Tips Membuat Video Instant Saat Famtrip

Tips Membuat Video Instant Saat Famtrip

Beberapa bulan ini saya punya hobi baru membuat video berdurasi 1 menitan dengan iphone. Iya iphone saja, dari pengambilan gambar sampai  proses editing. Dan ternyata prosesnya  gampang banget dibandingkan dengan menggunakan komputer. Walau kelemahannya tidak bisa menggunakan banyak efek tapi saya cukup puas dengan hasilnya. Dan saat Famtrip PT Pertamina (Persero) TU VI Balongan  beberapa hari lalu saya tertantang untuk membuat beberapa video pendek. Kira-kira berapa video yang dapat saya hasilkan selama trip berlangsung?

Video ini dibuat dengan iphone dan diedit dengan software splice mobile

Akhirnya saya mampu membuat 5  video pendek berdurasi 1 sampai 2 menit. Walau banyak momen bagus yang bisa diabadikan ternyata beberapa kendala di lapangan kadang membatasi proses kreatif. Seperti ketika tiba-tiba gadget saya  hang  saat tiba di stasiun kereta Cirebon. Mungkin dia lelah dan kepanasan. Akibatnya saya tidak dapat mengabadikan momen ketika tour ke  Field Jatibarang.

Dari pengalaman ini akhirnya saya dapat menyimpulkan beberapa hal yang harus diperhatikan ketika membuat video pendek ketika famtrip, yaitu:

Konsep

Dengan jadwal yang cukup padat kamu harus bisa mengambil gambar dengan waktu se-efisien mungkin. Pertama perhatikan rundown acara dan pastikan video apa yang akan kamu buat. Proses perjalanan dari kota A ke kota B, destinasi wisata C atau kuliner D. Breakdown masing-masing aktivitas ke dalam rangkaian ide cerita untuk pengambilan gambar. Misal Nasi Jamblang Bu Nur, ambil video  bagian depan warung, proses membuat nasi, antri makanan, memilih lauk, detail lauk dan saat makan.

Mengambil Gambar

Saya pribadi menghindari mengambil video dengan teknik panning shoot (bergerak dari kiri ke kanan, atas ke bawah atau kebalikannya). Karena jika tak memiliki skill yang baik maka gambar akan goyang atau gerakan terlalu cepat membuat penonton terganggu. Jadi ambil gambar dengan kamera stand by tanpa bergerak kira-kira 6-10 detik. Untuk membuat video 1 menitan kamu membutuhkan kira-kira 12 video tapi lebih banyak  akan jauh lebih baik. Dan pastikan dengan 12 video yang kamu ambil  sudah mewakili ide cerita.

Slowmotion

Kalau diperhatikan hampir 90% video saya slowmotion. Alasan pertama karena tangan saya tantrum jadi saya memilih mode ini untuk menghaluskan gerakan. Kedua, video slowmotion terlihat lebih dramatis. Tapi jika kamu mau mengambil  video dengan kecepatan normal  itu syah-syah saja atau mau mengkombinasikan dengan video timelapse. Itu akan lebih keren!

Editing

Video biasa-biasa saja kadang dengan editing yang bagus dan sesuai dengan jalan cerita akan terlihat luar biasa. Mengedit itu bukan sekedar menyambung  video menjadi  satu   tapi seperti membuat baju. Kamu harus memiliki pola dan bahan yang cukup. Polanya adalah ide cerita, ia yang akan menuntunmu untuk membuat baju model apa. Lalu bahannya adalah materi video yang sudah kamu ambil. Dan saran saya  lebihkan stok video yang kamu ambil  agar kalau ada salah menjahit eh mengedit kamu punya bahan lain.

Musik

Kebanyakan orang berpikir bahwa musik  hanya elemen pelengkap video padahal ini yang membangun emosi sebuah film atau video. Jadi jangan salah  pilih musik. Jangan sampai  musik video trip, musiknya melow putus cinta. Peralihan video satu dengan yang lain  disesuaikan dengan ketukan musik. Karena jika salah ketukan kamu akan mengganggu mood penonton dan pesan yang ingin disampaikan tidak mengena.

Sofware

Pilihan software editing ini sebetulnya sesuai selera saja. Kebetulan saya menggunakan splice yang menurut saya mudah mengoperasikannya dan gratisan tanpa watermark. Dan menurut saya lagi tidak terlalu berat di gadget.

Splice bawaan software Go Pro
Splice  software dari Go Pro

Daya

Karena acara famtrip biasanya padat karya dan padat piknik maka tak ada banyak waktu untuk men-charging gadget jadi pilihannya power bank. Apalagi mengambil dan mengedit video membutuhkan daya lebih besar dibandingkan memotret dan mengedit foto.

Waktu

Dari pengalaman saya untuk mengedit santai satu video kira-kira dibutuhkan waktu sekitar satu jam. Tidak terlalu lama tapi perlu manajemen waktu yang baik. Semuanya tidak harus dikerjakan sekaligus dan bisa dikerjakan disela waktu istirahat, perjalanan atau saat menunggu.

Peralatan Tambahan

Selain power bank kamu butuh headset saat mengedit video agar kamu lebih berkonsentrasi dan bisa mendengarkan musik lebih seksama sehingga tidak salah ketukan saat transisi video.

Video IG & Video Youtube

Kalau video 1 menitan sudah kamu upload di media sosial, nah sekarang semua video kamu edit jadikan satu. Jadi deh video panjang dan bisa kamu unggah di youtube kamu. 😀

Sekian sedikit tips dari saya untuk kamu yang mau bikin video instant saat famtrip. Semoga tips ini bermanfaat dan kamu makin disayang dengan pihak penyelenggara atau agency karena nggak cuma bikin tulisan kece dan foto cetar tapi video mantap jaya!

 

Tulisan ini merupakan kegiatan Famtrip Blogger PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan. 1-2 Agustus 2017
Tulisan ini terinspirasi kegiatan  Famtrip Blogger PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan tanggal 1-2 Agustus 2017.

 

12 pemikiran pada “Tips Membuat Video Instant Saat Famtrip

    1. nah kalau lagi trip sendiri bisa dibuat, video perjalanan 1 detik, video ke pantai A 1 detik, video pantai B 1 deti, video kuliner C 1 detik, video hotel 1 detik, video perjalanan pulang 30 detik. Lalu masing masing video bisa jadi bahan IG, nah kalau semua video disatuin bisa jadi video youtube. Kece kan!

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s