Terkadang hari memang tak sempurna, masalah datang silih berganti menggundahkan asa . Bersama seorang rekan , malam ini duduk di pojok kafe , menyeruput secangkir kopi untuk menawarkan rasa. Lanjutkan membaca “Merayakan Hari di Kopi Raya”
Tag: featured
Five Stones Hostel
Batu terbungkus kain di lempar ke udara lalu jatuh ke bawah mengikuti gaya gravitasi. Sekelabat tangan mengambil batu di lantai sebelum batu di udara menyentuh lantai . Berulang-ulang dilakukan hingga kelima batu masuk dalam genggaman tangan.
Leo
“Ooo… Dari Panjang. Itu kan daerah…” Sekonyong gema tawa memenuhi isi kelas 4C. Bingung berdiri di depan kelas. Tidak mengerti apa yang membuat mereka terbahak.
Dwilogi – Pertanda dan Arwah
Saya tak pernah mau membuka diri untuk berkomunikasi dengan mereka yang berbeda alam. Meski semua indera sudah ditutup nyatanya mereka menyapa melalui pertanda dan benda.
Gado Gado Menggoda Dunia
Kuliner itu, kini naik kasta bersanding dengan menu Internasional di hotel berbintang sebagai dessert. Namanya juga berganti dalam bahasa Inggris, Salad With Peanut Sauce. Tampilannya lebih menggoda dengan pinggan menawan dan garnis tomat cherry di atasnya. Lanjutkan membaca “Gado Gado Menggoda Dunia”
Kencan Bareng OPPO di Batam Center
Kemeja flanel kotak-kotak menggantikan seragam putih-biru kantoran. Sepatu kets tersandang trendy di kaki ala masa kini. Sejenak melirik kalender di ponsel, meyakinkan sekarang tanggal 16 September 2015.
“Maaf Beb, sepertinya kamu ada saingan.”
Hari spesial , saatnya memenuhi undangan kencan bertajuk FYI Experience Tour dengan dua new comer di Mega Mall, Batam Center. Apakah saya akan jatuh cinta lagi, kita lihat saja nanti.
Wanita dan Impian Atap Dunia
Imaji saya tergoda tak kala menyaksikan film Everest karya Baltasar Kormakur. Impian masa lalu yang sempat terkubur, kini bagai tersulut api, menggelora kembali . Bukan, ini bukan impian besar saya , tapi impian besar seorang wanita.
Merekam KIB Hinterland
Saya lebih banyak diam, mengamati relawan berinteraksi mengajar siswa.
Ada kerinduan , berdiri di depan kelas, bercengkrama dan berbagi kisah dengan mereka.
Namun saya menahan diri, mengamati dari jauh untuk melihat dari sudut pandang yang berbeda.
