Sunday Roast – Makan Siang Atas Nama Rindu

Kuliner terkadang menjadi cara untuk menuntaskan rasa rindu akan  kampung halaman. Mencecapi setiap rasa dan tekstur melalui masakan lalu terbayang kenangan  tanah kelahiran.

Apalagi jika rasanya benar-benar otentik, sejenak kerinduan itu terpuaskan, lalu berikutnya kamu kembali merindu. Obatnya kamu harus kembali menyambangi kembali resto, lalu kecanduan.

Samudra Bar Nongsa Point Marina Resort
Samudra Bar Nongsa Point Marina Resort

Sunday Roast seolah menjadi ritual tak terpisahkan bagi penghuni  Nongsa Point Marina Resort yang mayoritas ekspatriat. Setiap hari minggu  dihelat acara makan siang bersama , menunya bukan barbeque tapi roast. Memang ada bedanya?

Baiklah , sekarang kita belajar memasak. Kata Mbak Google, roast adalah sistem memanggang dibungkus (dengan menggunakan alumunium foil) dalam oven tanpa campuran apa-apa. Jadi jangan heran, kok daging hasil roast rasanya tawar. Tenang Bro, nanti dimakannya dengan saus tertentu.

Sedangkan grill adalah memanggang dengan memakai gas atau arang, namun lebih bagus dengan arang di atas papan panggang dan dilakukan secara langsung. Nah kalau barbeque, bisa kamu intip di sini ritual serunya.

Makan siang : Australian Roast Beef dan Corn Fed Roast Chicken
Makan siang : Australian Roast Beef dan Corn Fed Roast Chicken

 

Wajah-wajah itu tak terlihat kelaparan seperti saya , tapi merindukan sesuatu. Mereka tak langsung menghambur  ke meja bufet tapi duduk melingkar di meja makan besar, untuk bercengkrama.

Tegur sapa  menyadarkan bahwa kita tak sendiri di sini. Ada manusia lain yang memperhatikanmu, memberi sinyal untuk berinteraksi hingga terjalin komunikasi.

Mereka tidak sehari dua hari di sini. Sudah ada yang  menjadi penghuni tetap hingga puluhan tahun di resor bergaya Mediterania. Jadi jangan heran jika persahabatan itu kini menjelma menjadi persaudaraan erat. Dan  Sunday Roast lebih mirip  arisan keluarga besar. Tua, muda hingga anak-anak berbaur menjadi satu di meja-meja serambi Samudra Bar.

Jadi penjaga Bar sebelum makan siang
Wajah kelaperan 😀

Saya penasaran, mengulik satu persatu menu andalannya : Australian Roast Beef, Rack of Lamb dan Corn Fed Roast Chicken. Dalam kata-kata orang awam mungkin daging sapi, kambing dan ayam panggang. Dari tampilannya semuanya jelas menggoda, tapi saya hanya mencicpi daging sapi dan ayam dilengkapi dengan Mushroom Sauce.

Australian Roast Beef dimasak medium
Australian Roast Beef dimasak medium
Corn Fed Roast Chicken, tingkat kematangan pas banget
Corn Fed Roast Chicken, tingkat kematangan pas banget

Sate ayam merupakan  kuliner “bakaran” nusantara juga turut melengkapi jamuan makan siang kali ini. Tak lupa ada saus kacang tanah kental siap menemani kuliner terkenal Indonesia.

pemandangan dari serambi Samudra Bar
pemandangan dari serambi Samudra Bar

Dan yang paling spesial sajian ini ditemani segelas wine atau champagne. Mungkin untuk udara pantai sepanas Nongsa  agak berlebihan. Tapi tidak untuk sajian atas nama rindu. Di negara aslinya minuman tadi menjadi menu wajib dalam setiap jamuan makan formal.

Sambil memandang kolam , sepotong  daging berlimpah saus mushroom masuk ke dalam mulut. Ia tak hanya bergerilya mambangkitkan indra perasa, tapi juga nuansa. Bayangkan kamu berada di antara bangunan bergaya Mediterania sambil menikmati kuliner yang tak biasa. Ya, akan terasa jauh dari nusantara. Apalagi di sini tak terlihat tamu berparas Asia, apalagi Melayu.

“Slurp…” Seruput anggur putih menyempurnakan khayalan tentang negeri seberang benua.

meja bufet dessert di dalam Samudra Bar
meja bufet dessert di dalam Samudra Bar

Usai makan siang , biasanya keluarga dengan anak -anak beringsut ke kolam renang. Menjalani ritual berikutnya, bermain air bersama. Ya, mungkin ini cara paling mudah mengobati kerinduan akan kampung halaman. Daripada mudik berat ditiket , mendingan lunch bareng teman dan tetangga yang sama-sama galau.

Eh saya jadi kepikiran. Kira-kira bagaimana ritual orang Indonesia yang di luar negeri sana? Apakah mereka suka berkumpul bersama dengan teman senasib perantauan untuk mengobati rindu?

“Nggak usah , jauh-jauh kepikiran ke seberang samudra. Coba tengok TKI kita di Singapura , tiap akhir pekan pasti pada mejeng di Orchard Street Singapura. Ritual berikutnya mereka akan menghampiri warung bakso atau ayam bakar yang berada di Lucky Plasa.

Saya semakin percaya dengan pepatah cinta memang datangnya dari perut. Dan cara mengobati kerinduan hati dengan memanjakan perut. Mari makan :D.

~Selesai~

promo-dine-sundayroast
rate-sundayroast

Nongsa Point Marina
Jalan Hang Lekiu Nongsa
Batam, Riau Islands
Indonesia, 29466

Phone: +62-778 761333
Fax: +62-778 761330
Email: reservation@nongsapointmarina.com

Nongsa Resorts
21 Media Circle
#07 – 01 Infinite Studios
Singapore 138562

Phone: +65 6438 0321
Fax: +65 6224 0778
Email reservation.sg@nongsaresorts.com
Operating Hours: Mondays to Fridays 9am to 6 pm

 

 

 

 

12 pemikiran pada “Sunday Roast – Makan Siang Atas Nama Rindu

  1. Ya, untuk menyembuhkan rindu kampung halaman, saya pun mencari makanan khas rumah di sini… lidah dan perut bisa jadi sangat melipur Mas. Apalagi dengan orang-orang seperantauan, berasa senasib, obrolan pun jadi karib banget. Ah, jadi kepengen menyambangi teman-teman sedaerah dan makan makanan rumah deh, kalau begitu. Ide yang sangat bagus :)).

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.