Kategori: Nusa Tenggara Timur

Explore Timor-Flores 2012 (part 25): Kampung Bena

Berpacu dengan waktu, mengejar keindahan lain  di kaki gunung Inerie . Setelah melewati bangunan sederhana, Pendidikan Luar Sekolah (PLS) SINAR HARAPAN di desa Tiworiwu,Kecamatan Jerebu. Avanza meniti jalan berkelok dengan pemandangan elok. . Laju mobil tiga wanita terhenti di depan belokan, tidak tahan  mengabadikan …

Explore Timor-Flores 2012 (part 24): Hot dan Cold Trip

Hot and Cold Trip. Bukan jalan-jalan bawa dispenser ya.  Tapi analogi  perjalanan kali ini melalui perubahan suhu ekstrim. Efek geografis Flores yang merupakan kombinasi pantai dan pegununganan . Jika stamina tidak bagus akan cepat tepar, tertular virus flu atau batuk.

Explore Timor-Flores 2012 (part 23): Riang Nga-Riung di Riung

Malam kurang tidur, pagi tetap riang gembira, namanya juga jalan-jalan. Apalagi Clement merasa happy banget dapet angel guard, Si Mami. Tapi  driver Clement bete berat, pagi-pagi dapet “kuliah” . Pria berbadan tegap cuma bisa mengangguk-angguk sambil garuk-garuk kepala mendengar pidato si Mami. (*makanya jangan…

Explore Timor-Flores 2012 (part 22): Green Green

“Green…green… (*maksa)“. Ponsel Elyudien berbunyi. Clement menelepon, tidak tahu bicara  apa. Elyudien manggut-manggut terus geleng-geleng terus manggut-manggut  lagi sambil geleng-geleng (*efek house music dan jalanan berkelok), aneh pasti ada yang ga beres. Harusnya tadi kami berjumpa dengannya di desa tradisional Wologai. Supir Clement  yang…

Explore Timor-Flores 2012 (part 21): Kenangan Desa Wologai

(05/09/2012) Perjalanan panjang melintasi bumi Flores, mengantar kami ke sebuah kampung adat bernama Wologai. Setelah menikmati satu malam dingin di Moni dan menjejakan kaki di Taman Nasional  Kelimutu dalam balutan gigil angin pegunungan. Siang ini mendapat sambutan hangat warga Wologai di Desa Wologai Tengah…

Explore Timor-Flores 2012 (part 20): Clement on Kelimutu

Dalam balutan udara dingin  kami terkantuk-kantuk  menuju Taman Nasional Gunung Kelimutu. Maklum saja saja, semalam hanya tidur 4 jam setelah drama cari penginapan paling murah se-Moni. Ya , ini kan backpackeran ibu-ibu (saya dan El ga diitung) jadi harus hemat. Tidak sia-sia setelah mondar-mandir…

Explore Timor-Flores 2012 (part 19): Life Begin At 40

Melakukan perjalanan bersama wanita berusia empat puluhan mengingatkan  ungkapan “Life Begin At Forty”. Kehidupan dimulai usia 40. Di usia ini biasanya wanita dalam kondisi “settle” secara finansial dan tanggung jawab. Ketika anak-anak sudah  dewasa dan sibuk dengan aktivitasnya sebagai pelajar dan mahasiswa. Ibu rumah…

Explore Timor-Flores 2012 (part 18): Petualangan Mendebarkan, Murusobe

Menjelang pagi kami bergegas menuju desa Poma dengan menggunakan jasa ojek. Melalui jalanan terjal menyusuri bukit , pemandangan memukau sekaligus menguras adrenalin. Lengan saya kuat menggapit pinggang Yohanes, sang pengendara ojek. Seolah tak ingin terlontar jatuh ketika motor berusahan mendaki jalanan curam.