
Bukit barisan tidak hanya menyimpan keindahan dan kekayaan alam namun di bukit yang membentang dari utara sampai selatan pulau Sumatra banyak dijumpai penemuan purbakala. Di mulai dari lembah Semangko di Lampung , menyambung ke Suoh, Kepahiang, Ketahun, Kerinci, Muaralabuh, Singkarak, Maninjau, Rokan Kiri, Batang Gadis, Angkola, Alas, Tangse, Seulimeum, hingga Banda Aceh.
Salah satu peninggalan zaman Megalitikum yang terkenal di Kerinci adalah Batu Raja. Situs purbakala yang berapa di pinggir jalan raya Desa Baru Pulau Tengah Kecamatan Keliling Danau terlihat cukup sederhana. Berada di pemukiman padat penduduk empat buah dolmen dikelilingi pagar besi.

Batu pipih berukuran panjang 1,75 – 2,75 meter dan lebar 1,75 – 2 meter ini diyakini sebagai tempat duduk raja di zaman dahulu. Tapi ada versi lain yang menyatakan bahwa batu-batu ini merupakan tempat bermusyawarah atau berkumpul tetua adat.
RELATED STORIES
Ikan Bakar Danau Kerinci
Si Manis Kayu Kerinci
Keramba Danau Kerinci
Makan Gulai Ikan Danau Kerinci?
Mampir di Sate Amir
Melayang di Bukit Khayangan
Hang Out Ala Sungai Penuh
Singgasana Sang Walikota
Ranah Kayu Embun
Sawah, Danau dan Awan
Dendang Dendeng Batokok
Sensasi Soto Semurup
Masjid Kuno Kota Tua
Masjid Agung Pondok Tinggi
Batu Rajo
Masjid Keramat Tuo Lempur Mudik
Persawahan Lolo, Kerinci
Janji Leluhur, Danau Lingkat
Kayu Aru Runaway
Lunch Time Kayu Aru
Rainbow and Waterfall

22 tanggapan untuk “Batu Rajo”