Kuliner, Timor Leste, Travelling

Explore Timor-Flores 2012 (part 13): Hampir Malam di Dili

Patung Crito Rei menyisakan siluet di ujung senja
Patung Crsito Rei

Gelap menyambangi bumi Lorosae. Sepertinya supir taksi tidak menjemput. Tadi siang dia menawarkan untuk menunggu di tempat parkir , tarifnya 20 dollar . Tapi kami memilih diantar lalu dijemput tarif masing-masing 5 dollar. Kami berempat memutuskan berjalan kaki menuju kota  sambil menunggu tumpangan. Lanjutkan membaca “Explore Timor-Flores 2012 (part 13): Hampir Malam di Dili”