
Dunia bawah laut pulau tegal benar-benar mengagumkan , berikut hasil bidikan melalui kamera sony seri TX10.

Dunia bawah laut pulau tegal benar-benar mengagumkan , berikut hasil bidikan melalui kamera sony seri TX10.

Gempa Aceh tiga hari lalu menyurutkan nyali orang bermain di pantai apalagi laut. Tapi tidak untuk saya. Hari ini (14/4/2012),saya begitu bersemangat menyambangi lautan. Rindu rasanya, setelah dua minggu penuh tidak menyentuh air asin. Bersama sebuah komunitas- Lampung Cinta Snorkling-pagi ini kami berkumpul di sebuah kantor operator telekomunikasi CDMA di Jalan Ahmad Yani.

Pesan singkat rekan lama untuk wawancara radio swasta di Bandar Lampung, sempat membuat bingung. Tema movie maker Lampung menjadi topik pekan ini. Saya sempat berkelit bahwa saya bukan movie maker. Tapi dengan diplomasi rekan saya Aji Aditya bertutur, bahwa film indie yang saya buat bersama rekan kuliah mengukir sejarah perfilman di Lampung. Mendapatkan penghargaan di tingkat nasional.

Kepulauan Banyak memiliki banyak spot menarik, mulai dari pulau untuk snorkling sampai pantai berombak tinggi tempat surfing. Bagi mereka yang tidak memiliki banyak waktu untuk menikmati semua keindahan ini dalam satu waktu Island Hopping merupakan pilihan utama. Dengan menyewa atau membayar boat perorangan kita sudah menjelajah pulau seharian penuh. Pagi ini bersama Bang Erwin kami berencana mengelilingi pulau-pulau kecil. Tepat pukul 09:00 Bang Erwin menjemput kami di pantai Pulau Palambak Besar lengkap dengan perbekalan. Untuk wisata ini tiap orang dikenakan biaya seratus ribu rupiah. Lanjutkan membaca “Banyak Island Trip (part 7): Island Hopping sampai Hopeless”

Rencananya pagi ini kita mau hunting sunrise di sebelah barat pulau Palambak Besar. Tapi berhubung jam empat pagi sempet terdengar suara hujan, kita kompak narik selimut tidur lagi. Gimana bisa kompak ya? Padahal kamar cowok ama cewek dipisah. Tapi udah feeling dan bawaan orok kalo pagi ujan , udah males aja. Tapi pas jam 6 kita keluar cottage udah ga ujan lagi dan matahari kayaknya belum muncul. Dan kita langsung inget ini kan Aceh pasti mataharinya muncul belakangan. Ya udah tanpa basa-basi kita langsung cabut menuju TKP. Sedangkan si Ice dan Kety lebih milih melanjutkan tidur pagi.
Lanjutkan membaca “Banyak Island Trip (part 6): Pagi… Berburu Sunrise di Palambak Besar”

Matahari bergerak ke ufuk barat, kilau kekuningan berpendar di langit biru lalu memantul ke laut. Laut diujung pantai Palambak Besar sudah tidak biru kehijauan, tergantikan dengan warna keemasan. Pesoan keindahan lain menyeruak di pulau ini. Nuansa romantis datang menyambangi setiap insan untuk berimajinasi.Model “dadakan” sayapun mulai berpose liar. Meloncat di udara membentuk siluet dengan latar belakang matahari terbenam ataupun bergaya bagaikan model majalah pria dewasa.
Lanjutkan membaca “Banyak Island Trip (part 5): Sore Hingga Malam di Palambak Besar”

Pertama kali sampai di Palambak Besar pandangan kita akan tertuju pada 6 buah bangunan kayu yang menghadap ke pantai. Empat bangunan merupakan cottage yang disewakan bagi tamu sedangkan dua bangunan di timur merupakan kantin dan tempat tinggal pengelola cottage.
Lanjutkan membaca “Banyak Island Trip (part 4): Ngintip Cottage di Palambak Besar”

Pulau Palambak Besar adalah pulau terbesar keempat di Kepulauan Banyak. Bagian barat pulau ini langsung berhadapan dengan Pulau Tuangku, pulau terbesari di perairan ini. Sedangkan di sebelah baratnya terdapat sebuah pulau kecil yaitu Palambak Kecil. Letaknya yang tidak berhadapan langsung dengan samdura Hindia membuat ombak di sini relatif kecil dan aman untuk berenang. Pantai pasir putih dengan pohon kelapa merupakan ciri khas hampir semua pantai di Kepulauan Banyak. Yang unik dari Palambak Besar adalah garis pantai berpasir cukup jauh. Kita baru bisa menemukan terumbu karang, kira-kira dua ratus meter dari garis pantai.
Lanjutkan membaca “Banyak Island Trip (part 3): Jejak Besar di Palambak Besar”