jejakubikel, Kisah Kehidupan

Kearab-araban

Paijo tersenyum sumringah. Harinya tambah bergairah setelah Inahistrinya mengirimkan uang. Tepat tiga tahun yang lalu Inah berangkat ke Arab Saudi menjadi TKW. Dan semenjak itu kehidupan Paijo berubah total. Handphone model terbaru terselip gagah dipinggangnya. Pekerjaannya sebagai buruh tani ditinggalkan, kini berganti sebagai tukang ojek. Tentu dengan motor jepang paling mutakhir dan keluaran terakhir.

Lanjutkan membaca “Kearab-araban”

jejakubikel, Kisah Kehidupan

Warga Negara Indonesia

27 Januari 1990. Aku terkulai lemas di kamar Akong. Suhu badankumeninggi, aku meringkuk di dalam selimut kedinginan.

“Loe demam?” Tangan Cik Wati mendarat kasar di keningku. Aku terdiampasrah tanpa bisa mengeluh.

“Ah bo’ong loe. Pasti semalem kebanyakan minum arak . Cici kan udah bilang. Ga usah coba-coba minum arak. Lagian loe masih di bawah umur. Belon tujuh belas.” Cerocosnya tanpa henti. Suaranya menggema kuat membangunkan seisi rumah.

Lanjutkan membaca “Warga Negara Indonesia”

jejakubikel, Kisah Kehidupan

Mahluk Setan

Malam semakin dingin. Tak ingin kulepas kehangatan dari sisiku. Kukecup  lembut bibir ranum merah jambu terlelap dalam mimpi panjang.

Itai Lamu, kau adakah.” Suara dari balik dinding lamin membuyarkan rasa.

Tanpa sepatah kata, kuraih mandau. berjinjit ringan membuka pintu. Sekali lagi kupandang tubuh molek kuning langsat bersarung.

***

Lanjutkan membaca “Mahluk Setan”

jejakubikel, Kisah Kehidupan

Terbaik

“Ninik Mamak yang telah menentukan ini semua. Aku tak kuasa menolakperjodohan atau kehilangan segalanya.” Tangan Bang Hans meremas lembut.

Lisa diam tak bergeming larut dalam duka dan kegalauan.

“Kamu tetap yang terbaik.” Bisik Hans lembut seraya memeluk.

“Aku memang terbaik dibandingkan gadis kampung itu.” Batin Lisa berteriak sombong. Melayang di dalam pelukan untuk terakhir kalinya.

Sebuah pesan singkat masuk ke ponsel Hans.

“SIAPA HARI INI YANG KAU KORBANKAN?” Pengirim Ardy.

“LISA, TAPI MASIH ADA DUA LAGI”. Hans membalas.

“JADI PILIHANMU?” Sebuah pesan muncul kembali.

“RETNO, GADIS SOLO TERCANTIK DAN TERBAIK.” Jarinya lincah membalas. Lengannya makin erat memeluk Lisa.

jejakubikel, Kisah Kehidupan

Sendiri

Pantai Losari

“Ayah, Ibu… kini aku sendiri.”

Manis dan legit pisang Eppe menawarkan rasa lapar tak tertahankan. Pakde menggandengku untuk pergi ke dunia  yang tak pernah aku tahu. Ratusan atau ribuan kilometer, aku tak pernah tahu. Aku hanya butuh tempat berpijak dan bersandar. Meski harus menyebrangi lautan.

***
Surabaya
Manis dan legit kutawarkan rasa ini . Aku berdiri di tepi jalan.Ratusan atau ribuan laki-laki menggauliku, Pakde tak pernah mau tahu. Yang dia mau hanya uang.

“Ayah, Ibu… aku masih tetap sendiri.”