
Pagi itu indah. Apalagi di Takengon , keindahan alam dan udara segar membaur jadi satu. Berjalan menyusuri halaman rumah kerabat rekan saya , Lisa . Bertemu mahluk-mahluk kecil di dahan , ranting dan daun. Selamat pagi mahluk kecil!

Pagi itu indah. Apalagi di Takengon , keindahan alam dan udara segar membaur jadi satu. Berjalan menyusuri halaman rumah kerabat rekan saya , Lisa . Bertemu mahluk-mahluk kecil di dahan , ranting dan daun. Selamat pagi mahluk kecil!

Acara makan semalam sukses bikin happy dan relax. Happy karena gratisan dan relax ditutup dengan ajojing gila-gilaan ala tahun 80-an.
Lanjutkan membaca “Explore Timor-Flores 2012 (part 35 ): Drama Happy Ending”

Nana di mana anak kambing saya. Anak kambing saya ada di Pulau Rinca. Wah kalo gini anak kambingnya bakal hilang dimangsa komodo. Karena meskipun luas pulau Rinca lebih kecil dari pulau Komodo tapi populasi komodonya jauh lebih banyak.
Lanjutkan membaca “Explore Timor-Flores 2012 (part 34 ): Caca Marica Pulau Rinca”

Beredar kabar hoax di dunia maya, Pandji sang petualang terbiasa bergelut dengan ular mati tercabik-cabik reptil raksasa di Pulau Komodo. Ternyata kabar ini tidak sepenuhnya bohong. Ranger kami berkisah presenter berpotongan rambut mohak harus menyerah melawan keganasan komodo. Merasa terusik komodo terus mengejarnya, mengharuskan Pandji naik ke atas pohon. Jadi bukan omdo (omong doang) kalau Pandji gagal menaklukan komodo.
Lanjutkan membaca “Explore Timor-Flores 2012 (part 33 ): Ini Komodo Bukan Omdo”

Rasa jumawa membuat saya hampir tenggelam di trip ini. Berkali-kali mencoba berenang menuju boat tapi arus menyeret semakin jauh dan terpisah dari teman-teman. Rasa lelah membuncah , tubuh semakin terbenam ke dalam air. Mulut dan hidung tak mampu menghirup udara, berkali-kali menelan air asin. Gelombang terlalu liar dan sayapun menyerah. “SOS, Somebody help me!“, suara parau keluar bersama masuknya air laut.
Lanjutkan membaca “Explore Timor-Flores 2012 (part 32 ): Hopping S.O.S.”

Kanawa I’m in Love. Siapapun akan mabuk kepayang menikmati keindahan salah satu pulau di Taman Nasional Komodo. Meskipun didominasi wisatwan mancanegara harganya relatif terjangkau. Paket termurah Rp 150.000,- per malam untuk dua orang termasuk sarapan dan kapal antar jemput dari Labuan Bajo.
Lanjutkan membaca “Explore Timor-Flores 2012 (part 31 ): Kanawa The Love Island”

Kerinduan hingar bingar musik dan makanan lezat membuncah setelah berhari-hari berkelana. Titel backapacker kami letakan sejenak berganti menjadi traveller lalu menuju Treetop Seafood Restaurant. Lanjutkan membaca “Explore Timor-Flores 2012 (part 30 ): Labuan Bajo Time”

Kelezatan kuliner Sumatra Barat memang sudah tersohor. Setiap kota di negeri ini pasti ada rumah makan Padang. Rasa pedas bumbu rempah menjadi ciri khasnya, meskipun terkadang disesuaikan dengan selera lokal. Konon cita rasa orisinal tetap ada di Sumatra Barat.