peninggalan Komunitas Islam India
Jika ada yang berkata jika wisata Singapura itu-itu saja. Bisa jadi benar tapi coba kamu jalan kaki tanpa tujuan hanya mengikuti insting , matikan pet di gawai. Bagi saya setiap tempat di muka bumi selalu menarik. Kalau kamu hanya cari yang viral dan indah untuk di foto, kita bukan teman jalan.
Lanjutkan membaca “[Video] Blind Trip Singapura – Sampai Teluk Ayer, Peninggalan Komunitas Islam India”Umroh Flashpacker, Umroh Mandiri Bagi Yang Waktu dan Bujet Mepet
Berawal dari nongkrong di salah satu gerai kopi di Tokyo , kami memesan tiket pp Solo – Jeddah seharga 4,7 juta rupiah.
“Itinerary dan gimana-gimananya nanti aja mikirnya. Pesan dulu.”
“Yoi, lagian masih ada waktu 10 bulan.”
“Klik”, tiga tiket sukses dipesan dan dibayar dengan kartu kredit, 6 kali cicilan.
Lanjutkan membaca “Umroh Flashpacker, Umroh Mandiri Bagi Yang Waktu dan Bujet Mepet”Vlog Series – Nonton Konser Coldplay Singapura Tanpa Cuti
Mendadak nyingapur , gegara dapat muntahan tiken konser Coldplay Singapura. Sejak beberapa bulan lalu gagal war memburu tiket online, saya sudah menghapus harapan menonton penampilan Coldplay di negeri singa. Eh siapa sangka tanggal 25 Januari 2024 seorang rekan menawarkan tiket murah.
“Mas Danan, suamiku nggak bisa menonton. Mau nggak tebus tiket murah untuk 26 Januari 2024”.
“Heh… Mau… Mau…”, jawab saya spontan.
Dan drama berangkat ke Singapura hari Jumat terjadi. Barulah akan melangkah rekan kerja saya berkata, ” Mas besok pagi, kita ke Pemping. Sepertinya bulan ini sudah tidak ada windows lagi.”
“Heh…?”
“Iya besok, kita jalan jam 10 pagi saja.”
Lanjutkan membaca “Vlog Series – Nonton Konser Coldplay Singapura Tanpa Cuti”Drama Hotel Yang Embuh Banget
Setelah pandemi banyak banget curhatan traveler yang sudah memesan kamar di aplikasi nganu, eh ternyata zonk! Hotel sudah tak bekerjasama dengan kamar dan kamu nggak dapat kamar. Deritanya cari hotel baru, padahal hari sudah malam dan high season. Cari hotel sama susahnya mencari jodoh ketika kamu sudah berusia di atas 40 tahun dengan rekening yang nggak tebal dan perut mulai membuncit. Eh!
Lanjutkan membaca “Drama Hotel Yang Embuh Banget”Duit Dua Ribu Pun Butuh Keiklasan
“Ngasih dua ribu perak, nggak akan bikin miskin”, celoteh seorang tukang parkir. Saat seorang ibu menolak membayar parkir kendaraan roda empat karena tak diberikan karcis parkir.
“Bukan dua ribunya Mas. Tapi iklasnya. Kalau pengemis jelas tapi ini jasa yang akan dibayar. Situnya aja nggak jelas pas saya datang. Saya akan pergi baru muncul.”, Si Ibu tak kalah sengit.
“Dasar pelit, kalau nggak mau bayar udah”, celoteh tukang parkir sambil berlalu.
“Saya mau , tap ada nggak karcisnya. Kalau nggak ada karcisnya, kamu masuk kantong sendiri kan. Dasar preman berseragam”, omelan si ibu makin gahar membuat preman kabur.
Lanjutkan membaca “Duit Dua Ribu Pun Butuh Keiklasan”