Hujan datang silih berganti 15 menit setelah biduk kayu kami meninggalkan Jembatan II Barelang hingga. Langit biru berubah muram menjadi menjadi gumpalan awan hitam. Sejatinya ini Fun Day, semua orang harus bahagia meski derai air berjatuhan dan gelombang air menyodok-yodok lambung kapal.
Kategori: Kepulauan Riau
[Video] The Pier Cafe n’ Grill
Ngafe di tepi pelabuhan berpayung jingga senja , tak lama ronanya meredup berganti malam penuh kerlap-kerlip cahaya kapal. The Pier tempat yang tepat untuk bersantai 😀 . Intip yuk videonya. Lanjutkan membaca “[Video] The Pier Cafe n’ Grill”
#PenyengatFest – Festival Pulau Penyengat 2016
Bahagia rasanya mendengar kabar sebuah Festival akan berlangsung di Pulau Penyengat, Kepuluan Riau. Senandung Gurindam Dua Belas sastra karya Raja Ali Haji akan dilantunkan dalam perayaan akbar. Lanjutkan membaca “#PenyengatFest – Festival Pulau Penyengat 2016”
Rebranding Grand I Hotel Batam
” Your Home Away.” Slogan Grand I Hotel mengingatkan saya pengalaman dua tahun lalu ketika baru mutasi ke kota Batam. Menempati hotel yang hanya sepelemparan batu dari pusat perbelanjaan Nagoya Hill dan masjid Jabal Arafah.
[Video] Nongsa Point Marina & Resort
Kalau hanya membaca kisah dan melihat foto, rasanya tak lengkap ya? Baiklah , berikut video Nongsa Point Marina Resort. Jangan salahkan saya jika kamu semakin tergoda bertandang ke Batam. #KepriBukanRiau Lanjutkan membaca “[Video] Nongsa Point Marina & Resort”
Fish Talk – Ikan Berkisah Lewat Rasa Plus Wejangan Foodies Batam
Fish Talk. Ikan bicara? Duh jadi kebayang adegan bawang putih yang lagi nyuci di kali lalu bertemu ikan mas ajaib. Lanjutkan membaca “Fish Talk – Ikan Berkisah Lewat Rasa Plus Wejangan Foodies Batam”
Sunday Roast – Makan Siang Atas Nama Rindu
Kuliner terkadang menjadi cara untuk menuntaskan rasa rindu akan kampung halaman. Mencecapi setiap rasa dan tekstur melalui masakan lalu terbayang kenangan tanah kelahiran.
Apalagi jika rasanya benar-benar otentik, sejenak kerinduan itu terpuaskan, lalu berikutnya kamu kembali merindu. Obatnya kamu harus kembali menyambangi kembali resto, lalu kecanduan.
Lanjutkan membaca “Sunday Roast – Makan Siang Atas Nama Rindu”
Kepo Chill & Relax Photo Contest
Saya bukan penghobi fotografi mode. Tapi sebagai orang yang pernah sangat mencintai dunia fashion dan bercita-cita jadi fashion designer, ke-kepo-an tak kala melihat sesi pemotretan.
“Kalau kepo kenapa ngga ikutan moto kak?”
“Duh passion (bukan fashion) saya sudah berubah, lebih suka halan-halan alias travelling. Penghobi fotografi fashion kalau hunting beramai-ramain dan objeknya satu. Apa serunya, nanti hasil fotonya sama.”

O iya , jangan bilang-bilang kalau aslinya saya bukan peserta kontes foto. Kebetulan lagi ngemper di Nongsa Point Marina & Resort lalu nimbung dan pake kepo.
Di jepretan pertama terlihat lokasi lebih menjual dibandingkan fashion. Keberadaan model merupkan pelengkap , agar kolam renang terlihat lebih dinamis dengan aktivitas.

Aslinya foto di atas bisa untuk jualan fashion atau destinasi wisata. Tapi… Modelnya gagal.
Lho, kok?
Andai modelnya lebih santai dengan kaki menyilang rapat, jempol kaki kiri dan tangan kiri menopang lebih elegan, foto ini keren secara komposisi dan objek. Satu lagi, sayang wajah sang model kelihatan tegang karena silau. (Kejem bener komentarnya)

Saya suka banget foto di atas, bukan karena modelnya kelihatan kecil tapi bangunan, kolam dan model menjadi kesatuan yang pas banget. (Ye muji hasil foto sendiri)

Nuansa hunting fotografi model kebanyakan seperti ini, digang bang rame-rame. Sampai modelnya lelah dan kadang nggak fokus. Ironisnya kadang bingung mau lihat kamera yang mana. Yakinlah tidak semua fotografer mendapatkan foto bagus.

Memfoto model lebih dari satu ternyata tidak mudah. Mungkin dari 15 frame hanya satu foto yang hasilnya memuaskan. Para model terlihat tidak berinteraksi dan tanpa kontak mata satu dengan yang lain. Kita butuh pengarah gaya.
Ini temanya Chill n Relax tapi kenapa tidak kelihatan benar-benar santai.

Komposisi itu salah satu faktor penting fotografi. Andai lagi, modelnya ngga cuma berdiri di kolam tapi ada yang berenang gaya punggung, pasti lebih cakep.
Model harus sadar , ketika berdiri di dalam air dan di ambil dari atas akan terlihat pendek/cebol. Duh susahnya jadi model, harus sadar kamera dan sadar diri.

Setelah mengkoreksi pose saatnya menajamkan tatapan ke wajah model. Maenkan lensa panjang, zoom in. Bagi beberapa orang akan sangat mudah berhadapan dengan kamera berlensa panjang dibandingkan dengan yang pendek. Maksudnya?
Memainkan ekpresi wajah saja akan lebih mudah dibandingkan mengkombinasikan dengan gesture dan bahasa tubuh. Jadi kenapa pada akhirnya ada model catwalk dan model foto. Itu karena keterbatasan kemampuan.

Model profesional harus mengenal tubuh dan wajahnya dengan sangat baik. Dimana sisi fotogenik dan pose terbaiknya. Seperti model pria di atas , memiliki tulang rahang persegi. Salah sudut pengambilan gambar, wajah akan terlihat pendek.

Masukan kejam lagi. Dalam suasana apapun idealnya model tidak terlihat biasa-biasa saja. Ekpresi wajah datar tanpa emosi atau duck face harus dihindari. Lelah tak seharusnya membuat roman wajah berubah.
Duh lelah banget jadi model, apalagi fotografer banyak maunya dan galak.
Eh tapi beneran , jadi model nggak cuma model wajah apik dan body aduhai. Banyak hal yang harus dipelajari agar bisa bersinergi dengan banyak orang seperti: fotografer, penata gaya, desainer, tukang dempul (make up) dan satu lagi klien.
Hmmm, tambah lagi satu koreksi. Untuk sesi foto kolam renang yang temanya chill n rilex , bikini hitam rasanya tidak pas. Warna-waran berani, merah atau warna primer bisa menjadi pilihan. Ingat ini bukan malam pemilihan kontes kecantikan.
Tahu kan kepo dan cerewetnya saya, andai jadi fotografer model? So , saya memutuskan jadi blogger piknik yang hobi foto saja.
Meng-capture momen natural tanpa arahan berlebihan itu menyenangkan. Bener nggak sih?


Terimakasih buat penyelanggara foto kontes dan mohon maaf jika tulisan di atas cukup pedas. Tak ada tedensi apapun kecuali kepo dari seorang blogger piknik yang belum pernah memfoto model.
Adakah yang mau saya foto sebagai model, tapi kamu harus @#$!@#%!#%!#%#!@% (fotografernya nyinyir).

Nongsa Point Marina
Jalan Hang Lekiu Nongsa
Batam, Riau Islands
Indonesia, 29466
Phone: +62-778 761333
Fax: +62-778 761330
Email: reservation@nongsapointmarina.com
Nongsa Resorts
21 Media Circle
#07 – 01 Infinite Studios
Singapore 138562
Phone: +65 6438 0321
Fax: +65 6224 0778
Email reservation.sg@nongsaresorts.com
Operating Hours: Mondays to Fridays 9am to 6 pm
