Kuliner Papua, Ekstrim Sampai Lezat

Udang Selingkuh
Udang Selingkuh

Eksotika alam dan budaya Papua menarik bagi petualang. Begitu juga kulinernya, unik , lezat dan menantang. Berikut makanan wajib icip jika bertandang ke Papua.

Udang Selingkuh
Namanya saja mengundang penasaran, apalagi rasanya. Udang dengan capit besar dianggap telah berselingkuh dengan kepiting  , merupakan hewan endemik sungai Baliem.  Hanya ada di Wamena dan tidak dibudidayakan, jadi tergantung musim .  Perlu keberuntungan menikmati hewan berkarapks. Setidaknya ada 5 restoran di Wamena menyediakan udang selingkuh. Salah satunya rumah makan Mas Budi.

Ubi
Ubi merupakan makanan pokok masyarakat Papua Tengah. Sebagai sumber karbohidrat kehadirannya tidak pernah absen dalam upacara bakar batu . Uniknya menu ini juga hadir di hotel berbintang di Papua. Kalau tidak percaya datang ke Travellers Hotel Sentani saat sarapan pagi.

Ulat Sagu
Nama latinnya sih keren, Rhynchophorus ferruginenus. Tapi  bentuk larva kumbang kepala merah ini menjijikan . Meskipun memiliki kandungan protein tinggi, tidak banyak orang bernyali menikmatinya. Tapi sesekali tak ada salahnya mencoba. Karena makanan ini termasuk langka, tidak semua tempat di Papua ada. Beruntung penjaja makanan di Festival Danau Sentani 2013 menjual. Jadi kita coba yuk ulat sagunya.

Papeda
Bentuknya mirip lem kanji , untuk mengambilnya digunakan dua bilah kayu mirip garputala . Makanan ini tidak hanya populer di Papua  tapi juga di Maluku. Biasanya bersanding dengan ikan kuah kuning. Sebetulnya cara makannya tidak disendok tapi diseruput bersama kuah. Slurp… rasa nikmat masuk bersama satu hisapan.

Ikan Kuah Kuning
Rasanya mirip pindang bening ikan di Sumatra. Segarnya rasa jeruk nipis dan rempah bercampur jadi satu. Potongan tomat dan daun kemangi membuat rasanya makin nendang, sangt pas dinikmati saat masih hangat. Potongan ikan gabus bertekstur kenyal melengkapi kenikmatan kuah kuning. Hidangan ini dapat dijumpau di Restoran Yougwa, Sentani.

Sayur Ganemo
Daun melinjo muda ditumis bersama bunga pepaya dan cabai. Sayur Ganemo biasa disandingkan bersama Ikan Kuah Kuning dan Papeda. Sayur penyeimbang karbohidrat dan protein. Hidangan ini dapat dijumpau di Restoran Yougwa, Sentani.

Gabus Danau Sentani
Danau Sentani memiliki sekitar 30 species ikan tawar, empat diantaranya endemik: ikan gabus danau sentani (Oxyeleotris heterodon), Ikan Pelangi Sentani (Chilatherina sentaniensis), Ikan Pelangi Merah (Glossolepis incisus) dan Hiu gergaji (Pristis microdon). Khahabei atau gabus Danau Sentani memiliki kandungan protein tinggi. Di rumah makan Yougwa, gabus sudah difillet (dibuang tulangnya) dan digoreng garing. Paling pas dinikmati bersama sambal dan lalapan.

Sate Rusa
Jika ke Sentani jangan lupa ke rumah Makan Mickey untuk menikmati sate rusa. Rasa dagingnya yang manis banyak digemari konsumen. Jadi jangan kecewa jika anda tidak kebagian.

Ayam Cemete
Merupakan ayam bakar berbumbu lalu diberi kacang mete. Aroma gurih kacang mete dan ikan berbaur, membangkitkan selera makan.  Dan benar saja ketika sampai di lidah , rasa gurih itu sangat dalam. Paling pas dinikmati hanya dengan nasi,tidak lauk pauk lainnya.

Roti Gulung Abon
Camilan ini memang bukan makananan tradisional Papua, tapi sudah menjadi buah tangan khas Papua. Konon panganan ini diciptakan oleh perantau asal Surabaya. Tekstur roti yang lembut sangat pas berpadu dengan abon cita rasa manis pedas. Selian bisa dimakan langsung, roti gulung abon bisa dimakan bersama nasi. Selain itu ada rasa kombinasi abon dan keju atau coklat.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

RELATED STORIES
Selamat Pagi Wamena
Kurima, Jalur Trekking Terbaik
Kehangatan Kilise
Teatrikal Lembah Baliem
Dari Gunung Tujuh ke Habema
Candid Distrik Kurulu
Euphoria Danau Sentani 2013
Napak Tilas Gereja Tua Assei
Ifar Gunung – Napak Tilas Sang Jendral Amerika
Kuliner Papua, Ekstrim Sampai Lezat

Baliem Pilamo Hotel, Wamena
Travellers Hotel Sentani

25 pemikiran pada “Kuliner Papua, Ekstrim Sampai Lezat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s