“Tolong topeng jangan dimusnahkan”. Pak Merto menirukan wasiat ayahnya (almharhum) Supakrah sang maestro Wayang Topeng Madura. Sambil memandang enam topeng pusaka berusia ratusan tahun.
mengenakan pelampung bersnorkeling aman bagi diri sendiri dan lingkungan (dokumentasi pribadi)
“Mas pelampungnya kok cuma ada lima, kita kan bersepuluh. Pokoknya tidak jadi berangkat kalau tidak sepuluh.” Cerocos bu Herlina, wanita berusia 50 tahun penghobi travelling.
“Tapi kita adanya lima bu.” Pemilik kapal sekaligus penyedia jasa wisata laut menjawab.
“Ya sudah sewa aja mas. Saya tidak mau mengorbankan keselamatan dengan uang tidak seberapa. Lagian banyak teman yang tidak terlalu jago renang. Nanti kalau lelah kasiah karangnya keinjek-injek.” Kembali Bu Herlina protes.
Gentongan , Dibatik dengan hati wanita Tanjung Bumi
Sembari menunggu sang suami pulang melaut wanita Tanjung Bumi mengisi waktu dengan membatik. Tidak ada target waktu atau motif ekonomis mereka melakukan dengan hati. Menginginkan batik terbaik untuk dikenakan sehari-hari .
Menginap di rumah tradisional Mentawai –Uma– menyaksikan Kalabai – istri Sikerei – memangku putranya yang lelap tertidur. Inilah tempat ternyaman di dunia di pangkuan sang Bunda.
God Bless Me! – Pas lagi off duty alias libur kerja ada yang ngajakin jalan-jalan gratis. Cultural Trip ke Madura jelas beda dengan jalan-jalan aku sebelumnya. Pengen tahu gimana serunya, simak yuk edisi Jalan2Cuap2 kali ini. Tune in!