The Pillohouzzze – Tanggung Jawab Memiliki Hostel Bereputasi Excellent

Tulisan ini bukan pesanan atau endorsment, saya hanya ingin berbagi kisah tentang homestay / hostel milik seorang teman di Malaka, Malaysia. Umur Pillohouzze belumlah genap tiga tahun, saya masih ingat ketika pertama kali bertemu Maria dan Windi tiga tahun lalu, hometsay ini masih dalam tahap pembangunan. Tapi siapa yang menyangka ketika sekarang mencari homestay di Melaka saya melihat Pillohouzze di booking.com memiliki reputasi 9.4 dan sudah diulas lebih 300 orang.

Memiliki reputasi excellent itu tidak mudah teman
Memiliki reputasi excellent itu tidak mudah teman

“Wah hebat ya reputasi Pillohouzze di booking tinggi banget”, celoteh saya ketika bertemu lagi dengan Maria.

“Duh berat Nan… Reputasi tinggi itu tanggung jawabnya berat.” Maria berkata sambil tersenyum dan mengantar kami ke lobi depan melalui pintu belakang.

O iya sebagai informasi , homestay ini memilik dua muka pintu di Jalan Laksamana 2 dan Lorong Kota Laksamana, tapi yang tercantum di alamat adalaj Jalan Laksmana 2 dan untuk akses keluar masuk tamu Lorong Kota Laksamana.

Pntu belakang (dari arah dapur)
Pntu belakang (dari arah dapur)
Pintu utama
Pintu utama

Sembari check in saya mencoba untuk mengulik keistimewaan homestay ini dibandingkan dengan lainnya. Secara fisik dan fungsi memang tak ada yang istimewa tapi begitu masuk ke salah satu kamar, teman saya langsung bilang. “Bersih banget Nan…”

Meski homestay dan tidak bertarif tinggi standar kebersihan Pillohouzze sama dengan beberapa hostel bagus di Singapura. Bagi saya pribadi yang menjadi catatan nilai positif adalah konsistensi tampilan kamar. Foto kamar yang saya lihat di situs booking sama persis dengan kamar yang saya dapat. Banyak kamar hostel difoto bagus tapi pada kenyataan jauh berbeda.

Kamar tipe dormitory
Kamar tipe dormitory
Kamar mandi bersih dan wangi
Kamar mandi bersih dan wangi

Memahami Kebutuhan Tamu

Tinggal di hostel / homestay memang diperlukan kemandirian karena tidak ada yang melayani secara khusus. Tapi kebanyakan orang Indonesia yang jarang piknik murah kurang paham akan hal ini. Jadi tidak berlebihan jika di awal check in, Maria menjelaskan ini kepada saya walau saya temannya.

Dapur dan ruang makan selalu rapih
Dapur dan ruang makan selalu rapih

Tamu dipersilakan untuk menggunakan fasilitas dapur kering dan  juga bertanggung jawab dengan alat makan/minum yang telah digunakan. Bagaimana menghemat energi listrik dan air dengan menggunakan seperlunya.

Sebagai informasi Maria dan suaminya adalah penghobi traveling jadi ia sangat paham apa yang dibutuhkan oleh backpacker. Tidak mengherankan apa yang semua fasilitas yang ada di hostel ini sesuai dengan kebutuhan traveler beransel seperti saya. Di lantai tiga ada ruang jemur yang dapat digunakan untuk mengeringkan pakaian. Sebagai catatan tak banyak lho hostel atau homestay menyediakan tempat seperti ini. Kebanyakan menyediakan jasa laundry atau mesin cuci berbayar.

Lantai tiga tempat menjemur pakaian
Lantai tiga tempat menjemur pakaian
Kamar mandi bersama di lantai 2
Kamar mandi bersama di lantai 2

Meski tidak bisa selalu menemani tamunya, Maria memberikan banyak informasi kuliner dan wisata yang tak jauh dari homestaynya. Jadi kita nggak akan mati gaya kalau malam-malam kelaperan. Dan alhamdulilah saya yang sedang berpuasa tidak kesulitan mencari tempat makan yang menyediakan makan sahur. La iyalah warung / kedai makan di sini ada yang buka hingga pukul 2 atau 3 dinihari.

Lokasi Strategis

Salah satu pertimbangan memilih hostel adalah lokasi yang strategis. Pillohouzze memang berada di komplek perumahan tapi posisinya tidak jauh dari Jonker Street dan pusat kuliner kota Melaka. Jadi hanya dengan jalan kaki tamu bisa mencari makan atau sekedar mencuci mata melihat keramaian kota.

Kota Melaka memang tidak seramai ibukota negara Malaysia, Kuala Lumpur. Namun kota ini tidak pernah kehilangan pesonanya jelang malam, bagi anda yang suka nongkrong atau kongkow-kongkow, banyak tempat untuk menyalurkan hobi. Beberapa spot makan dan nongkrong tidak terlalu jauh dari Pillohouzze.

Seperti pengalaman kami ke Melaka beberapa waktu, meski waktu sudah menunjukan pukul 10 malam dan keramaian di Jongker Market hampir usai. Kami tetap jalan-jalan keliling kota untuk sekedar mencari spot foto atau kudapan. Tanpa sungkan dengan tuan rumah kami kembali ke hotel lewat dinihari. Berbekal kartu elektronik tamu bisa keluar dan masuk hotel dengan bebas tapi ingat walau bebas harus sopan. Berjalan dengan kaki berjingkat-jingkat agar tidak menimbulkan kegaduhan dan mengganggu tamu lain.

Kamar Selalu Penuh Namun Senyap

Ketika memesan kamar online saya selalu mendapati tidak banyak kamar tersisa di Pillohouzze. Sempat berpikir kalau tinggal di sini pasti akan banyak bertemu tamu dan situasinya ramai seperti hostel di kawasan strategis Singapura.

Namun pada kenyataannya hostel ini begitu senyap seolah tidak ada tamu selain kami. Ternyata tebakan saya salah ternyata beberapa tamu turis mancanegara tinggal di sini dan lebih banyak menghabiskan waktu di luar lalu kembali ke sini hanya untuk tidur.

Setiap tempat wisata memiliki karakter wisatawan yang berbeda. Jika di Singapura kebanyakan wisatawan mancanegara (bule) keluar malam  hingga  dinihari lalu siang hari leyeh-leyeh di hostel namun tidak di Melaka. Di sini orang lebih suka berwisata pagi sampai malam jelang dinihari lalu tidur.

Padahal sesungguhnya Pillohouzze memiliki tempat yang asik untuk bersosialisasi dan kumpul-kumpul. Ruang tamu yang menyambung dengan ruang makan serta dapur membuat suasana ngobrol lebih asik tapi sayang sepertinya tamu-tamu sudah terlalu lelah jalan seharian termasuk saya dan teman-teman. Apalagi bulan Ramadan, kami hanya duduk-duduk santai jelang makan sahur dan makan malam.

Tapi pernah sih ketika kami makan sahur lebih awal (pukul 00:00) dua orang tamu keluar kamar untuk minum tapi tetap dengan langkah berjingkat dan tidak menimbulkan kegaduhan.

Fasilitas Pillohouzze 

Fasilitas homestay ini tidak terlalu berbeda dengan  homestay kebanyakan seperti wifi, televisi, shower air hangat, sampo sabun gratis, air minum gratis (panas/dingin), teh/kopi sachet serta sarapan gratis. Saya pribadi tidak perlu beragam fasilitas untuk liburan yang penting bisa online untuk update status dan tidur nyenyak di atas kasur empuk dan wangi.

Setelah menginap dua malam tiga hari di Pillohouzzze rasanya tidak berlebihan jika homestay ini mendapat nilai ulasan di atas 9. Fasilitas yang diberikan tidak jauh beda dengan homestay lainnya tapi The Pillohouzzze memiliki kebersihan dan kerapihan di atas rata-rata.

 

Higlight

  • The Pillohouzzze terletak di Malaka, 600 meter dari Porta de Santiago dan 1,1 km dari Kuil Sam Po Kong.
  • The Pillohouzzze menyediakan akses Wi-Fi gratis di seluruh areanya.
  • Akomodasi ini menawarkan lounge bersama.
  • Melaka Sentral berjarak 3 km dari The Pillohouzzze, sementara Jonker Street terletak sejauh 200 meter. Bandara Internasional Kuala Lumpur berjarak 86 km dari akomodasi.
  • Ini adalah kawasan favorit tamu kami di Malaka, menurut ulasan independen.
  • Akomodasi ini juga berada di salah satu kawasan paling favorit di Malaka! Tamu lebih senang di sini dibandingkan dengan di akomodasi lain di area yang sama.
  • Pasangan paling suka lokasinya — mereka memberi nilai 9.5 untuk perjalanan dua orang.
  • Akomodasi ini juga dinilai memiliki harga terbaik di Malaka! Tamu mendapatkan fasilitas lebih banyak untuk uang yang mereka keluarkan dibandingkan akomodasi lain di kota ini.
  • Tamu yang menginap di sini berbicara tentang landmark populer ini: Jonker Street, A’Famosa, dan Mahkota Parade.

19 pemikiran pada “The Pillohouzzze – Tanggung Jawab Memiliki Hostel Bereputasi Excellent

  1. Bagus lho hostelnya. Yang penting hostel itu bersih aja sih menurutku. Fasilitas beda-beda tipis aja biasanya. Kalau ada tambahan minum sangat plus buat aku. Dari pengalaman hostel bersih+fasilitas cukup+harga bersaing sudah cukup untuk dikenal

    Suka

  2. Melaka sememangnya lokasi terbaik untuk bercuti..terdapat banyak homestay, hotel atau hostel yg menawarkan harga yang terbaik..SA teringin bercuri dan bermalam di Melaka..banyak tempat menarik di sekitar melaka..

    Suka

  3. Melaka? Wahhhh walaupun saya bukan orang Melaka tetapi saya juga pernah liburan ke sini. Rumah ni sesuai kalau ramei ramei. Saya cuma tiga orang ahli keluarga. Lokasi memang bagus ya?.

    Suka

  4. When in Melaka, I always stayed at hotels, not homestays. But with this experience of yours, I would love to try PilloHouzzze as well, since it is located so strategically near town.

    Disukai oleh 1 orang

  5. Baguslah konsep homestay ni sebab sangat ceria dan menarik tengok dokrasi dalam dan juga memang luas untuk mereka yang datang bercuti bersama keluarga yang ramai boleh duduk masak kat situ…

    Suka

  6. Wow, the condition of the homestay has been maintained well. Clean and spacious some more. Can stay in a bigger group. Suitable for family trip or big group trip.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.