Photography, Sumatra Barat

Cowboy Minangkabau

Pacu Jawi - ajang bergengsi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat
Pacu Jawi

(12/01/13) Suara Talempong bertalu-talu membahana menyambut pengunjung di persawahan dekat SMA Negeri 1 Priangan, belakang Pasar Simabur . Sapi dan joki berbaris di pinggir sawah berlumpur , menanti ajang bergengsi Pacu Jawi dimulai. Bagaikan cowboy asal Amerika para joki mengenakan topi kulit bundar sebelum “pesta” dimulai. Atribut pun berganti dengan ikat kepala dan baju basahan ketika arena resmi dibuka.

Lanjutkan membaca “Cowboy Minangkabau”

Timor Leste, Travelling

Explore Timor-Flores 2012 (part 14): Rosalina Pulang

Rosalina Perez  - 17 tahun tidak pulang
Rosalina Fernandez

Rosalina Fernandez (43) tersenyum ramah   menawarkan obat anti mabuk kepada kami. Amunisi  wajib melalui perjalanan 12 jam Dili-Kupang . Selama perjalanan sesekali matanya menatap ke luar jendela. Raut tegang bercampur bahagia tidak dapat disembunyikan dari wajahnya. Obrolan kecil kami mengurai kisah hidupnya , seperti   film “Tanah Air Beta” karya Ari Sihasale dan Nia Zulkarnain. Disintegrasi memisahkan orang-orang terkasih, anak dan orang tua.

 

Lanjutkan membaca “Explore Timor-Flores 2012 (part 14): Rosalina Pulang”

Kuliner, Timor Leste, Travelling

Explore Timor-Flores 2012 (part 13): Hampir Malam di Dili

Patung Crito Rei menyisakan siluet di ujung senja
Patung Crsito Rei

Gelap menyambangi bumi Lorosae. Sepertinya supir taksi tidak menjemput. Tadi siang dia menawarkan untuk menunggu di tempat parkir , tarifnya 20 dollar . Tapi kami memilih diantar lalu dijemput tarif masing-masing 5 dollar. Kami berempat memutuskan berjalan kaki menuju kota  sambil menunggu tumpangan. Lanjutkan membaca “Explore Timor-Flores 2012 (part 13): Hampir Malam di Dili”

Timor Leste, Travelling

Explore Timor-Flores 2012 (part 12): Bonus Keindahan Di Cristo Rei

Bukit Tanjung Fatucama tempat Patung Kristus Raja
Bukit Tanjung Fatucama tempat Patung Kristus Raja

Timor Leste memiliki beberapa ikon religi, salah satunya Kritus Raja – orang biasa menyebut Cristo Rei. Berada di bukit Tanjung Fatucama, bagian timur kota Dili. Dibangun pada tahun 1996 sebagai peringatan integrasi Timor Timur ke Indonesia. Memiliki ketinggian 27 meter merupakan lambang Timor Leste sebagai propinsi Indonesia ke 27. Cristo Rei merupakan patung terbesar kedua di dunia setelah Patung Christ The Redeemer, Brazil, dengan tinggi patung 36 meter di atas bukit setinggi 1,5 km. Jika ditarik garis lurus dari patung Paus Yohanes Paulus II keduanya saling berhadapan.

 

Lanjutkan membaca “Explore Timor-Flores 2012 (part 12): Bonus Keindahan Di Cristo Rei”

Produk

Electronic Things Bring When I Travelling

Electronics Things Must Bring When Travelling
Electronics Things Must Bring When Travelling (sumber : dok.pribadi)

Dua tahun belakangan ini aktivitas jalan-jalan sudah jadi bagian hidup. Melewati dua minggu bekerja di hutan. Lalu  seminggu penuh jalan dengan gaya berbeda-beda, tergantung kantong dan teman jalan. Bisa jadi traveller, backpacker, flashpacker bahkan explorer. Tapi tujuannya tetap sama mencari keseimbangan hidup . Tiap packing selalu ada barang elektronik yang dibawa. Bukan gadget freak , tapi memang sudah kebutuhan dan gaya hidup. *Ehem. Lanjutkan membaca “Electronic Things Bring When I Travelling”

Timor Leste, Travelling

Explore Timor-Flores 2012 (part 11): Nge-Mall di Timor Plasa

Mall pertama di Dili – Timor Plasa
Timor Plasa - Mall pertama di kota Dili
Timor Plasa – Mall pertama di kota Dili

Roda-roda perekonomian Timor Leste mulai berputar. Negara muda ini mempercantik ibukotanya , melengkapi saran dan prasarana.

Selain sumber daya alam mineral dan energi , Timor Leste banyak memiliki potensi alam. Keindahan dunia bawah laut  Timor Leste merupakan daya tarik wisatawan mancanegara. Pemerintah  Timor Leste sadar ini potensi yang dapat menjadi sumber devisa. Beberapa fasilitas pendukung pariwisata dibangun, salah satunya Timor Plasa. Lanjutkan membaca “Explore Timor-Flores 2012 (part 11): Nge-Mall di Timor Plasa”

Timor Leste, Travelling

Explore Timor-Flores 2012 (part 10): Senyum Kunci Masuk Istana

Palacio Presidencial Timor Leste (dokumentasi pribadi)
Palacio Presidencial Timor Leste (dokumentasi pribadi)

Palacio Presidencial Timor Leste tujuan kami berikutnya. Jaraknya sekitar 1 km dari kampung Alor. Kami putuskan berjalan kaki untuk berhemat dan sedikit olahraga paska makan siang. Matahari siang hari lebih terik dari tadi pagi , jalanan juga lebih berdebu. Imbasnya Elyudien jadi sedikit genit dengan berpayung. *Hadeuh.

Lanjutkan membaca “Explore Timor-Flores 2012 (part 10): Senyum Kunci Masuk Istana”

Timor Leste, Travelling

Explore Timor-Flores 2012 (part 9): Sholat di Masjid An Nur

An Nur msjid terbesar di kota Dili Timor Leste
An Nur msjid terbesar di kota Dili Timor Leste

Lapar membawa kami kembali menuju Kampung Alor. Memenuhi janji diri makan ayam bakar 1/2 dollar. Tapi ayam-ayam itu sudah laku terjual dan meninggalkan senyum penjual serta kata “maaf “ Kami berempat cuman bisa menahan air liur sambil mengendus-endus aroma tersisa. Lanjutkan membaca “Explore Timor-Flores 2012 (part 9): Sholat di Masjid An Nur”