Jambi Travelling

Itik Buruk Rupa Itu Bernama Danau Betuk

Bendungan Betuk - Kabupaten  Merangin , Jambi
Bendungan Betuk – Kabupaten Merangin , Jambi

Kesan pertama muncul dari apa yang ditangkap indra penglihatan. Jadi nggak salah dong kalo cowok-cowok tergoda cewek bening. Bawaannya pengen minta pin BB  atau ngajak ngobrol. Maaf ya buat yang ga bening, bukan deskriminasi tapi ini naluri lelaki.

Melalui proses  akhirnya tetap si cantik  hati pemenanganya. Apakah itu kamu :D? Tentu saja bukan aku , karena aku tampan.

Begitu juga dengan tempat wisata. Kesan pertama yang tidak terlalu menggoda , kadang bikin  berpaling.

“Duh tempatnya ga kece, biasa aja. Pulang yuk!”

“Tunggulah satu dua jam lagi.” Isna menggelar terpal plastik di samping bendungan.  Tangan saya sibuk mengipas-ngipas wajah, kegerahan.

Pertama kali melihat papan di pinggir jalan bertuliskan “BENDUNGAN IRIGASI BETUK  —-> 1.100 M“, rasanya tak ada keindahan di sini. Sepanjang jalan yang terlihat hanya pohon sawit dan karet meranggas. Belum lagi cuaca panas membuat  mood semakin buruk.

Motor  melonjak-lonjak tak tentu arah, bukannya karena gembira tapi aspal berlubang. Saya membatin kira-kira siapa yang akan berwisata ke tempat sepi seperti ini. Mungkin pasangan kekasih  nakal. Teringat  video mesum anak muda  menghebohkan kota Jambi, konon lokasinya di sini. Jangan-jangan Isna ngajak ngintip orang pacaran.

bangunan di pinggir bendungan tak terawat
bangunan di pinggir bendungan tak terawat

Masak ngintip orang pacaran musti bayar Rp 15.000 untuk tiket masuk dan parkir motor sih. Tapi sudahlah lagian tanggung sudah sampai sini. Mengulik keindahan dam Betuk saya jalan berkeliling , terlihat beberapa bangunan tak terawat dan kapal karam di atas rumput.

kapal karam di atas rumput
kapal karam di atas rumput

Pukul dua siang matahari beringsut turun , teriknya berkurang. Permukaan air danau menyilaukan terlihat lebih bersahabat, pelan-pelan bayangan langit terlihat jelas.

Itik buruk rupa berubah menjadi angsa . Bayangan kongruen langit terasa menyejukan mata. Momen inilah sebetulanya yang ditunggu Isna, mengapa ia memilih tiduran santai mengulur waktu.

bayangan langit dan awan semakin terlihat
bayangan langit dan awan semakin jelas terlihat

Penasaran saya berjalan ke arah pintu air , melewati jembatan panjang. Ternyata pemandangan di sini lebih indah dan luas. Pohon karet dan sawit terlihat bagaikan gugusan cemara. Seandainya dam ini berada di dataran tinggi berhawa sejuk pasti ramai di kunjungi orang.

jembatan bendungan Betuk
jembatan bendungan Betuk

Konon nama Betuk berasal dari jenis ikan betok banyak dijumpai di danau ini. Bagi penggemar olaharga memancing spot ini bisa menjadi alternatif jika berlibur ke Bangko, ibukota kabupaten Merangin.   Dari kota Bangko tidak terlalu jauh, butuh berkendaraan sekitar 30 menit menggunakan sepeda motor.

pintu air bendungan Betok
pintu air bendungan Betok

Jadi jatuh cinta melihat bendungan Betuk.  Ya… kadang  butuh sedikit waktu dan kesabaran untuk melihat kecantikan sesungguhnya. Catatan nih buat cowok-cowok, jangan bosan nunggu pasangan kamu nyalon. 

Tapi nyalon kan ga cuma butuh waktu dan kesabaran tapi juga uang. – Modal dikit dong kak, masuk bendungan Betuk aja bayar masa nyalon gratis. Ga ada yang gratis di dunia ini termasuk cinta . *curcol*

 Kalo udah nyalon lama pas keluar ga jadi cantik gimana? – Anggap saja itu ujian , cinta  butuh ujian. Meski kadang ujian ga harus lulus dan butuh sekolah  baru.

Sekolah baru artinya pacar baru atau salon baru?  –  *no comment*

aliran air

 ~Don’t  judges a books by it’s cover~

***

foto panorama diambil dengan kamera sony DSC-TX10

25 komentar

  1. Hahhahahhahhaaa, sebenernya mau bahas apa sih Om?

    Terakhir nglihat langit sebiru itu pas di Pulau Timor. Di sini jarang nengok langit, kecuali pas jemur2 baju #Eh

    Suka

    1. bahas kalo jangan tergoda dengan yg indah2 ajah, ga indah juga musti ditengokin wkakakkakak…. di Sumatra asal ga ada kabut asap masih dpt langit biru… apalagi pantainya.

      Tapi tetep yg di timur sana bikin kangen… kapan yah bisa Alor,Larantuka… bikin lara hati bayanginnya

      Suka

  2. Aku yang hampir dua puluhan tahun tinggal di daerah jambi nggak pernah keliling Bangko tahunya hutan karet dan sawit *hiks… ternyata Bangko menyimpan keindahan ya… * mupeng pengin gelar tikar nikmati sore

    Suka

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.