Curahan Lomba Teknologi

VivoBook Flip 14 TP410 Si Laptop Balerina

Tua, tambun dan lamban itulah gambaran laptop yang saya pakai sekarang. Lima tahun lalu atau di era kejayaannya laptop ini memang cukup keren dan mumpuni untuk hobi dan pekerjaan. Tapi sekarang? Ah sudahlah,  ia sudah lelah mengikuti keinginan saya yang terlalu banyak.

Ia sering  terbatuk-batuk jika digunakan untuk mengedit video  dan acap kali ketiduran ketika merendering video kualitas HD. Ya mungkin ini kesalahan saya juga, dia diciptakan tidak untuk menanggung tuntuan hidup blogger sekaligus vlogger yang semakin berat.

Ini lho yang harus dilakukan seorang blogger dan vlogger.
Ini lho yang harus dilakukan seorang blogger sekaligus vlogger. Secara bersamaan membuat konten tulisan dan video.

Pernah lho ketika  famtrip, setiap hari saya diwajibkan menyetor satu  tulisan dan video beresolusi HD yang sudah diedit. Iya setiap hari bukan seminggu setelah famtrip. Jadi mau tidak mau harus membawa laptop dan itu nggak mudah ditambah dengan perlengakapan blogger jaman now : kamera mirrorless, tongsis, tripod, action cam dan wardrobe.  Sejak hari itu saya membayangkan andaai laptop saya bisa dilipat seperti tablet maka akan  lebih produktif. Saat di bus atau di tempat makan bisa mengedit video.

Kira-kira seperti ini ilustrasi laptop saya saat ini.
Kira-kira seperti ini ilustrasi laptop saya saat ini.

Momen yang membuat pede melorot  sampai ke lutut saat presentasi di hadapan klien,  laptop lama  harus didudukan di tempat khusus dan dicolokan ke  proyektor.  Dan ketika asik-asiknya presentasi, ia kedip-kedip minta asupan daya. Dan dengan berat hati saya harus mencari colokan listrik ke segala penjuru mata angin. Ciat!!!

Rasanya Abang keberatan kalau harus bawa Adek saat traveling. Adek sering hang kalau disuruh menjahit video.
Rasanya Abang keberatan kalau harus bawa Adek traveling. Adek sering hang kalau disuruh menjahit (rendering) video.

Rasanya bersalah jika kini saya tidak pernah membawanya kemana-mana. Bukannya tak mencintainya lagi tapi  lebih baik ia istirahat  di rumah dan sesekali dipakai emak untuk nonton youtube.

Mencari Pasangan Hidup Baru

Saya tidak pernah berkeinginan untuk mendua tapi bagi lelaki lajang, boleh dong mencari pendamping terbaik. *ehem*  Hingga akhirnya seorang teman memperkenalkan laptop ASUS.

“Mas sepertinya kamu harus ganti yang lama dengan yang ini”, bisik teman saya sembari melirik ASUS VivoBook Flip 14 TP410 di etalase.

“Siapa dia?”

“Dia anak baru, laptop baru dari ASUS. Cantik kan?” Sekilas saya melihat laptop super tipis yang layarnya bisa berputar 360  derajat.

“Saya nggak cuma butuh yang cantik tapi yang kuat karena kelak ia yang akan menemani saya mengarungi kehidupan blogger yang keras ini.”

“Ya ampun Bos. ASUS VivoBook Flip 14 TP410 ini body-nya terbuat dari alumunium, kuat dan ringan. Mau laptop yang seperti apalagi sih?”

“Seperti memilih seorang gadis, laptop itu harus cantik dan langsing. Tidak kalah  penting enak dibawa kemana-mana dan nggak nggak malu-maluin kalau diajak kondangan.”

“Ya sudah daripada menyesal di kemudian hari lebih baik dipandang dulu baik-baik ASUS VivoBook Flip 14 TP410, diulik bibit, bobot dan bebetnya”, ujar teman saya sembari menyerahkan brosur.

Layaknya seorang balerina, laptop impian saya itu harus ringan dan tipis. Sudah nggak jaman bawa laptop segede gaban.

Sebetulnya seperti ini laptop yang saya inginkan tapi apakah benar ia jodoh saya?
Ini lho laptop imipian saya  tapi  apakah benar ia jodoh saya?

Dari  fisiknya, ASUS VivoBook Flip 14 TP410  beratnya 1,6 kg dengan  ketebalan 19,2 cm. Pas banget digemblok di ransel bahkan dipeluk  ketika di ruang tunggu bandara pesawat sendirian.

Ukuran diagonal laptop 14 inchi pas sekali dengan hobi mendesain dan mengedit video, cukup lapang untuk melakukan coloring desain grafis dan serta men-zoom in timeline video.

Layaknya seorang balerina yang menari lemah gemulai, fitur Nano Edge Display membuat layar ASUS VivoBook Flip 14 TP410 terlihat kontras dari berbagi arah. Ini semua karena dukungan  teknologi wide-view 178° yang disematkan pada layar 14 inchi. Mau presentasi santai bersama klien di kafe santai aja karena layarnya cerah dilihat dari berbagai sudut pandang.

Nano Edge Display membuat layar semakin luas dan nyaman bagi mata dan jari.
Nano Edge Display membuat layar semakin luas dan nyaman bagi mata dan jari.

Laptop ini terlihat semakin berkelas dengan  desain Nano Edge Display dan  bingkai  yang tebalnya hanya 8 mm membuat layarnya sangat tipis. Jika layar diputar 360 derajat terlihat seperti sebuah tablet.

Seorang balerina tidak hanya cantik dan pandai menari namun ia juga harus cerdas. Bagaimana iya bisa menari seirama dengan musik jika tidak memiliki musikalitas yang baik.

Prosesor yang disematkan pada  ASUS VivoBook Flip 14 TP410 adalah  Intel Core i7 generasi ke 7 dengan memori 16GB. Dipadu dengan  grafis diskrit NVIDIA GeForce 930MX, VivoBook Flip 14  selalu terlihat memukau namun tetap hemat energi.

Ia tak hanya gemulai menari tapi juga harus pandai.
Ia tak hanya gemulai menari tapi juga harus pandai.

Kapasitas  penyimpanan HDD 1TB membuat saya memiliki banyak ruang untuk  materi presentasi, foto dan video perjalanan. Sehingga saya tidak akan pernah tergugup jika tiba-tiba bos  mengharuskan bertemu klien usai traveling panjang. Semua file sudah tersimpan di laptop, jadi tidak memerlukan hardisk eksternal lagi.

Perpaduan sensivitas pendengaran,  jiwa seni dan skill menari tinggi  yang membuat seorang balerina tampil sempurna di atas panggung.

Begitu juga dengan ASUS VivoBook Flip 14 TP410, sensitivitas layar sentuh 6 mm membuatnya responsif terhadap sentuhan sehalus apapun. Saya jadi membayangkan betapa serunya membuat sketsa gaun atau menggambar komik dengan menggunakan ASUS VivoBook Flip 14 TP410. Pastinya menjelajah dunia maya akan lebih seru dengan layar responsif, berpindah halaman browser dengan sentuhan satu jari.

Layar sentuhnya sangat sensitif memudahkan jari-jari untuk meluncur di atas layar saat mendesain atau bermain internet.
Layar sentuhnya sangat sensitif memudahkan jari-jari untuk meluncur di atas layar saat mendesain atau bermain internet.

Bagi yang ingin tetap merasakan sensasi menggambar dengan pena atau pensil, ASUS Pen dapat mendeteksi variasi tekanan menit  dari 10 g sampai 300 g. Ini juga melampaui standar akurasi industri, yang memungkinkan saya menahannya pada sudut hingga 45 °, sama seperti pena biasa. Sebagai informasi stylus ASUS Pen dijual terpisah ya.

Pernah punya pasangan hidup yang nggak peka? Kamu sudah mengkode keras tapi ia nggak pernah ingat hari ulang tahunmu atau  yang paling parah susah banget kalau dibangunin. Tenang Sis, ini nggak akan kejadian dengan VivoBook Flip 14 TP410.

Fingerpprint Sensor membuatnya langsung terjaga tanpa perlu elusan manja. Kamu langsung bisa sign in ke Windows 10  yang terinstalasi dalam laptop ini dan langsung bekerja tanpa harus mengetik password. Teknologi yang mendukung fitur Windows Hello yang biasa di hadir di laptop kelas atas jelas meningkatkan keamanan data. Jadi yayang aku memang harus pintar menjaga rahasia.

Menjadi pendamping saya haruslah sosok yang penuh penuh energi dan tidak tulalit. Bagaimana dia akan mengimbangi aktivitas saya yang segambreng jika tidak sampai sehari sudah dia kehilangan energi dan harus dicatu daya. Belum lagi tulalit, tak mudah terkoneksi dengan wifi atau gigi biru.

Meski banyak bergerak aktif ia tak mudah kehabisan energi.
Meski banyak bergerak aktif ia tak mudah kehabisan energi.

Tenang Bro! ASUS VivoBook Flip 14 TP410UA, tidak hanya memiliki baterai berkapasitas besar tapi juga Health Charging yang mampu melindungi baterai.

Teknologi Pengisian Daya Baterai ASUS memungkinkan saya  menyetel Status Charge hingga 60%, 80% atau 100% untuk memperpanjang masa pakai baterai dan mengurangi kemungkinan kerusakan akibat pembengkakan baterai.

Konektivitas terintegrasi plus fitur Bluetooth® 4.1 dan dual-band 802.11ac Wi-Fi teknologi dengan  terbaru mempermudah untuk terkoneksi dengan internet dan bertukar data  antar gawai tanpa tulalit.

Fleksibilitas adalah hal yang membuat saya jatuh cinta berkali-kali dengan Flip 14 TP410UA, bayangkan dengan engsel  360 rubest hinge, VivoBook Flip 14 TP410 dapet bermetamorfosis menjadi empat  mode yaitu media stand, powerful laptop, responsive tablet dan share viewer.

Dia bisa berubah bentuk sesuai dengan aktivitas dan kebutuhan.
Dia bisa berubah bentuk sesuai dengan aktivitas dan kebutuhan.

Dengan kelenturan tubuhnya,  seorang balerina dapat melakukan aksi fisik mulai dari split, kayang, njengking,  nungging bahkan berdiri dengan ujung jari. Bayangkan Bro jika ia menjadi pasangan hidupmu, apa nggak bahagia lahir batin.

Eh tapi jangan  berpikiran ngeres dulu, kelenturan tubuh seperti ini bukan soal urusan ranjang saja tapi hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci, memasak, menyetrika, mengepel sampai mengganti lampu, butuh kelenturan dan kekuatan tubuh bukan?

Saya menganalogikan Vivobook Flip TP410 bagai seorang balerina.
Saya menganalogikan Vivobook Flip TP410 bagai seorang balerina.

Jadi sudah fix aku mau laptop yang mirip balerina dan sepertinya hanya VivoBook Flip 14 TP410 yang memenuhi kriteria. Tapi kira-kira berapa mahar yang harus saya siapkan untuk meminangnya?

“Mas kalau minat untuk membawa pulang siapkan saja mahar 10 sampai 22 gram emas”, ujar teman saya seorang Mak Comblang laptop.

“Kok harganya bisa beda-beda gitu, padahal sama-sama Flip 14 TP410?”

“Begini ya Mas, semua tergantung bebetnya alias RAM dan hardisknya. Mau RAM 4 giga atau 8 giga. Sedangkan hardisknya tersedia pilihan 1 TB atau 500 GB. Kalau mau media penyimpanan yang wus-wus kencengnya, ada juga paketan tambahan SSD 128 GB”, jelas Mak Comblang laptop.

Baiklah sepertinya saya tahu mana yang akan saya pinang.  Tinggal meminta restu orang tua (baca: ambil uang  yang dititipin ke emak), menentukan hari baik  lalu  meminang si balerina cantik,  VivoBook Flip 14 TP410. Dan akhir bulan ini mengajaknya bulan madu (baca : bawa dinas luar kota dan jalan-jalan).

Kalau sudah sah nikahnya  kapan resepsinya?

Duh Kak, ini bukan program cari bini atau tambah istri  tapi #2018GantiLaptopASUS .

Artikel ini diikutsertakan Blogging Competition berjudul Asus Laptopku oleh uniekkaswarganti.com.
ASUS Laptopku Blogging Competition by  uniekkaswarganti.com.

19 komentar

  1. Tua, tambun dan lamban hahahaha mengingatkanku pada seseorang…. Duh siapa ya…? Juga mengingatkanku pada laptop lama ku yg skrg sudah trrparkir di rak buku, hanya sesekali dibuka utk ambil data….

    Suka

  2. Waksss demi apa famtrip sehari satu video itu gokil banget, Mas. Kebayang ribetnya dari shooting sampe editing pasti megap-megap selama perjalanan hahaha.

    Cocok banget sih VivoBook ini buat traveller kayak Mas Danan, cocok banget jadi teman perjalanan sambil menari balet sepanjang perjalanan *eh

    Suka

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s