Jambi, Travelling

Masjid Agung Al Falah, Masjid 1.000 Tiang

Mendengar kata-kata Masjid 1000 tiang ada perasaan penasaran untuk segera mengunjungi rumah Allah yang berada di tengah kota Jambi. Masjid dengan luas 6.400 M2 dan daya tampung 10 ribu jamaah ternyata memiliki sejarah yang panjang. Tanah dimana maskid ini berdiri ternyata, dulunya merupakan tempat kerajaan Melayu Jambi. Namun pada tahun 1885 dikuasai penjajah Belanda dan dijadikan pusat pemerintahan/benteng Belanda.

Lanjutkan membaca “Masjid Agung Al Falah, Masjid 1.000 Tiang”

Jambi, Travelling

Pesona Sungai Batanghari

Siapa yang tidak pernah mengenal sungai Batanghari, merupakan sungai terbesar di pulau sumatra. Walaupun IPS bukanlah pelajaran yang saya sukai ketika SD, tapi saya sempat mendengar sayup sayup (sambil tidur) informasi ini. Apalagi hampir setahun belakangan ini saya menetap yang tidak tetap (semi nomaden) di propinsi Jambi yang dilalui sungai Batanghari.

Lanjutkan membaca “Pesona Sungai Batanghari”

Travelling

Mandala oh Mandala…

Pagi tanggal 13 Januari 2011 saya dikejutkan oleh berita di salah satu televisi swasta tentang bangkrutnya salah satu maksapai swasta tertua di Indonesia. Maskapai yang berdiri tanggal 17 April 1969 itu resmi menghentikan segala kegiatan operasionalnya. Tentu saja berita membuat saya benar benar kecewa, karena di pertengahan April saya sudah merancanakan perjalanan ke Jogja dengan memesan tiket di maskapai ini. Tiket Jakarta-Jogja pp seharga Rp 154.000,- yang saya buru sejak bulan November 2010, praktis tidak bisa digunakan. Walaupun pihak maskapai akan me-refund tiket penumpang yang sudah dipesan tentu saja kekecewaan tidak bisa dihindari, terutama bagi mereka yang akan berpergian di bulan ini.

Lanjutkan membaca “Mandala oh Mandala…”

Sulawesi Selatan, Travelling

South Celebes Trip (part5): Hari trakhir di Tator

Pagi-pagi jam 4 saya sudah bangun , sesuai janji Joni.. Eh Janji ama anak2 katanya pagi2 musti siap2 karena pagi ini kita bakal keliling di dua spot Toraja terus melanjutka perjalanan panjang ke Tanjung Bira. Suasana kota Toraja di pagi hari seperti kota kabupaten lain di Indonesia, sepi dingin. Tapi nampaknya hari ini bakal lebih ramai dari kemarin karena akan diadakan pesta rakyat di tengah kota.

Lanjutkan membaca “South Celebes Trip (part5): Hari trakhir di Tator”

Sulawesi Selatan, Travelling

South Celebes Trip (part4): Kita di Tator… THo!!!!

Setelah melewati perbukitan dengan rumah rumah yang memiliki Tongkonan di depannya, akhirnya sampai juga di kota Tana Toraja. Apa sih Tongkonan? (Kalo ga salah tulis). Kata Pak Latief adalah semacam lumbung pada yang berada di depan rumah orang toraja yang menghadap ke utara.

Daya tarik utama Toraja ada ada istiadat ritual pemakaman yang dikenal dengan Rembu Solo. Konon katanya untuk mengadakan acara ini pihak keluarga harus mengeluarkan biaya milyaran rupiah guna membeli kerbau dan membiayai pemakaman. Ada satu ungkapan, Jika anda ingin menikah dengan gadis Toraja tanyakan dulu kakek atau neneknya sudah meninggal atau belum. Jika belum maka anda akan ikut menanggung biaya pemakaman. Wah sudah terbayang dikepala saya jika harus menyumbang seekor kerbau bule maka minimal harus mengeluarkan uang 200 juta rupiah. Lanjutkan membaca “South Celebes Trip (part4): Kita di Tator… THo!!!!”

Sulawesi Selatan, Travelling

South Celebes Trip (part 3): Angkut Satu Lagi dari Pare Pare

Setelah tertidur kurang lebih 2 jam akhirnya kami tiba disatu kota, duh sumpah  ga tahu apa nama kota ini. Yang jelas sebelum sampai di kota ini jalannya agak hancur tapi agak terhibur dengan pemandangan yang indah. Sepanjang jalan di suguhkan pemandangan pantai di sebelah barat dan pegunungan di sebelah timur. Setelah melewati Maros dan sampai di Barru matahari sudah mulai nampak  walaupun hujan mulai mengguyur.  Sekitar pukul 08:00 pagi akhirnya sampai di kota Pare Pare dan di UMPAR (Univeristas Muhamadiyah Pare Pare)  sudah menanti salah satu rekan asal Banjarmasin. Ide perjalanan ini berasal dari obrolan di  sub forum salah satu forum internet terbesarIndonesia.  Setelah melalui obrolan panjang, akhirnya terkumpul 7 backpackers asal jakarta , 1 backpakers asal lampung , 1 backpackers asal lampung, serta 1 orang backpakkers asal Makasar yang belakang tidak bisa bergabung karena kesibukan pekerjaan.

Lanjutkan membaca “South Celebes Trip (part 3): Angkut Satu Lagi dari Pare Pare”

Sulawesi Selatan, Travelling

South Celebes Trip (part2): Ngemper di Bandara Sultan Hasanudin

Pukul 13:00 WITA akhirnya kaki saya menjejakan diri di bumi Sulawesi. Setelah melalui penerbangan sekitar 2 jam badan saya benar benar ingin diluruskan. Maklumlah naik kelas ekonomi dengan jarak kursi yang sempit membuat badan saya yang besar seperti terikat.
Meskipun sudah lewat dinihari bandar udara Sultan Hasanudin masih terlihat sibuk. Bersama seorang teman backpacker sepenerbangan, kami menunggu teman-teman lain yang katanya akan landing pukul 14:00 WITA.
Ini adalah pengalaman backpacker pertama saya, rasanya sangat menegangkan setelah melewati banyak “cobaan” sebelum berangkat dari Suta tadi. Sekitar satu jam kemudian akhirnya munculah teman-teman backpacker yang ditunggu. Kami memang sengaja tidak naik pesawat yang sama karena tiket beli masing-masing. Tapi tetap untuk memulai perjalanan kami janjian di bandara Sultan Hasanudin. Setelah berputar-putar di bandara mencari mobil yang sudah dipesan , akhirnya kami memulai perjalanan ke Toraja.

Lanjutkan membaca “South Celebes Trip (part2): Ngemper di Bandara Sultan Hasanudin”

Sulawesi Selatan, Travelling

South Celebes Trip (part 6): Tanjung Bira…


Pagi pagi sekali saya bersama teman teman yang hobi fotografi ke pantai bergegas untuk menyongsong sun rise tapi ternyata kita salah posisi. Seharusnya kita pergi ke pelabuhan tapi kita malah ke pantai yang berlawanan.  Ya sudah tidak dapat sun rise hari ini semoga dapat sunset nanti sore.

Lanjutkan membaca “South Celebes Trip (part 6): Tanjung Bira…”