
Backpacking atau jalan-jalan murah dengan menggendong ransel menjadi satu trend baru di Indonesia sejak satu dasa warsa terakhir. Di dunia mayapun tumbuh subur komunitas backpacker berskala lokal ataupun global dengan gayanya sendiri-sendiri. Ada komunitas saling berbagi homestay yang tersebar di segala penjuru negara, ataupun komunitas jalan-jalan lokal yang hanya bermodalkan sepeda motor.
Penulis: Danan Wahyu Sumirat
Pulang Melewati Dua Lautan: Tanjung Pandan – Boom Baru
“Aku pulang…. bertahun-tahun… ku di negeri orang… oh Malaysia “. Syair sebuah lagu melayu sayup terdengar mengalun lembut membangunkan tidur saya. Ternyata sudah pukul 6 kurang nampaknya saya harus bergegas ke pelabuhan Tanjung Pandan. Setelah mandi , sarapan dan menyelesaikan administrasi pembayaran kamar sebesar 55 ribu sayapun check out daripenginapan . Awalnya saya ingin bangun lebih pagi untuk “hunting” menyaksikan pasar ikan di pagi hari. Namun apa daya, badan ini tak mau berkompromi setelah lelah tadi malam berkeliling kota.
Lanjutkan membaca “Pulang Melewati Dua Lautan: Tanjung Pandan – Boom Baru”
Wisata Malam Melintas Jejak Sejarah Tanjung Pandan
Rasanya tak ingin membuang waktu dan menikmati malam terakhir di Belitung, malam ini sayapun kembali menjelajah pusat kota Tanjung Pandan. Setelah terbangun dari mimpi indah pendek, tepat pukul 22:00 WIB saya keluar dari hotel berjalan ke arah pelabuhan menjauhi pusat kota. Hingar bingar dan keramaian kota sudah nyaris tidak terasa di sini.
Lanjutkan membaca “Wisata Malam Melintas Jejak Sejarah Tanjung Pandan”
Hunting-Wrong Time and Wrong Place
Setelah mengantar rekan dari Jakarta di bandara H. A. S. Hanandjoeddin yang pulang hari ini. Sayapun kembali menuju pusat kota Tanjung Pandan untuk mencari penginapan. Dengan ditemani pak Eko pemilik mobil yang kami rental ternyata mencari penginapan kosong di Belitung agak sulit bersamaan dengan event besar berskala nasional Sail Wakatobi Belitung 2011. Setelah berputar-putar di kota Tanjung Pandan akhirnya dapat satu penginapan dekat pelabuhan di Jalan Depati Endek. Penginapan sederhana dengan bangunan ruko yang disekat menjadi kamar kecil bakal menjadi persinggahan malam ini sebelum melanjutkan perjalanan ke Palembang esok hari.
Satam Si Hitam Nan Misterius
Berada di simpang lima Tanjung Pandan Belitung kita akan disuguhi sebuah pemandangan tugu besar berpilar lima dengan batu besar hitam di atasnya. Apakah itu? Itu adalah replika batu satam merupakan salah satu cindremata unik yang hanya ada di Belitung. Satam atau Billitonite berasal dari ledakan meteor jutaan tahun yang lalu yang jatuh ke bumi Belitung. Setelah mengalami proses kimia dan fisik dengan zat asam karbon , zat mangan dan mineral lain di kedalaman 50 meter batu ini membeku menjadi batu hitam dengan ukiran beralur alami.
Sesi Pemotretan Tak Terduga (Belitung)
Sebetulnya dalam perjalanan hari terakhir di Belitung kali ini kami tidak merencanakan sesi pemotretan. Karena tidak menjadwalkan ke tujuan wisata alam. Kali ini kami fokus ke wisata budaya seperti Kelenteng Dewi Kwan Im dan replika SD Muhamadiyah Gantong. Tapi ketika melakukan perjalanan dari Manggar menuju Gantong, kami melewati sebuah hutan terbakar dengan beberapa pohon tampak meranggas. Kontan “model-model” dadakan sayapun meminta untuk menghentikan mobil. Dengan wardrobe seadanya mengkonsep satu pemotretan yang bertema gothic dan misterius. Walhasil kerudung salah satu rekan sayapun menjadi korban. Lanjutkan membaca “Sesi Pemotretan Tak Terduga (Belitung)”
Jejak Sang Laskar Gantong
Mengikuti jejak napak tilas sang laskar, akhirnya kami sampai di kota Manggar. Sempat lewat di depan sebuah toko berdinding kayu, yang katanya tempat adegan Andrea Hirata kecil membeli kapur tulis lalu jatuh cinta dengan anak pemilik toko. Manggar sebuah kota kabupaten di Belitung Timur yang sedang berhias, di beberapa sudut kota terlihat sangat moderen. Semenjak kisah laskar pelangi dari Belitung difilmkan kota ini menjadi pusat perhatian. Berbondong-bondong wisatawan ingin menyaksikan sebuah kota kecil di Belitung tempat berjuang seoarang anak manusia yang mempunyai mimpi besar.
Kelenteng Sang Dewi Laut
Sebetulnya tujuan perjalan hari ini adalah mengikuti jejak napak tilas laskar pelangi. Mengunjungi tempat-tempat yang ada di novel Laskar Pelangi , terutama SDN Muhamadiyah Gantong. Namun karena perjalanan melewati daerah Manggar rasanya tak ada salahnya mampir ke Kelenteng Dewi Kwan Im yang terohor merupakan kelenteng terbesar di Belitung Timur.






