Kategori: Nusa Tenggara Timur

Explore Timor-Flores 2012 (part 31 ): Kanawa The Love Island

Kanawa I’m in Love. Siapapun akan mabuk kepayang menikmati keindahan salah satu pulau di Taman Nasional Komodo. Meskipun didominasi wisatwan mancanegara harganya relatif terjangkau. Paket termurah Rp 150.000,- per malam untuk dua orang termasuk sarapan dan kapal antar jemput dari Labuan Bajo.

Explore Timor-Flores 2012 (part 30 ): Labuan Bajo Time

Kerinduan hingar bingar musik dan makanan lezat membuncah setelah berhari-hari berkelana. Titel backapacker kami  letakan sejenak berganti menjadi traveller lalu menuju Treetop Seafood Restaurant.

Video Sambut Baru

Perjalanan dari Liang Bua menuju Ruteng mengantar kami menemukan kearifan lokal di Flores, Nusa Tenggara Timur. Sambut baru merupakan pesta komuni pertama bagi anak-anak di Ruteng. Sebagai perwujudan rasa syukur dan pengharapan orang tua

Explore Timor-Flores 2012 (part 29 ): Firasat Wae Rebo

Firasat itu sinyal dari  Maha Kuasa tentang masa depan, butuh kepekaan  hati dan rasa untuk menyadari kehadirannya.

Explore Timor-Flores 2012 (part 28 ): Dintor dan Ide Si Mami

Perjalanan seharusnya mampu mengasah kepekaan hati. Membuat kita lebih peduli kepada  sesama manusia. Serta memberikan kontribusi nyata kepada mereka yang membutuhkan. Bukan menjadikan kemisikinan dan keterbelakangan sebagai objek eksotis penuh estetika.

Explore Timor-Flores 2012 (part 27 ): Lingko, Ijo Royo-Royo Sarang Laba-Laba

Bayangkan jika  sawah  di seluruh  nusantara  diatur dalam sistem adat seperti Lingko. Tidak akan ada  lagi areal persawahan beralih fungsi menjadi komplek perumahan atau pabrik.

Explore Timor-Flores 2012 (part 26 ): Ruteng, Sofi dan Pesta

Rekontruksi fisik fosil Homo Floresiensis yang digambarkan sesuai dengan legenda masyarakat . Mahluk pendek berbulu dengan telinga menjulur dan jalan membungkuk , Ebu Gogo

Kisah di Balik Wajah Flores

Jika mata jendela hati. Maka wajah adalah ekpresi jiwa mampu memancarkan segala bentuk rasa. Kernyitan dahi, kedipan kelopak mata, senyum di bibir dan tarikan garis wajah mampu menggambarkan semua, yang tidak terucapkan oleh kata-kata. (Flores, 3-13 September 2012)