
Coffee is a way of stealing time that should by rights belong to your older self.

Travelling itu mirip ngejer cewek, meski sudah usaha mati-matian tapi kalau belum jodoh ga bakal dapet. Kaya nasib gue, udah ikutan kuis ini dan itu, tetap saja ga kesampean foto di depan Merlion. Mau berangkat sendiri, energi dan waktu sudah habis untuk hand over pekerjaan. Lanjutkan membaca “Mengintip Singa Dari Jabal Arafah”

29 April 2014 – Finally touch down Batam City! Episode baru hidup dimulai,dari nomaden yang ga punya rumah jad anak kos (lagi). Berhubung belum dapat kosan, ngemper dulu di Harmoni One hotel bergaya Renaisans yang konon ngetren di Eropa abad ke 15-17. Lanjutkan membaca “Harmoni One – Rumah Pertama di Batam”

Lihatlah sebuah titik di jauh di Teluk Lampung…
Makin lama makin jelas bentuk rupanaya…
Itulah batu mandi tempat burung mandi…
Mari sambangi nikmati keindahannya…
Lanjutkan membaca “Batu Mandi – Tempat Ngeceng Burung Camar”
“Jangan pernah sombong menjadi backpacker, karena siapa yang sanggup menolak jika esok ditakdirkan menjadi traveller super tajir”

~ Biarkan perjalanan menentukan takdirnya sendiri ~
Danan Wahyu S
Sejak mengenal travelling , saya tidak pernah memasang target tinggi destinasi. Mencoba menikmatinya seperti sebuah rutinitas. Itulah sebabnya mengapa saya lebih suka long trip. Semuanya terasa mengalir saja tanpa beban, tak dikejar limitasi waktu atau destinasi. Lanjutkan membaca “Takdir Perjalanan – Pergi Dulu ke Singapura”

Lanjutkan membaca “Farewell Trip – Perjalanan Sederhana Alam Sakti”