Tepat di kilometer 29, tebing bergaris indah bagai ukiran alam di kawasan Cot Panglima, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Kondisinya berbeda dibandingkan belasan tahun lalu. Pada masa konflik Aceh lokasi ini dijadikan tempat pembuangan mayat. Lanjutkan membaca “Cot Panglima , Antara Bireuen-Takengon”
Tidak terasa 2013 akan berakhir… perjalanan demi perjalanan berlalu tanpa jeda. Ada suka ada duka, ada yang saya suka tapi tidak ada yang saya benci. Semua perjalanan memiliki kisahnya sendiri-sendiri. Sembari mengenang mari saksikan 7 video amatir favorit 2013 yang direkam dengan kamera saku Sony DSC-TX10.
“Tolong topeng jangan dimusnahkan”. Pak Merto menirukan wasiat ayahnya (almharhum) Supakrah sang maestro Wayang Topeng Madura. Sambil memandang enam topeng pusaka berusia ratusan tahun.
mengenakan pelampung bersnorkeling aman bagi diri sendiri dan lingkungan (dokumentasi pribadi)
“Mas pelampungnya kok cuma ada lima, kita kan bersepuluh. Pokoknya tidak jadi berangkat kalau tidak sepuluh.” Cerocos bu Herlina, wanita berusia 50 tahun penghobi travelling.
“Tapi kita adanya lima bu.” Pemilik kapal sekaligus penyedia jasa wisata laut menjawab.
“Ya sudah sewa aja mas. Saya tidak mau mengorbankan keselamatan dengan uang tidak seberapa. Lagian banyak teman yang tidak terlalu jago renang. Nanti kalau lelah kasiah karangnya keinjek-injek.” Kembali Bu Herlina protes.
Gentongan , Dibatik dengan hati wanita Tanjung Bumi
Sembari menunggu sang suami pulang melaut wanita Tanjung Bumi mengisi waktu dengan membatik. Tidak ada target waktu atau motif ekonomis mereka melakukan dengan hati. Menginginkan batik terbaik untuk dikenakan sehari-hari .
Travelling itu racun berantai, mencicip satu tempat ingin ke tempat lain, bisa laut, sungai , gunung , goa bahkan hati kamu… eaa (modus). Tapi beneran , racun yang satu ini bikin galau. Selain galau di kantong, galau cari teman barengan.