My Selangor Story 2013. Berita baik di ujung tahun 2012 , harapan baru 2013. Program kampanye media sosial Kepariwisataan Selangor menjaring 20 blogger . Memberikan paket perjalanan 5 hari 4 malam , menikmati keindahan alam dan keunikan budaya di Selangor, Malaysia.
Kemarau setahun dibalas hujan sehari, ditambah banjir seminggu. Parodi sebuah peribahasa namun kondisi yang lazim kita jumpai . Ketidakseimbangan alam membuat musim kemarau lebih panjang . Efek pemanasan global akibat meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfer. Belum lagi pembalakan hutan liar, membuat tanah di dataran tinggi tidak mampu menahan air. Akibatnya air meluncur bebas menuju area rendahan menyebabkan banjir. Tapi yang paling ironis ketika air melimpah, ketersediaan air bersih sangat minim. Lanjutkan membaca “Air dan Keseimbangan Alam”
Pernikahan momen terpenting seumur hidup. Dokumentasi video dan foto menjadi hal penting menjelang hari bahagia. Kali ini mendapatkan kesempatan belajar sekaligus mengabadikan momen terpenting rekan kuliah dan tetangga, Sapto dan pasanganngya Desvi.
Restoran cepat saji depan Masjid Raya menjadi meeting point, menanti kehadiran dua anggota BPM. Masih wajah lama, Gee Wan dan Lisa. Tapi spot wisatanya baru, berbeda dengan hari sebelumnya. Kali ini menggabungkan tiga unsur yaitu: religi, alam dan kuliner. Serta kombinasi dua alat transportasi bentor dan taksi. Maklum kalo naik taxi, ga muat lima orang. Saya, Al dan Lilia menumpang “burung biru“. Sedangkan Gee Wan dan Lisa ber-offroad ria di atas bentor. Lanjutkan membaca “Horas Medan 2012 (part 13): Harmoni Religi,Alam dan Kuliner”
Saya, Lilia dan Al dari menyusuri Jalan Sisingamangaraja menuju pertigaan Jalan Brigjen Katamso. Menuju bangunan kuning kontras di atas lapangan rumput hijau. Istana Maimoon salah satu landmark kota Medan, peninggalan Kesulatanan Melayu-Deli. Jaraknya 100 meter dari Masjid Raya atau Kolam Raya Sri Deli. Tiga buah kubah besar gaya Persia Curve pengaruh Timur Tengah. Lanjutkan membaca “Horas Medan 2012 (part 12): Istana Maimoon”
(3/12/12)Kesibukan kembali menyambangi kota Medan paska akhir pekan. Kendaraan bermotor padat melintas di Jalan Sisingamangaraja. Semua orang memulai hari menuju tempat kerja. Mendung tak menyurutkan langkah tiap insan untuk berkarya. Saya dan Lilia masih tetap jadi “pengangguran”. Tidak ada aktivitas melenggang santai di trotoar. Mau kemana ya kita? Lanjutkan membaca “Horas Medan 2012 (part 11): Pelajaran Pagi Hari”
Kawasan Hutan Taman Eden memiliki beberapa air terjun; Air Terjun 7 Tingkat (Air Terjun Gantung Rimba) berjarak 11 km dari posko, Air Terjun di mulut Gua Kelelawar yang jaraknya 5 km, Dan terdekat air terjun 2 tingkat berjarak 500 meter. Lanjutkan membaca “Horas Medan 2012 (part 10): Air Terjun Penutup”
Salah satu tujuan perjalanan adalah menemukan pengalaman baru melalui interaksi sosial dengan orang-orang berbeda. Sebagai mahluk sosial manusia memang tidak ditakdirkan sendiri termasuk dalam perjalanan. Solo backpacker pada akhirnya akan menemukan “teman” . Bisa jadi penjual makanan ataupun kondektur bus. Lanjutkan membaca “Horas Medan 2012 (part 9): Kebersamaan Backpacker”