Tuhan memberikan anugerah yang besar bagi bumi Indonesia, keanekaragaman hayati serta kekayaan alam yang melimpah.Selain dikenal sebagai penghasil biji timah, pulau Belitung dikenal sebagai penghasil kaolin atau clay bahan untuk pembuatan cat dan komestik. Kaolin merupakan masa batuan yang tersusun dari material lempung dengan kandungan besi yang rendah, dan umumnya berwarna putih atau agak keputihan. Kaolin mempunyai komposisi hidrous alumunium silikat (2H2O.Al2O3.2SiO2), dengan disertai mineral penyerta.
Kategori: Travelling
Langkah Pertama Pantai Belitung
Aroma laut di Tanjung Pendam kemaren rasanya semakin kuat terhirup di udara pagi ini. Tak sabar untuk bergegas berlari mencari pantai terdekat dan terindah di pulau ini. Tujuan pertama hari ini adalah Tanjung Binga, merupakan kawasan kampung nelayan yang terletak sekitar 20 km arah utara kota Tanjung Pandan. Dari sini kami berencana mengunjungi pulau Lengkuas. Sebetulnya pulau Lengkuas bisa dijangkau dari Tanjung Kelayang tapi karena ada upacara tolak balak dan pelarungan sesaji, kapal disana enggan berlayar hari ini.
Sang Surya Tenggelam di Tanjung Pendam
Langit Belitung semakin merona, rasanya tak sabar bergegas menuju Pantai Tanjung Pendam. Setelah “puas” menanti rekan backpacking yang terdiri dari dua kelompok terbang di bandara. Kamipun berpacu melawan waktu untuk melihat sang surya kembali ke peraduannya dan memulai petualangan hari ini.
Melayang-layang Menuju Belitung
Manusia hanya bisa berencana tapi Tuhan yang menentukan….
Itulah kata-kata bijak yang harus saya selalu ingat ketika merencanakan perjalanan panjang menuju Negeri Laskar Pelangi, Belitung. Itinerary yang sudah dirancang dua bulan sebelum keberangkatan nyaris batal karena tugas dinas mendadak dari kantor. Menjelang hari pertama liburan tiba-tiba harus menghadiri seminar di Jakarta. Otomatis rencana “ngesotpacker” via laut dan darat Jambi ke Belitung gagal total.
Keindahan Tak Berujung di Ujung Barat
“Banyak kok spot snorkling yang deket dari Lampung, ga usah jauh-jauh ke Sulawesi. Kamu sudah ke Ujung Kulon?” Itulah pertanyaan dan pernyataan yang cukup menyentil dari rekan kuliah saya. Ada benarnya juga, dengan mempertimbangkan waktu dan budget Ujung Kulon menjadi tujuan trip kali ini sebelum memasuki bulan Ramadhan di bulan Agustus.
Menuntun Sahabat ke Pantai Mutun
Libur Tlah Tiba.. Hore.. Hore..
Awal bulan Juni akhirnya balik ke kampung juga setelah lebih empat bulan ga pulang (saingan ama bang toyib). Dan kebetulan awal bulan ini juga para pegawai se Indonesia sedang menikmati long weekend. Jadi kepikiran buat kumpulin temen-temen kuliah yang masih di lampung dengan menyebar “woro-woro” di facebook.
Berburu Sunset di Sungai Batanghari
Berburu detik-detik tenggalamnya sang surya di batas garis horison merupakan tantangan bagi aktivitas photography. Perlu “sedikit” keberuntungan untuk bisa mengabadikan momen yang indah ini.
South Celebes Trip (part 8): Fast Drive n Fast Food Makasar
Jangan berpikir bahwa ada Fast Food atau kebut-kebutan di jalan raya ala Makasar….. Tapi inilah konsukwensi yang harus kami terima karena memutuskan tinggal di Selayar lebih lama.
Lanjutkan membaca “South Celebes Trip (part 8): Fast Drive n Fast Food Makasar”








