Tips Traveling Bersama Teman Sekantor

Saya itu tipe orang yang menghindari traveling bersama teman sekantor. Alasannya sih sederhana saja, masa sudah tiap hari berjumpa kalian di kantor lalu liburan harus jumpa kalian juga. Ini liburan Man, gimana mau liburan kalau setiap melihat kalian yang terbayang pekerjaan.

Baiklah jika kalian mau ikutan jalan-jalan bareng aku ada beberapa peraturan yang harus kita sepakati. Eh ini sebetulnya tips atau daftar peraturan sih? Sama saja kok nanti ujung-ujungnya jadi tips buat kamu yang mau jalan bareng dengan teman sekantor.

1. Jangan Membahas Pekerjaan

Liburan tuh jadi nggak asik banget kalau ada yang ngomongin pekerjaan apalagi pakai buka laptop dan masing-masing diam berkutat dengan gawai. Woi kita liburan bukan pindah kerja!  Jadi plis laptop nggak usah dibawa. Kalau ponsel masih bisa dimaafkan tapi jangan juga tiap 5 menit memeriksa email dan tiap 10 menit menelepon dengan topik pekerjaan.

Mari bersenang-senang jangan membahas pekerjaan apalagi pasangan di rumah. Ehmm....
Mari bersenang-senang jangan membahas pekerjaan apalagi pasangan di rumah. Ehmm….

2. Biaya Sendiri

Karena kita jalan-jalannya atas nama pribadi bukan dalam rangka dinas kantor biayanya saweran dan tidak memanfaatkan fasilitas perusahaan. Biar nggak beban moral atau dinyinyirin orang kaya anggota dewan yang pikniknya pakai uang rakyat. Jika ingin piknik yang agak jauh dan bujet besar dapat dikumpulkan dengan sistem arisan, setiap bulan menyicil. Wah bisa nih kalau tahun depan mau piknik ke Eropa kita saweran sejutaan sebulan. Lalu ngocoknya seribu purnama kemudian biar bisa sekalian pikniknya ke Antarika. *nyengir*

Agar semua bahagia termasuk bos di kantor biaya piknik pakai biasa sendiri ya.
Agar semua bahagia termasuk bos di kantor biaya piknik pakai biasa sendiri ya.

3. Izin Semua Pihak

Izin ini penting banget terutama dari bos besar karena ketika sebagian besar penghuni kantor cuti jalan-jalan maka harus ada pekerjaan dan tanggung jawab yang didelegasikan dan orang yang dilimpahkan tanggung jawab harus legowo. Jangan lupa minta ijin suami/istri dan pacar, jangan bilangnya dinas tapi aslinya kamu jalan-jalan dengan teman kantor. Lalu setelah perjalanan tersebar foto dengan teman kantor yang membuat pasangan cemburu.

Jangan lupa minta ijin kalau mau foto juga sih :D
Jangan lupa minta ijin kalau mau foto juga sih 😀

4. Pilih Hari Yang Pas

Karena semua orang punya tanggung jawab jadi tidak mungkin meninggalkan kantor terlalu lama. Solusinya pilih akhir pekan atau memanfaatkan hari libur nasional yang dekat dengan akhir pekan atau hari kejepit nasional. Untuk perjalanan bedol desa satu kantor, idealnya 3-5 hari saja. Bayangkan kalau sekantor pergi liburan selama satu minggu, wah bisa tutup kantornya.

Tanya dengan Mbak dukun kapan hari baik piknik aka jalan-jalan.
Tanya dengan Mbak dukun kapan hari baik piknik aka jalan-jalan.

5. Berbagi Tugas & Tanggung Jawab

Seperti halnya dunia kerja dalam perjalanan atau traveling ada pembagian tugas dan tanggung jawab. Tujuannya agar tidak satu orang saja yang repot dan semua orang bisa menikmati liburan. Misalkan ada yang mengurus pemesanan tiket pesawat, hotel, bagian konsumsi dan dokumentasi.

Siapa ini yang bertugas jadi tukang foto kalau semuanya loncat
Siapa ini yang bertugas jadi tukang foto kalau semuanya loncat

6. Tanggalkan Status dan Jabatan

Selama perjalanan tanggalkan status dan jabatan di kantor agar traveling mu menjadi lebih bebas tapi tetap menjaga norma dan kesopananan. Bagi beberapa orang sulit untuk menarik diri dari unsur dominasi , inilah saat yang tepat untuk belajar lebih membumi. Karena salah satu esensi perjalanan mendapatkan pengalaman baru dan  memberikan pengayaan batin. Gimana siap ngajakin bos kamu jalan-jalan gaya backpacker!

Mari ngopi biar slow Boss....
Mari ngopi biar slow Boss….

7. Grup Kecil

Karena ini liburan dan bukan acara employee gathering atau kunjungan kerja maka sebaiknya tidak banyak orang, idealnya 6 orang saja agar kita tidak sibuk sendiri-sendiri atau malah membentuk grup-grup kecil selama perjalanan.

Walau yang ikutan trip bodnya besar tetaplah dalam grup kecil
Walau yang ikutan trip bodnya besar tetaplah dalam grup kecil

8. Bahagia

Kadang perjalanan tidak selalu sempurna maka alangkah baiknya dalam kondisi apapun semua orang tetap berpikir positif. Jika ada masalah diselesaikan bersama-sama. Misal tiba-tiba kalian ketinggalan pesawat, lalu solusinya bagaimana? Ya beli tiket baru dan uangnya minta dengan bos nanti dicicil kalau sudah pulang liburan. *nyengir*

Walau badan lelah jangan lupa bahagia.
Walau badan lelah jangan lupa bahagia.

9. Oleh-Oleh

Agar semua orang di kantor iklas dengan acara piknik kalian sebaiknya pulang membawa buah tangan agar kalau tahun depan mau jalan-jalan yang lebih jauh mendapat dukungan banyak orang terutama Bos. Ini bukan menjilat lho tapi hanya mempermudah urusan saja :D.

Siapkan oleh-oleh untuk bos di kantor dan bos di rumah :D biar dapat ijin lagi kalau mau jalan-jalan lagi.
Siapkan oleh-oleh untuk bos di kantor dan bos di rumah 😀 biar dapat ijin lagi kalau mau jalan-jalan lagi.

Bagaimana, apa kamu punya pengalaman dan tips lain tentang jalan-jalan bersama teman sekantor. Aku pribadi baru tahun kemarin berkesempatan jalan bareng dengan teman sekantor dan ternyata semua di luar ekspetasi. Seru Banget! Aslinya tahun ini pengen ngulang lagi dengan perjalanan yang lebih jauh.

Masih ditunggu ya pengalaman kamu jalan-jalan dengan teman sekantor. Langsung tulis saja di kolom komentar di bawah ini.

 

3 pemikiran pada “Tips Traveling Bersama Teman Sekantor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s