Video

Video Karya Bagi ODHA Juara Tiga

Jangan sampai pandemi mengahalangi langkahmu untuk maju dan membuat kreativitasmu buntu. Tahun ini memang spesial dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, pandemi mengubah banyak pola kehidupan. Kita yang dulu bebas bergerak kini harus menjaga jarak. Tapi jika mau mengambil hikmah ada banyak peluang dan kesempatan baru. Salah satunya lebih banyak waktu belajar karena kita tidak kehabisan waktu di jalan.

Setelah iseng-iseng mengikuti workshop yang digagas oleh ILO (International Labour Organization) dan APINDO saya dan Yuarnanto mengikuti lomba vlognya. Kami hoki mendapat juara 3 walau dikerjakan dengan segala keterbatasan.

Sebuah email dari departemen HSSE menggoda saya dan Yuarnanto un mengikuti pelatihan vlog mengenai pencegahan HIV di tempat kerja. Aslinya yang bikin menarik adalah vlog yang dihasilkan dari pelatihan ini akan diperlombakan untuk memperingati hari AIDS sedunia.

Seru Seruaan Bikin Konten di Kantor Berbuah Manis

Bagi saya kantor itu tidak hanya tempat bekerja dan mencari nafkah, tapi tempat seru-seruan untuk berkarya dan menyalurkan hobi. Kebetulan tempat saya bekerja memberikan banyak ruang untuk berkreasi, kebetulan lagi ada teman-teman sefrekuensi.

Beri peringkat:

Video – Mudik Asik Dengan GeNose c19 di Bandara Hang Nadim Batam

Bagi rakyat jelata, berpergian dengan pesawat terbang bukan hanya sesuatu yang mahal tapi juga merepotkan. Bayangkan sebelum bisa terbang penumpang harus menjalankan rapid test antigen bahkan PCR dan di beberapa kota, tes ini hanya berlaku tiga hari saja. Jika berpergian empat hari maka harus menanggung biaya rapid tes antigen yang biayanya sekitar 200 ribu rupiah.

Beri peringkat:

9 Makanan Khas Palembang Selain Pempek

Apa nama makanan yang terkenal dari Palembang? Setiap orang pasti akan menjawab ‘pempek’. Ya benar, jawaban tersebut tidaklah salah. Sebab pempek memang makanan dari Palembang yang paling terkenal. Seantero nusantara kayaknya tahu. Dari orang dewasa, lansia, remaja, bahkan hingga anak-anak. Rasanya yang enak, serta ketersediaannya yang ada di mana-mana tentu menjadi penyebabnya.

Beri peringkat:

Kelas online yang berlangsung tanggal 11 November 2020 memberikan banyak insight baru tentang HIV dan pembuatan film dokumenter. Dan beruntungnya yang memberikan materi pelatihan teman-teman dari Sedap Film. Sebagai informasi Sedap Film banyak memproduksi film dokumenter dan salah satu filmnya Ibu Bumi memenangkan FFI 2020 sebagai film dokumenter pendek terbaik.

Proses Karya

Paling seru adalah setelah pelatihan kami tetap mendapatkan pendampingan mentor untuk konsultasi proses produksi. Ya walau masih amatir tapi momen seperti ini jelas berharga banget. Hambatan terbesar proses produksi adalah keterbatasan waktu dan sumber daya manusia. Kantor kami masih menjalankan WFH dan split working sehingga tidak banyak karyawan yang bisa terlibat dalam proses produksi. Selain itu dalam beberapa minggu ke depan saya akan cuti lama sekitar setengah bulan. Jadi mau tidak mau proses produksi digeber.

Pada awalnya saya Yuarnanto sudah membuat skrip video dengan konsep serius yang berisi interview seperti yang diarahkan oleh mentor. Tapi setelah proses pengambilan gambar kami berpikir bahwa video edukasi tidak harus menggurui. Bagaimana jika bergenre komedi walau sebetulnya agak riskan, takut orang melihat dengan presepsi berbeda akan terkesan melecehkan ODHA.

Satu hari sebelum saya berangkat cuti dilakukan pengambilan gambar, setelah itu saya dan Yuarnanto hanya berkomunikasi melalui whatss ap. Setelah proses mengedit ada sesi konsultasi bersama mentor dan ternyata ada beberapa perbaikan yang harus kami lakukan. Ternyata tidak gampang lho berkolaborasi jarak jauh seperti ini dibandingkan duduk bersama di ruang meeting.

Jelang deadline tanggal 25 November 2020 kami akhirnya mensubmit karya setelah ada drama google drive saya penuh dan peserta wajin mengunggah karya di google drive. Tenggang waktu pukul 23:59 dan kami baru selesai mengunggah karya pukul 23:00.

Sejujurnya saya tidak pribadi tidak banyak berharap dari karya ini karena semua dikerjakan di tengah kesibukan pekerjaan kantor dan aktivitas lain. Karena selama cuti saya mengikuti pelatihan yang benar-benar menguras energi dan pikiran (nanti akan saya ceritakan di tulisan lain). Bayangkan selama dua minggu penuh mengikuti kelas dari pukul 08:00 WIB sd 22:00 WIB. Saya baru bisa mengedit video dan diskusi setelah pukul 10 malam.

Apresiasi Karya

Ternyata pengumuman karya diundur tanggal 10 Desember 2020. Dan ketika saya sedang bertugas di lautan luas sebuah pesan pendek dari Yuarnanto masuk, dia mengatakan kalau kita mendapatkan juara tiga dan sukses membuat seluruh audiens cengar cengir.

Akhirnya karya itu tidak hanya mengedukasi tapi juga menghibur.

Terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu kami membuat karya. Terutama Yuk Kusmiyati, talent RO 4 yang kece badai. Tanpa kamu tidak ada karyawan atau karyawati yang mampu berakting sempurna di depan kamera.

Hayooo tahun 2020 kita bikin apalagi? Mari berkaya karena karya yang membuat kita tetap bernyawa di saat pandemi.

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s