Jawa Tengah Travelling

Ketika Little Netherland Bermetamorfosis

Mengenang perjalanan pertama kali mengunjungi  kota Semarang 7 tahun silam, saya terkagum  menyaksikan bangunan kota lama kala itu. Seharian penuh menyusuri tiap sudut kota seolah semuanya ingin saya abadikan dengan kamera saku.

Sekarang ia tetap mengaggumkan termasuk  udara panasnya yang tidak bersahabat bagi pejalan yang hobi jalan kaki. Tapi apa yang bisa menghalangi langkah untuk kota lama yang mampu  berkisah tentang masa lalu. Saya menilisik jauh ke pasar ayam menyaksikan pagar bata usang dipenuhi akar pohon.  Semua ini tak hanya membuat kagum tapi mengundang  seribu tanya.

pasar Ayam kota Lama Semarang
pasar Ayam kota Lama Semarang

Pagi ini bersama seutas semangat kembali  menyusuri  Kota Lama  tanpa kamera hanya dengan sebuah ponsel.   Saya ingin menikmati Kota Lama lebih sederhana, bukan sebagai seorang travel blogger tapi Danan, seorang pejalan yang baru saja memulai langkahnya tahun lalu.

pabrik rokok di Kota Lama Semarang
pabrik rokok di Kota Lama Semarang

Kota lama bukanlah gadis remaja yang baru belajar bersolek, di eranya ia  menjadi primadona dengan  julukan  Little Netherland. Hampir dilupakan masa namun kini bermetamorfosis menjadi tempat yang diingat banyak orang. Ikhtiar agar sang primadona mendapat  pengakuan sebagai kota pusaka  warisan dunia oleh UNESCO gencar dilakukan pemkot Semarang. Tidak hanya infrastruktur saja yang dipersiapkan tapi sumber daya manusia  agar Kota Lama siap dikunjungi  wisatawan dari segala penjuru dunia.

Banyak yang berubah dari kota lama dibandingkan 7 tahun lalu dan inilah yang berbeda.

1.Pejalan Kaki

Meski kendaraan lalu lalang,  wisatawan masih bisa berjalan kaki santai  di trotoar. Untuk mengantisipasi pengendara motor yang nakal pembatas trotoar dibuat permanen. Jika lelah berjalan selalu ada tempat untuk leyeh-leyeh manja. Ya inilah tampilan baru trotoar di Kota Lama, meski belum di seluruh lokasi paling tidak ini memberikan kesan baik ketika  memasuki kawasan wisata ini.

2. Wahana Wisata Kekinian

Tak mudah mengundang minat  anak-anak untuk mengunjungi bangunan tua bersejarah tapi jika di lokasi itu ada wahana wisata kekinian pasti akan mudah mengajak mereka.  Sebagai langkah awal memupuk kesadaran menyambangi bangunan bersejarah tidak ada salahnya orang tua mengajak anak-anak ke Museum 3D atau DMZ, wahana studio foto kekinian ini memberikan wajah lain Kota Lama.

3. Lokasi Foto Murah Meriah

Selain lokasi foto berbayar, banyak lokasi foto murah meriah alias gratis yang tersebar di berbagai sudut kota. Mau latar bangunan kuno atau bangunan moderen dengan arsitektur unik semuanya ada di sini. Tinggal kamu siapkan kamera bagus dan outfit keren, sudah bisa menambah koleksi foto instagram selama satu bulan.

4. Tranportasi Umum

Tidak sulit untuk sampai ke Kota Lama karena sudah tersedia transoprtasi masal yang memadai seperti Trans Semarang  yang hampir setiap 15 menit melewati kawasan ini. Jauh berbeda dibandingkan saya ke sini 7 tahun yang lalu.

Bis wisata dan transportasi umum melintas di Kota Lama Semarang
Bis wisata dan transportasi umum melintas di Kota Lama Semarang

5. Tempat  Parkir

Bagi yang membawa kendaraan pribadi tidak perlu risau di belakanng Muesum DMZ terdapat lahan parkir yang sangat luas. Ini salah satu terobosan yang patut diacungi jempol. Untuk membangun lahan parkir seluas ini jelas  banyak  bangunan yang harus dikorbankan. Tapi apa sih yang tidak dilakukan untuk kenyamanan wisatawan yang bertandang.

Lahan parkir luas di belakang DMZ
Lahan parkir luas di belakang DMZ

6. Semakin Bersih

Kebersihan kota lama juga semakin terjaga, kondisinya jelas jauh berbeda dibandingkan ketika saya pertama kali datang ke sini. Beberapa petugas kebersihan terlihat aktif  menyapu dan jumlah tempat sampah cukup tersedia. Nah kalau sudah bersih seperti ini pengunjung juga harus menjaganya dengan tidak membuang sampah sembarangan karena sebetulnya kebersihan adalah tanggung jawab bersama bukan tanggung jawab petugas kebersihan saja.

Kota Lama Semarang semakin bersih dan rapih
Kota Lama Semarang semakin bersih dan rapih

7. Taman Cantik

Kalau dulu hanya ada satu taman hits di kota lama sekarang banyak taman-taman cantik yang memungkinkan kita untuk beristirahat sejenak setelah lelah berjalan. Dan ternyata taman-taman ini juga instagramable juga.

8. Wifi Gratis

Setelah lelah berkelana mengelilingi kota tak ada yang lebih nikmat dibandingkan leyeh-leyeh sambil online lalu membagikan semua keindahan ini ke netizen. Ini bukan pamer atau riyak hanya berbagi siapa tahu menginspirasi kamu untuk datang ke sini dan bukan hanya melihat foto-foto ayuku.

“Ayu… Mas sampean itu ganteng lho mustinya.”

“Maksudnya foto gadis ayu yang duduk di sampingku ini.”

“O… patung?”

Inilah nyawa kami para warga dunia maya, tanpa ini kami tidak akan hidup dunia maya.
Inilah nyawa kami para warga dunia maya, tanpa ini kami tidak akan hidup dunia maya.

9. Kafe Cantik

Dulu ketika rasa lapar dan dahaga datang dikala menyambangi kota ini saya harus jalan jauh menuju stasiun mencari warung makan di dekat pabrik rokok Prace. Sekarang kafe cantik dan resto tersebar di sini,  mau hemat ada warung yang menyediakan menu lokal.

Paling mengharukan ketika dahaga menyerang  aku menemukan retail yang menjual aneka buah potong yang harga termurahnya 5000 rupiah. *lebya mode on* Tanpa ragu aku keluarkan uang 10 ribu rupiah untuk membeli buah potong dan air mineral dan masih dapat kembalian 2000 rupiah.

Maaf untuk ulasan kafe cantik belum ada, maklum Mas saya backpacker mampunya cuma makan ramesan di warung.

10. Belanja Cinderamata

Buat Mamah-Mamah sophaholic ada kabar gembira lho di Kota Lama, jadi sekarang di sini ada Semarang Kreatif Galeri. Dari namanya  sudah ketahuan kalau di sini menjual aneka kerajinan khas Semarang. Konon barang-barang yang  mejeng di sini melalui proses seleksi ketat seperti Miss Indonesia, ada beberapa tahap audisi.

Buat yang hobi belanja kamu ke harus ke sana * nunjuk Semarang Kreatif Galeri*
Buat yang hobi belanja kamu ke harus ke sana * nunjuk Semarang Kreatif Galeri*

Dan hanya barang-barang berkualitas dan memiliki unsur lokal yang tinggi yang dapat dijual di sini. Soal harga tak perlu khawatir, tidak terlalu mahal untuk kualitas seperti ini. Menurut saya pribadi barangnya berkualitas ekspor tapi harga lokal, nggak nyangka ini buatan asli Indonesia.

Outer batiknya kece-kece banget lho Kakak!
Outer batiknya kece-kece banget lho Kakak!

Meski bokek aka belum ada bujet untuk shopping manja tidak ada salahnya windows shoping di Semarang Kreatif Galeri. Siapa tahu bisa jadi bisnis sampingan ketika jalan-jalan dengan membuka PO (pre order) online Sis!

Jangan lupa Kota Lama punya pasar Klithikan yang menjual aneka barang bekas. Selain barang-barangnya unik lokasi  ini keren juga untuk berfoto.

11.  Drainase

Pertama kali datang ke Semarang saya sempat heran meski tidak ada hujan mengapa selalu  ada genangan air ternyata ini fenomena rob yaitu naiknya air laut  akibat pasang surut.

Kota Lama salah satu tempat yang terkena dampak rob ini jadi waktu saya pertama kali datang ke sini sempat becek-becekan gitu. Tapi sekarang tidak ternyata sistem drainase kota Semarang sudah diperbaiki oleh Dinas PU dan katanya beberapa pompa besar dipasang untuk mengembalikan air ke laut saat rob.

Jadi tidak hanya infrastruktur yang kelihatan saja yang diperhatikan tapi kenyamanan detailnya juga diperhatikan.

Rob juga melanda Kota Lama Semarang
Rob juga melanda Kota Lama Semarang
Sistem drainase yang baik di Kota Lama Semarang
Sistem drainase yang baik di Kota Lama Semarang

12. Menghilangkan Kabel

Salah satu pekerjaan rumah pemerintah kota Semang adalah menghilangkan kabel telepon dan listtrik yang berseliweran. Bagi pecinta fotografi keberadaan kabel-kabel ini jelas merusak pemandangan alias bocor di kamera. Nah sekarang di sini sedang ada proyek casing bawah tanah untuk kabel listrik, telepon, air dan fiber optik. Harapannya sih setelah proyek ini selesai maka kota lama Semarang makin kece di kamera.

Proyek pekerjaan casing untuk menghilangkan kabel yang berseliweran di kota Lama Semarang.
Proyek pekerjaan casing untuk menghilangkan kabel yang berseliweran di kota Lama Semarang.

Teknologi dan moderenitas memang tidak terpisah dari perbaikan infrastruktur di Kota Lama Semarang namun sebaiknya  semua  ini tidak menghilangkan keontentikan kota lama yang menjadi bagian sejarah Semarang bahkan Indonesia. Bagaimana sudah siap bertemu  kota lama dengan wajah barunya?

Koentikan Kota Lama Semarang yang membuat orang selalu ingin kembali
Keotentikan Kota Lama Semarang yang membuat orang selalu ingin kembali

23 komentar

  1. Kemarin aku kesini juga mas, tapi explore kota lama pas malam saja karena panasnya semarang luar biasa menurutku heheee….

    Waaah malah ada wifi gratisnya to…sebelah mananya mas?

    Lumayan ada beberapa cafe nuansa klasik juga disini, tapi hanya lewat….nggak masuk heheee….

    Disukai oleh 1 orang

  2. Dulu dan sekarang… Kota Lama selalu jadi tempat yang menarik untuk hunting foto. Kalau pagi enaknya pagi banget, sore dan malem. Kalau siang panas. Lebih seru lagi kalau pas lagi ada Festival Kota Lama 😊

    Disukai oleh 1 orang

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.