Aceh - Bumi Serambi Mekah Nan Elok, Travelling

Banyak Island Trip (part 7): Island Hopping sampai Hopeless

Kety : santai di boat
Kety : santai di boat

Kepulauan Banyak memiliki banyak¬† spot menarik, mulai dari pulau untuk snorkling sampai pantai berombak tinggi tempat surfing. Bagi mereka yang tidak memiliki banyak waktu untuk menikmati semua keindahan ini dalam satu waktu Island Hopping merupakan pilihan utama. Dengan menyewa atau membayar boat perorangan kita sudah menjelajah pulau seharian penuh. Pagi ini bersama Bang Erwin kami berencana mengelilingi pulau-pulau kecil. Tepat pukul 09:00 Bang Erwin menjemput kami di pantai Pulau Palambak Besar lengkap dengan perbekalan. Untuk wisata ini tiap orang dikenakan biaya seratus ribu rupiah. Lanjutkan membaca “Banyak Island Trip (part 7): Island Hopping sampai Hopeless”

Aceh - Bumi Serambi Mekah Nan Elok, Travelling

Banyak Island Trip (part 5): Sore Hingga Malam di Palambak Besar

 memburu sang surya
memburu sang surya

Matahari bergerak ke ufuk barat, kilau kekuningan berpendar di langit biru lalu memantul ke laut. Laut diujung pantai Palambak Besar sudah tidak biru kehijauan, tergantikan dengan warna keemasan. Pesoan keindahan lain menyeruak di pulau ini. Nuansa romantis datang menyambangi setiap insan untuk berimajinasi.Model “dadakan” sayapun mulai berpose liar. Meloncat di udara membentuk siluet dengan latar belakang matahari terbenam ataupun bergaya bagaikan model majalah pria dewasa.

Lanjutkan membaca “Banyak Island Trip (part 5): Sore Hingga Malam di Palambak Besar”

Aceh - Bumi Serambi Mekah Nan Elok, Hotel, Travelling

Banyak Island Trip (part 4): Ngintip Cottage di Palambak Besar

cottage in Palambak Besar
cottage in Palambak Besar

Pertama kali sampai di Palambak Besar pandangan kita akan tertuju pada 6 buah bangunan kayu yang menghadap ke pantai. Empat bangunan merupakan cottage yang disewakan bagi tamu sedangkan dua bangunan di timur merupakan kantin dan tempat tinggal pengelola cottage.

Lanjutkan membaca “Banyak Island Trip (part 4): Ngintip Cottage di Palambak Besar”

Aceh - Bumi Serambi Mekah Nan Elok, Travelling

Banyak Island Trip (part 2): Transit di Pulau Balai

merapat di Pulau Balai
merapat di Pulau Balai

Tepat pukul 12:00 siang kami berenam menjejakan diri di Pulau Balai. Sebuah pulau kecil berpenduduk di kawasan Kepulauan Banyak. Melalui sebuah dermaga kecil yang berada di sisi timur kami berjalan menuju permukiman penduduk.¬† Wilayah pemerintahan pulau ini dibagi menjadi dua yaitu Desa Pulau Balai dan Desa Pulau Baguk. Beragam fasilitas umum di pulau ini cukup bisa dikatakan memadai untuk ukuran pulau kecil di luar sumatra. Terdapat beberapa warung makan dan penginapan murah (homestay). Lanjutkan membaca “Banyak Island Trip (part 2): Transit di Pulau Balai”

Aceh - Bumi Serambi Mekah Nan Elok, Travelling

Banyak Islands Trip (part 1): Sevice First Pay Next

Keramba di Pulau Balai
Pulau Banyak

Aceh lagi?. Itulah pertanyaan pertama yang keluar dari mulut Ibu ketika berpamitan ingin ke melakukan perjalanan menuju Kepulauan Banyak, Aceh Singkil. Karena bulan Desember tahun lalu saya baru saja melakukan menjelajah Bumi Serambi Mekah. Kalau dilihat dari geografisnya Kabupaten Singkil terletak di barat daya propinsi Nangro Aceh Darusalam dan berbatasan langsung dengan Propinsi Sumatra Utara.

Lanjutkan membaca “Banyak Islands Trip (part 1): Sevice First Pay Next”

Aceh - Bumi Serambi Mekah Nan Elok, Travelling

Yang Unik Dari Sabang

yang unik dari sabang

Empat hari berada di kota ujung barat Indonesia memberikan kisah-kisah unik yang terkadang tidak masuk akal. Seperti ketika pertama kali berada di pusat kota pada siang hari. Sudah menjadi kebiasaan , segala aktivitas di kota ini berhenti dari pukul 13:00 sampai 16:00. Toko-toko akan tutup setengah hari lalu akan buka kembali menjelang sore hingga malam.

Lanjutkan membaca “Yang Unik Dari Sabang”

Aceh - Bumi Serambi Mekah Nan Elok, Travelling

Jelajah Aceh 2011 (part 18) : Pulang dan Berpisah

pelabuhan bebas, Sabang

Hujan deras mengguyur Sabang membuat orang-orang tertidur makin lelap setelah melewati malam panjang. Semua pelancong pun berpikir sama. Ah.. ini kan hari minggu, ketinggalan kapal pagi masih ada yang siang.

Lanjutkan membaca “Jelajah Aceh 2011 (part 18) : Pulang dan Berpisah”