Menikmati blue sky holiday di Masilok

Masilok Island
Masilok Island

Butuh blue sky holiday? Ke Masilok aja, yuk! Pulau Masilok adalah pulau kecil yang terletak di selatan Pulau Siberut, kepulauan Mentawai, Sumatra Barat.

Jarang masuk radar wisatawan, Pulau Masilok yang tepat berada di jalur patahan gempa memang relatif sulit diakses sebab penyebrangan menuju kepulauan Mentawai kerap dihadang ombak besar. Beauty and danger, rasanya dua kata itu paling tepat untuk menggambarkan Masilok.

Wisatawan yang biasa berkunjung ke wilayah Mentawai – tempat Masilok berada – umumnya peselancar profesional. Sebab di Mentawai, mereka bisa menemukan Lances Right dan Macaronies – dua dari 10 titik selancar terbaik di dunia.

Untuk mencapai Pulau Masilok, wisatawan bisa menyewa kapal motor berkapasitas delapan orang seharga Rp 1,5 juta dari Muara Siberut. Tarif kapal sudah termasuk island hopping di sekitar Masilok dan kapal bisa menginap. Pelayaran dari Muara Siberut ke Pulau Masilok makan waktu sekitar 45 menit. Sepanjang perjalanan, wisatawan bisa menikmati jernihnya laut biru di wilayah ini. Perahu nelayan seolah melayang di atas laut.

Pulau Masilok bisa dikenali dari kejauhan. Pohon kelapa berderet di sepanjang pantai, dibingkai dengan pasir putih. Perairan sekitar Pulau Masilok tenang, sehingga ikan dan karang terlihat jelas. Saya jadi tidak sabar untuk langsung nyebur.

Masilok sesungguhnya kependekan dari masigaba look yang berarti mencari minum. Kabarnya, nenek moyang penduduk Mentawai yang berlayar ke Pulau Sikakap biasa singgah ke Pulau Masilok untuk mengambil air.

Jangankan sinyal telefon, listrik pun tak ada di Masilok. Namun, itulah keuntungannya. Sebab selama berada di Masilok, semua indera jadi berkesempatan untuk menikmati karya Sang Pencipta. Mata bisa dimanjakan dengan birunya langit dan laut. Kulit bisa menyentuh pasir putihnya yang halus. Lembutnya desir nyiur terdengar jelas di telinga. Air kelapa segar bisa menghapus dahaga. Hati pun merasakan kedamaian yang sebenarnya.

Apa saja yang bisa dilakukan di Pulau Masilok? Snorkeling. Di Masilok, ikan-ikan besar berenang bebas. Walau di beberapa titik tampak juga karang-karang yang rusak, sisa bom ikan. Air laut yang jernih membuat visibility sangat bagus, tetapi perlu diingat walau permukaannya tenang arus bawah di sekitar Pulau Masilok tergolong kencang. Saat snorkeling, saya berkali-kali terseret sampai laut dalam.

Selain snorkeling, tidur di bawah pohon kelapa menjadi aktivitas andalan. Sayang gak bawa hammock, seandainya ada maka tidur siang jadi sangat sempurna. Tanpa kehadiran pengunjung lain, berlibur ke Pulau Masilok serasa liburan di pulau pribadi. Rasanya dunia benar-benar damai, indah.

Seandainya saja penyeberangan Padang ke Muara Siberut tidak 12 jam. Mungkin setiap akhir pekan saya berlibur ke Masilok. Memang, biasanya tempat yang susah dijangkau itu indahnya kayak surga. Tapi bukan berarti yang gampang dijangkau kayak neraka loh ….

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tulisan dimuat di laman Wego Indonesia
 
RELATED POSTS

Digoyang Ombak 12 Jam
Menghargai Alam
Kisah Panjang Menuju Air Terjun
Penangkap Ikan Paling Cantik
Panah Beracun Lelaki
Kabit , Celana Lelaki
Turuk Laggai, Gerak Tari Alam
Menikmati Blue Sky Holiday di Masilok

 

28 pemikiran pada “Menikmati blue sky holiday di Masilok

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s