Curahan

Drama Red Doorz – Niat Baik Tidak Selalu Didukung Alam Semesta

Ya saya tahu kadang ini bukan salah siapa-siapa tapi memang alam semesta yang belum berkenan. Niat baik tidak selalu berbuah baik.

Selama pandemi saya punya ritual baru, review hotel tanpa endorse apalagi dibayar. Ini satu bentuk dukungan kepada industri pariwisata yang sedang lesu.

Kegabutan di bulan Oktober ini, mengantarkan saya pada aplikasi penyedia hotel-hotel dengan harga terjangkau. Dalam satu lamannya tertulis hotel dengan fasilitas premium . Sebetulnya sudah lama saya ingin staycation di Red Doorz Permata Baloi Green. Kata beberapa rekan blogger tempatnya seru sih, ada kolam renang dan beberapa kamar memiliki bathtube.

Kartu Kredit Habis Terbitlah Traveloka PayLater

Hal paling menyedihkan dua tahun terakhir ini adalah tidak bisa traveling alias DRS (di rumah saja). Bayangkan saya yang konon seorang travel blogger tidak bisa traveling. Terus saya musti ngapain? Menulis ulang kisah perjalanan lama atau jalan-jalan digital dengan google map. traveloka paylater

Beri peringkat:

[Vlog Series] Semangat Baru Setelah Mudik Nataru 2021

Ada kekhawatiran tahun ini tidak bisa mudik lagi di liburan natal dan tahun baru karena rencana pemerintah akan menaikan level ayam geprek , eh level kewaspadaan covid 19. Pembatasan aktivitas traveling bagi pegawa negeri sipil dan BUMN beserta anak perusahaannya. Gimana nih sudah hampir dua tahun nggak pulang kampung lho.

Beri peringkat:

Jadi bermodalkan kode potongan harga, saya mantap untuk meminang salah satu kamarnya dan membuat konten. Rencana sih mau bikin video ala-ala trip dan kuliner di tengah kota. Secara hotel ini dekat dengan salah satu pusat hiburan dan perbelanjaan terkenal di kota Batam.

Hotel sudah dipesan, gear sudah disiapkan, baju sudah dipacking! Saatnya meluncur ke kawasan Baloi yang sesungguhnya nggak jauh dari kosan :D.

Suprise!

Tidak sulit bagi saya untuk menemukan penginapan yang berlokasi di tengah perumahan, cukup mengandalkan google map akhirnya sampai di tujuan dengan selamat.

Setelah memasuki pintu pagar dan mengikuti petunjuk akhirnya sampai di meja resepsionis. Setelah menunggu sekian lama akhirnya seorang perempuan mengkonfirmasi pesanan kamar. Dan ternyata si Mbaknya musti telepon owner properti karena ternyata ia belum mendapat kabar bahwa hari ini akan ada tamu check in.

Setelah mendengar percakapan mereka, akhirnya saya tahu bahwa properti ini sudah memiliki kerjasama dengan Red Doorz dan kontraknya baru putus 30 September 2021.

“Eh tapi kenapa saya masih bisa melakukan reservasi tanggal 1 Oktober kemarin?”

“Coba telepon CS-nya saja”, diujung telepon sang owner memberikan solusi.

“Baiklah…” Saya pun menghubungi CS Red Doorz yang ternyata namanya Nove, Rove eh Neva atau siapapun lah. Karena apa arti sebuah nama kalau ternyata dia cuma robot pintar penjawab telepon yang nggak pintar-pintar amat. Kami berulang-ulang salah paham sampai sayau harus menelpon berkali-kali hingga akhirnya bisa bicara dengan CS bukan robot.

Ternyata sang CS tidak langsung memberikan solusi karena ini berhubungan dengan departemen lain dan harus dikonfirmasi.

Setelah menunggu 15 menit, mendapat kepastian tidak dapat staycation di Red Doorz Permata Baloi Green. CS sempat menawarkan properti premium lain tapi jujur mood sudah melorot sampai ke dengkul. Jangankan staycation, melihat ransel saja sudah malas. Saya memilih refund walau tidak bisa mengobati kekecewaan

Sejenak percakapan di telepon terputus dan menghubungi kembali sang CS susah banget. Kembali Reva, Nove (mesin penjawab telepon) atau siapapun yang terus-terusan memberikan php, “Maaf CS kami sedang sibuk… Maaf CS kami sedang sibuk.”

Re Fun

Fix sudah tidak dapat staycation, saya beranjak pergi lalu nongkrong di kafe untuk mengembalikan mood. Agak kentang sih masalah refund belum tuntas dibahas tapi nantilah tunggu mood balik, aku lelah di php sama si robot penjawab telepon.

Teringat kontak rekan, marketing red doorz sayapun curhat lalu memberikan kode booking kamar. Kira-kira 15 kemudian akhirnya transaksi kamar dibatalkan, pembayaran dikembalikan dan mendapatkan voucher 75 ribu rupiah.

Lalu hari ini mencoba untuk tetap re fun dengan nongkrong di kafe sambil senyum-senyum sendiri. Kejadian seperti ini sih belum seberapa, pernah lho saya review kamar hotel, sudahlah lintas negara, tiket pesawat beli sendiri. Eh dijebak kamar paling mahal lalu suruh bayar.

Memang gimana cerita detailnya?

It,s long story. Aku nggak enak aja kalau cerita, bisa terjadi perang saudara, membubarkan pertalian saudara, cinta, bahkan persahabatan :D.

Gimana kak?

(cerita gantung) Kalau komen sampai seratus aku lanjutin 😀

10 tanggapan untuk “Drama Red Doorz – Niat Baik Tidak Selalu Didukung Alam Semesta”

  1. Haduh…banyak dong seratus komen om 😀

    pintu merah belum pernah coba sih, tp kalo si oyo pernah kayak gini, dibilangin kalo pesanan kita gak masuk (padahal udah discreenshot) tp kata mereka sistem mereka error, disuruh booking manual

    Suka

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s